<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dari Kontrakan sampai Cicil Rumah</title><description>Renovasi rumah dinas DPR yang segera dilakukan mulai tahun depan, mau tidak mau penghuninya harus mencari hunian baru saat proyek itu dijalankan.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/16/1/68568/dari-kontrakan-sampai-cicil-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/16/1/68568/dari-kontrakan-sampai-cicil-rumah"/><item><title>Dari Kontrakan sampai Cicil Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/16/1/68568/dari-kontrakan-sampai-cicil-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/16/1/68568/dari-kontrakan-sampai-cicil-rumah</guid><pubDate>Minggu 16 Desember 2007 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>SINDO</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Renovasi rumah dinas DPR yang segera dilakukan mulai tahun depan, mau tidak mau penghuninya harus mencari hunian baru saat proyek itu dijalankan. Bagi anggota DPR yang berasal dari luar Jakarta, tentu akan mencari rumah kontrakan atau tinggal di apartemen sebagai jalan ke luar.Bisa juga tinggal bersama kerabat, atau membeli rumah sendiri. Toh, begitu, Sekretariat Jenderal telah menyediakan dana Rp13 juta/bulan sebagai gantinya. Salah seorang anggota DPR yang tinggal di kompleks tersebut, Zulkifli Halim misalnya, mengaku belum memikirkan akan tinggal di mana. Pasalnya, dirinya juga belum diberi tahu. &amp;quot;Nanti kita lihatlah, saya juga belum diberi surat,&amp;quot;ujarnya. Anggota Fraksi PAN asal Yogyakarta ini mengaku baru tinggal di perumahan itu selama enam bulan. Jika nantinya jadi direnovasi dan dia harus pindah sementara, Zulkifli menyatakan akan mencari rumah kontrakan, ketimbang tinggal di apartemen. &amp;quot;Saya tidak punya apartemen, mencari kontrakan saja,&amp;quot; tukasnya.Mengenai apakah kondisi rumah di sana memang rusak, Zulkifli mengatakan tidak merata kerusakannya. Ada yang masih baik, tapi ada pula rumah yang rusak karena tidak terawat.Ditanya apakah uang sewa Rp13 juta per bulan cukup atau tidak bagi dirinya, Zulkifli mengaku tidak diberi pun dirinya tidak masalah. Dia hanya menyesalkan mengapa DPR disorot mengenai renovasi itu. &amp;quot;Pertamina makan Rp18 triliun,kok nggak disorot. Itu harusnya disorot juga,&amp;quot;tandasnya.Berbeda dengan penghuni lainnya, Ganjar Pronowo. Sekretaris Fraksi PDIP ini mengaku saat renovasi nanti dirinya akan pindah ke rumahnya di Cibubur. &amp;quot;Saya punya rumah di Cibubur. Saya sudah bersih-bersih, jadi nanti ke sana,&amp;quot; ungkapnya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Renovasi rumah dinas DPR yang segera dilakukan mulai tahun depan, mau tidak mau penghuninya harus mencari hunian baru saat proyek itu dijalankan. Bagi anggota DPR yang berasal dari luar Jakarta, tentu akan mencari rumah kontrakan atau tinggal di apartemen sebagai jalan ke luar.Bisa juga tinggal bersama kerabat, atau membeli rumah sendiri. Toh, begitu, Sekretariat Jenderal telah menyediakan dana Rp13 juta/bulan sebagai gantinya. Salah seorang anggota DPR yang tinggal di kompleks tersebut, Zulkifli Halim misalnya, mengaku belum memikirkan akan tinggal di mana. Pasalnya, dirinya juga belum diberi tahu. &amp;quot;Nanti kita lihatlah, saya juga belum diberi surat,&amp;quot;ujarnya. Anggota Fraksi PAN asal Yogyakarta ini mengaku baru tinggal di perumahan itu selama enam bulan. Jika nantinya jadi direnovasi dan dia harus pindah sementara, Zulkifli menyatakan akan mencari rumah kontrakan, ketimbang tinggal di apartemen. &amp;quot;Saya tidak punya apartemen, mencari kontrakan saja,&amp;quot; tukasnya.Mengenai apakah kondisi rumah di sana memang rusak, Zulkifli mengatakan tidak merata kerusakannya. Ada yang masih baik, tapi ada pula rumah yang rusak karena tidak terawat.Ditanya apakah uang sewa Rp13 juta per bulan cukup atau tidak bagi dirinya, Zulkifli mengaku tidak diberi pun dirinya tidak masalah. Dia hanya menyesalkan mengapa DPR disorot mengenai renovasi itu. &amp;quot;Pertamina makan Rp18 triliun,kok nggak disorot. Itu harusnya disorot juga,&amp;quot;tandasnya.Berbeda dengan penghuni lainnya, Ganjar Pronowo. Sekretaris Fraksi PDIP ini mengaku saat renovasi nanti dirinya akan pindah ke rumahnya di Cibubur. &amp;quot;Saya punya rumah di Cibubur. Saya sudah bersih-bersih, jadi nanti ke sana,&amp;quot; ungkapnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
