<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yanti Ditembak, Tarik Dubes RI di Arab Saudi</title><description>Migrant Care mendesak pemerintah Indonesia untuk membuat nota protes diplomatik dan menarik Dubes RI dari Arab Saudi, terkait hukuman tembak mati (sebelumnya ditulis hukum pancung) terhadap TKI, Yanti Sukardi.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/13/1/74828/yanti-ditembak-tarik-dubes-ri-di-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/01/13/1/74828/yanti-ditembak-tarik-dubes-ri-di-arab-saudi"/><item><title>Yanti Ditembak, Tarik Dubes RI di Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/13/1/74828/yanti-ditembak-tarik-dubes-ri-di-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/01/13/1/74828/yanti-ditembak-tarik-dubes-ri-di-arab-saudi</guid><pubDate>Minggu 13 Januari 2008 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Syukri Rahmatullah</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Migrant Care mendesak pemerintah Indonesia untuk membuat nota protes diplomatik dan menarik Dubes RI dari Arab Saudi, terkait hukuman tembak mati (sebelumnya ditulis hukum pancung) terhadap TKI, Yanti Sukardi.    &amp;quot;Mendesak pemerintah membuat nota protes diplomatik kepada Pemerintah Saudi Arabia dan menarik pulang Dubes RI untuk Saudi Arabia sebagai bentuk protes atas eksekusi mati terhadap Yanti Sukardi,&amp;quot; tegas Direktur Eksekutif Anis Hidayah dalam rilisnya kepada okezone di Jakarta, Sabtu (12/1/2008).    Kemudian, Migrant Care juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mempersoalkan hukuman mati terhadap buruh migrant Indonesia dan diskriminasi hukum di Arab Saudi. Padahal Arab Saudi merupakan anggota dewan HAM PBB.    Selain itu, pemerintah juga didesak membuat investigasi apakah terjadi keteledoran dan kelalaian dari pihak perwakilan RI di Saudi Arabia dan menindak mereka yang telah teledor dan lalai dari tanggungjawab yang mengakibatkan Yanti Sukardi dieksekusi.     Selanjutnya, kata Anis, menginformasikan kasus ini secara transparan kepada publik, terutama kepada keluarga korban, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas keselamatan warga negara Indonesia.     </description><content:encoded>JAKARTA - Migrant Care mendesak pemerintah Indonesia untuk membuat nota protes diplomatik dan menarik Dubes RI dari Arab Saudi, terkait hukuman tembak mati (sebelumnya ditulis hukum pancung) terhadap TKI, Yanti Sukardi.    &amp;quot;Mendesak pemerintah membuat nota protes diplomatik kepada Pemerintah Saudi Arabia dan menarik pulang Dubes RI untuk Saudi Arabia sebagai bentuk protes atas eksekusi mati terhadap Yanti Sukardi,&amp;quot; tegas Direktur Eksekutif Anis Hidayah dalam rilisnya kepada okezone di Jakarta, Sabtu (12/1/2008).    Kemudian, Migrant Care juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mempersoalkan hukuman mati terhadap buruh migrant Indonesia dan diskriminasi hukum di Arab Saudi. Padahal Arab Saudi merupakan anggota dewan HAM PBB.    Selain itu, pemerintah juga didesak membuat investigasi apakah terjadi keteledoran dan kelalaian dari pihak perwakilan RI di Saudi Arabia dan menindak mereka yang telah teledor dan lalai dari tanggungjawab yang mengakibatkan Yanti Sukardi dieksekusi.     Selanjutnya, kata Anis, menginformasikan kasus ini secara transparan kepada publik, terutama kepada keluarga korban, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas keselamatan warga negara Indonesia.     </content:encoded></item></channel></rss>
