<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan Maharani Tebar Pesona di Mojokerto</title><description>Perjalanan PDI Perjuangan untuk meloloskan mantan presiden ke-4 Megawati Soekanoputri dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2009 semakin agresif. Sinyal tersebut terlihat dari acara safari politik yang dilakukan partai berlambang kepala banteng tersebut dalam dua bulan terakhir.   </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/21/1/69786/puan-maharani-tebar-pesona-di-mojokerto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/21/1/69786/puan-maharani-tebar-pesona-di-mojokerto"/><item><title>Puan Maharani Tebar Pesona di Mojokerto</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/21/1/69786/puan-maharani-tebar-pesona-di-mojokerto</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/21/1/69786/puan-maharani-tebar-pesona-di-mojokerto</guid><pubDate>Jum'at 21 Desember 2007 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ihya' Ulumuddin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  MOJOKERTO - Perjalanan PDI Perjuangan untuk meloloskan mantan presiden ke-4 Megawati Soekanoputri dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2009 semakin agresif. Sinyal tersebut terlihat dari acara safari politik yang dilakukan partai berlambang kepala banteng tersebut dalam dua bulan terakhir. Bahkan hari ini, Jumat (21/12/2007), anak kandung Megawati, Puan Maharani pun turut tebar pesona di depan masyakat Kab Mojokerto. Dengan tajuk, reboisasi, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kemasyarakatan DPP PDI Perjuangan pusat itu membagikan 5000 pohon kepada masyarakat Desa Sajen Kec Pacet. Menariknya, dalam sambutannya di hadapan ratusan kader PDI Perjuangan, Puan sempat melontarkan sindirannya kepada pemimpin Indonesia selama ini. Puan menilai, pemimpin laki-laki tidak pernah mengerti harga sembako. Karenanya, Puan mewanti-wanti untuk tidak memilihnya. ''Makanya, ibu-ibu jangan terpesona dengan calon presiden yang ganteng-ganteng saja. Sebab mereka tidak pernah mengerti kebutuhan semako. Lebih baik, pilih yang cantik-antik saja,''ujarnya disambut tepuk tangan ratusan kader yang memadati lapangan desa itu. Hanya saja. putri sulung pasangan Taufik Kiemas dan Megawati tersebut membantah jika dirinya datang sebagai utusan Megawati untuk mengkampanyekan pencalonannya dalam pilpres 2009 nanti. Dia mengaku, kedatangannya tersebut tak lebih dari sekadar menjalankan tugas sesuai bidang yang diemban. ''Tidak ada safari politik pada acara ini. Saya ke Mojokerto ini hanya murni ingin bertemu dengan kader saya di Mojokerto. Kalaupun saya ngomong masalah kepemimpinan perempuan pada mereka (Kader), itu tak lebih dari bagian tugas saya di DPP. Jadi jangan ditafsiri macam-macam dong,''akunya. Kendati demikian, pihaknya tidak memungkiri jika berharap semua kader PDI Perjuangan di kalangan bawah untuk tetap setia terhadap perjuangan PDI. Sehingga apapun keputusan partai harus diikuti. Khususnya pencalonan Megawati dalam pilpres 2009 mendatang. ''Saat ini PDI Perjuangan hanya punya satu calon. Yaitu bu Mega (Megawati). Sehingga ini yang harus didukung oleh mereka. Bahkan kami juga berharap, rakyat Mojokerto untuk memutuskan pilihannya pada Bu Mega.''katanya usai acara pembagian pohon kemarin. Sementara itu pada acara tersebut, Puan juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah kader. Sesi tanya jawab tersebut diberikan untuk mendengar keluhan kader terhadap persoalan bangsa. Khususnya mengenai harga sembako. Untuk diketahui kebutuhan Sembako saat ini semakin sulit dipenuhi menyusul kenaikan harga beras yang mencapai Rp5200/kg. Persoalan inilah yang menurut Puan harus segera dibenahi. