<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dien Syamsudin Tak Larang Ucapan Selamat Natal</title><description>Setelah beberapa tahun lalu, Buya Hamka melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal, kini fatwa tersebut mulai digugah. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin justru mempersilakan adanya ucapan selamat Natal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/24/1/70204/dien-syamsudin-tak-larang-ucapan-selamat-natal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/24/1/70204/dien-syamsudin-tak-larang-ucapan-selamat-natal"/><item><title>Dien Syamsudin Tak Larang Ucapan Selamat Natal</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/24/1/70204/dien-syamsudin-tak-larang-ucapan-selamat-natal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/24/1/70204/dien-syamsudin-tak-larang-ucapan-selamat-natal</guid><pubDate>Senin 24 Desember 2007 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Hariyanto Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Setelah beberapa tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pimpinan Buya Hamka melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal, kini fatwa tersebut mulai digugah. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin justru mempersilakan adanya ucapan selamat Natal.&amp;quot;Yang sifatnya seremoni, tidak seharusnya dihindari. Apalagi Islam merupakan agama rahmatan lil 'alamin. Jadi saya secara pribadi tidak melarang umat Islam untuk mengucapkan selamat Natal dan menghadiri perayaan Natal,&amp;quot; kata Dien Syamsudin.Hal itu dikatakan Dien dalam jumpa pers bersama Ketua Panitia Peringatan Natal Nasional 2007 Mari Elka Pangestu, di Gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Senin (24/12/2007).Dien menambahkan, fatwa yang dikeluarkan seniornya (Buya Hamka) ketika menjabat Ketua MUI pada saat itu hanyalah fatwa yang berdimensi pada pelarangan untuk menghadiri kebaktian atau sakramen.Menurut dia, ucapan selamat Natal adalah bagian dari upaya menghargai, bersimpati, dan berempati pada umat Kristiani. &amp;quot;Tapi bukan berarti kita setuju dengan keyakinan mereka,&amp;quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah beberapa tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pimpinan Buya Hamka melarang umat Islam mengucapkan selamat Natal, kini fatwa tersebut mulai digugah. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin justru mempersilakan adanya ucapan selamat Natal.&amp;quot;Yang sifatnya seremoni, tidak seharusnya dihindari. Apalagi Islam merupakan agama rahmatan lil 'alamin. Jadi saya secara pribadi tidak melarang umat Islam untuk mengucapkan selamat Natal dan menghadiri perayaan Natal,&amp;quot; kata Dien Syamsudin.Hal itu dikatakan Dien dalam jumpa pers bersama Ketua Panitia Peringatan Natal Nasional 2007 Mari Elka Pangestu, di Gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Senin (24/12/2007).Dien menambahkan, fatwa yang dikeluarkan seniornya (Buya Hamka) ketika menjabat Ketua MUI pada saat itu hanyalah fatwa yang berdimensi pada pelarangan untuk menghadiri kebaktian atau sakramen.Menurut dia, ucapan selamat Natal adalah bagian dari upaya menghargai, bersimpati, dan berempati pada umat Kristiani. &amp;quot;Tapi bukan berarti kita setuju dengan keyakinan mereka,&amp;quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
