<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Hantui 35 Kabupaten/Kota di Jateng</title><description>Curah hujan tertinggi di Jateng diperkirakan dimulai pada pertengahan Desember hingga Januari 2008. Selama itu pula, banjir dan longsor menghantui sejumlah wilayah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/19/1/69441/longsor-hantui-35-kabupaten-kota-di-jateng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/19/1/69441/longsor-hantui-35-kabupaten-kota-di-jateng"/><item><title>Longsor Hantui 35 Kabupaten/Kota di Jateng</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/19/1/69441/longsor-hantui-35-kabupaten-kota-di-jateng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/19/1/69441/longsor-hantui-35-kabupaten-kota-di-jateng</guid><pubDate>Rabu 19 Desember 2007 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Avie Prasetya</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SEMARANG - Curah hujan tertinggi di Jawa Tengah diperkirakan dimulai pada pertengahan Desember hingga Januari 2008. Selama itu pula, banjir dan longsor menghantui sejumlah wilayah di provinsi ini.&amp;quot;Atas dasar itu sudah kami lakukan pemetaan beberapa daerah yang rawan banjir maupun rawan tanah longsor,&amp;quot; ujar Sekretaris Badan Informasi, Komunikasi, dan Kehumasan (BIKK) Provinsi Jateng Urip Sihabuddin di kantornya, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (19/12/2007).Menurutnya, hampir seluruh wilayah di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah rawan longsor. &amp;quot;Tapi yang potensial ada 27 kabupaten/kota yaitu Banjarnegara, Kebumen, dan Purworejo,&amp;quot; sebutnya.Sedangkan daerah rawan banjir di Jawa Tengah, dari 35 kabupaten dan kota, ada 25 kabupaten dan kota yang rawan. &amp;quot;Jadi hanya 10 kabupaten kota yang aman dari banjir,&amp;quot; tandas dia.Daerah yang aman banjir itu antara lain Kabupaten Karanganyar, Boyolali, serta sejumlah wilayah di Karisidenan Kedu seperti Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.&amp;quot;Untuk Karisidenan Banyumas yang aman adalah Banjarnegara. Sedangkan di Karisidenan Semarang hanya Kabupaten Semarang yang aman,&amp;quot; imbuhnya.Dikatakan dia, satkorlak tingkat provinsi sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota yang ada, serta telah menginventarisasi sumber daya baik di dinas, badan, maupun kantor. &amp;quot;Termasuk lembaga sosial seperti PMI dan Pramuka,&amp;quot; jelasnya.Urip memastikan seluruh instansi yang ada telah siap menghadapi banjir dan longsor. &amp;quot;Termasuk berbagai peralatan berat dan berbagai kebutuhan seperti beras dan pakaian. Sudah kita siapkan seandainya terjadi bencana. Ini sudah masuk dalam APBD Jateng,&amp;quot; terang Urip.Saat ini, sambungnya, sebanyak 188 ribu ton beras telah disiapkan untuk menghadapi musibah. &amp;quot;Kalau di Dinas Kesejahteraan Sosial ada 51 ton,&amp;quot; imbuhnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Curah hujan tertinggi di Jawa Tengah diperkirakan dimulai pada pertengahan Desember hingga Januari 2008. Selama itu pula, banjir dan longsor menghantui sejumlah wilayah di provinsi ini.&amp;quot;Atas dasar itu sudah kami lakukan pemetaan beberapa daerah yang rawan banjir maupun rawan tanah longsor,&amp;quot; ujar Sekretaris Badan Informasi, Komunikasi, dan Kehumasan (BIKK) Provinsi Jateng Urip Sihabuddin di kantornya, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (19/12/2007).Menurutnya, hampir seluruh wilayah di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah rawan longsor. &amp;quot;Tapi yang potensial ada 27 kabupaten/kota yaitu Banjarnegara, Kebumen, dan Purworejo,&amp;quot; sebutnya.Sedangkan daerah rawan banjir di Jawa Tengah, dari 35 kabupaten dan kota, ada 25 kabupaten dan kota yang rawan. &amp;quot;Jadi hanya 10 kabupaten kota yang aman dari banjir,&amp;quot; tandas dia.Daerah yang aman banjir itu antara lain Kabupaten Karanganyar, Boyolali, serta sejumlah wilayah di Karisidenan Kedu seperti Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.&amp;quot;Untuk Karisidenan Banyumas yang aman adalah Banjarnegara. Sedangkan di Karisidenan Semarang hanya Kabupaten Semarang yang aman,&amp;quot; imbuhnya.Dikatakan dia, satkorlak tingkat provinsi sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten dan kota yang ada, serta telah menginventarisasi sumber daya baik di dinas, badan, maupun kantor. &amp;quot;Termasuk lembaga sosial seperti PMI dan Pramuka,&amp;quot; jelasnya.Urip memastikan seluruh instansi yang ada telah siap menghadapi banjir dan longsor. &amp;quot;Termasuk berbagai peralatan berat dan berbagai kebutuhan seperti beras dan pakaian. Sudah kita siapkan seandainya terjadi bencana. Ini sudah masuk dalam APBD Jateng,&amp;quot; terang Urip.Saat ini, sambungnya, sebanyak 188 ribu ton beras telah disiapkan untuk menghadapi musibah. &amp;quot;Kalau di Dinas Kesejahteraan Sosial ada 51 ton,&amp;quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