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Mojokerto, Wahyudi Iswanto juga menegaskan kembali atas pentingnya visi politik masyarakat Mojokerto. Dia berharap PDI Perjuangan tetap menjadi pilihan wajib dalam pilpres 2009 nanti. Sehingga tidak harus berpaling pada parpol lain. ''Saat ini banyak pohon tidak bagus. Utamanya yang memiliki ranting banyak. Dialah pohon beringin, jadi jangan dekar-dekat apalagi memilihnya,''tandasnya.    </description><content:encoded>  MOJOKERTO - Perjalanan PDI Perjuangan untuk meloloskan mantan presiden ke-4 Megawati Soekanoputri dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2009 semakin agresif. Sinyal tersebut terlihat dari acara safari politik yang dilakukan partai berlambang kepala banteng tersebut dalam dua bulan terakhir. Bahkan hari ini, Jumat (21/12/2007), anak kandung Megawati, Puan Maharani pun turut tebar pesona di depan masyakat Kab Mojokerto. Dengan tajuk, reboisasi, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kemasyarakatan DPP PDI Perjuangan pusat itu membagikan 5000 pohon kepada masyarakat Desa Sajen Kec Pacet. Menariknya, dalam sambutannya di hadapan ratusan kader PDI Perjuangan, Puan sempat melontarkan sindirannya kepada pemimpin Indonesia selama ini. Puan menilai, pemimpin laki-laki tidak pernah mengerti harga sembako. Karenanya, Puan mewanti-wanti untuk tidak memilihnya. ''Makanya, ibu-ibu jangan terpesona dengan calon presiden yang ganteng-ganteng saja. Sebab mereka tidak pernah mengerti kebutuhan semako. Lebih baik, pilih yang cantik-antik saja,''ujarnya disambut tepuk tangan ratusan kader yang memadati lapangan desa itu. Hanya saja. putri sulung pasangan Taufik Kiemas dan Megawati tersebut membantah jika dirinya datang sebagai utusan Megawati untuk mengkampanyekan pencalonannya dalam pilpres 2009 nanti. Dia mengaku, kedatangannya tersebut tak lebih dari sekadar menjalankan tugas sesuai bidang yang diemban. ''Tidak ada safari politik pada acara ini. Saya ke Mojokerto ini hanya murni ingin bertemu dengan kader saya di Mojokerto. Kalaupun saya ngomong masalah kepemimpinan perempuan pada mereka (Kader), itu tak lebih dari bagian tugas saya di DPP. Jadi jangan ditafsiri macam-macam dong,''akunya. Kendati demikian, pihaknya tidak memungkiri jika berharap semua kader PDI Perjuangan di kalangan bawah untuk tetap setia terhadap perjuangan PDI. Sehingga apapun keputusan partai harus diikuti. Khususnya pencalonan Megawati dalam pilpres 2009 mendatang. ''Saat ini PDI Perjuangan hanya punya satu calon. Yaitu bu Mega (Megawati). Sehingga ini yang harus didukung oleh mereka. Bahkan kami juga berharap, rakyat Mojokerto untuk memutuskan pilihannya pada Bu Mega.''katanya usai acara pembagian pohon kemarin. Sementara itu pada acara tersebut, Puan juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah kader. Sesi tanya jawab tersebut diberikan untuk mendengar keluhan kader terhadap persoalan bangsa. Khususnya mengenai harga sembako. Untuk diketahui kebutuhan Sembako saat ini semakin sulit dipenuhi menyusul kenaikan harga beras yang mencapai Rp5200/kg. Persoalan inilah yang menurut Puan harus segera dibenahi. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Mojokerto, Wahyudi Iswanto juga menegaskan kembali atas pentingnya visi politik masyarakat Mojokerto. Dia berharap PDI Perjuangan tetap menjadi pilihan wajib dalam pilpres 2009 nanti. Sehingga tidak harus berpaling pada parpol lain. ''Saat ini banyak pohon tidak bagus. Utamanya yang memiliki ranting banyak. Dialah pohon beringin, jadi jangan dekar-dekat apalagi memilihnya,''tandasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
