<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Janda Tewas Tabrakkan Diri ke Kereta Api</title><description>Diduga karena tak kuat menjanda, seorang wanita warga Kabupaten Tulungagung nekad mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri pada kereta api yang melintas. Akibatnya tubuh Mantiah (28) tergilas roda KA dan tewas seketika.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/27/1/70689/janda-tewas-tabrakkan-diri-ke-kereta-api</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/27/1/70689/janda-tewas-tabrakkan-diri-ke-kereta-api"/><item><title>Janda Tewas Tabrakkan Diri ke Kereta Api</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/27/1/70689/janda-tewas-tabrakkan-diri-ke-kereta-api</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/27/1/70689/janda-tewas-tabrakkan-diri-ke-kereta-api</guid><pubDate>Kamis 27 Desember 2007 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>TULUNGAGUNG - Diduga karena tak kuat menjanda, seorang wanita warga Kabupaten Tulungagung nekad mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri pada kereta api yang melintas. Akibatnya tubuh Mantiah (28) tergilas roda KA dan tewas seketika. Saat ditemukan, tubuhnya warga Desa Kates Kec Rejotangan Kab Tulungagung itu dalam kondisi mengenaskan. Peristiwa ini terjadi di perlintasan KA Dusun Jajar Desa/Kec Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (26/12/2007). Adapun kereta yang menjadi &amp;quot;pencabut nyawa&amp;quot; ini adalah KA Dhoho jurusan Surabaya-Blitar dengan nomor lokomotif 30109.Â  KA maut ini dimasinisi Suyono (45), warga Surabaya. Sutikno (45), warga Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kab Blitar, saat menjalankan tugasnya sebagai pengecek bantalan KA ini, melihat sesosok tubuh yang membujur arah selatan. Tubuh korban beradaÂ  di samping rel kereta. Rel kereta api ini sendiri menuju arah Barat-Timur. Setelah dilihat ternyata sosok itu adalah Mantiah yang sudah dalam keadaan tak bernyawa. Korban mengenakan baju daster warna gelap, jaket hitam, serta berkerudung motif bunga. &amp;quot;Saya langsung melaporkan apa yang saya lihat itu ke polsek terdekat,&amp;quot; ujarnya. Sehingga, kereta yang melintas pada jam-jam sebelumnya adalah KA Dhoho jurusan Surabaya-Blitar. Saksi mengaku sudah mengkonfimasikan hal ini ke pihak stasiun dan dibenarkan KA Dhoho telah melindas seseorang di jalur perlintasan. &amp;quot;Diduga kuat korban memang sengaja menabrakkan diri ke kereta yang melintas,&amp;quot; terangnya. Berdasarkan informasi di lapangan korban berstatus janda sekitar sebulan lalu. Diduga motif bunuh dirinya karena tidak kuat menyandang status jandanya. Ditambah lagi beberapa hari sebelumnya terlihat lebih banyak termenung seorang diri. Â Tidak ada yang menyangka bila kepergianya ternyata untuk mengakhiri hidup. Kapolres Tulungagung AKBP Trihadi SutonoÂ  melalui Kapolsek Rejotangan AKP Ilyas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. Saat ini polisi masih memanggil dua saksi untuk dimintai keterangan. Namun kendati demikian petugas tidak menetapkan masinis sebagai tersangka. &amp;quot;Sebab diduga kuat memang bunuh diri. Indikasinya, ia sengaja berdiri di tengah perlintasan KA malam itu. Saat itu hujan juga turun dengan deras,&amp;quot; paparnya. </description><content:encoded>TULUNGAGUNG - Diduga karena tak kuat menjanda, seorang wanita warga Kabupaten Tulungagung nekad mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri pada kereta api yang melintas. Akibatnya tubuh Mantiah (28) tergilas roda KA dan tewas seketika. Saat ditemukan, tubuhnya warga Desa Kates Kec Rejotangan Kab Tulungagung itu dalam kondisi mengenaskan. Peristiwa ini terjadi di perlintasan KA Dusun Jajar Desa/Kec Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (26/12/2007). Adapun kereta yang menjadi &amp;quot;pencabut nyawa&amp;quot; ini adalah KA Dhoho jurusan Surabaya-Blitar dengan nomor lokomotif 30109.Â  KA maut ini dimasinisi Suyono (45), warga Surabaya. Sutikno (45), warga Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kab Blitar, saat menjalankan tugasnya sebagai pengecek bantalan KA ini, melihat sesosok tubuh yang membujur arah selatan. Tubuh korban beradaÂ  di samping rel kereta. Rel kereta api ini sendiri menuju arah Barat-Timur. Setelah dilihat ternyata sosok itu adalah Mantiah yang sudah dalam keadaan tak bernyawa. Korban mengenakan baju daster warna gelap, jaket hitam, serta berkerudung motif bunga. &amp;quot;Saya langsung melaporkan apa yang saya lihat itu ke polsek terdekat,&amp;quot; ujarnya. Sehingga, kereta yang melintas pada jam-jam sebelumnya adalah KA Dhoho jurusan Surabaya-Blitar. Saksi mengaku sudah mengkonfimasikan hal ini ke pihak stasiun dan dibenarkan KA Dhoho telah melindas seseorang di jalur perlintasan. &amp;quot;Diduga kuat korban memang sengaja menabrakkan diri ke kereta yang melintas,&amp;quot; terangnya. Berdasarkan informasi di lapangan korban berstatus janda sekitar sebulan lalu. Diduga motif bunuh dirinya karena tidak kuat menyandang status jandanya. Ditambah lagi beberapa hari sebelumnya terlihat lebih banyak termenung seorang diri. Â Tidak ada yang menyangka bila kepergianya ternyata untuk mengakhiri hidup. Kapolres Tulungagung AKBP Trihadi SutonoÂ  melalui Kapolsek Rejotangan AKP Ilyas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. Saat ini polisi masih memanggil dua saksi untuk dimintai keterangan. Namun kendati demikian petugas tidak menetapkan masinis sebagai tersangka. &amp;quot;Sebab diduga kuat memang bunuh diri. Indikasinya, ia sengaja berdiri di tengah perlintasan KA malam itu. Saat itu hujan juga turun dengan deras,&amp;quot; paparnya. </content:encoded></item></channel></rss>
