<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilgub Jabar, Koalisi Merah Putih Pasangan &quot;Sakit Hati&quot;</title><description>Menjelang pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, sejumlah pasangan sudah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/14/1/75047/pilgub-jabar-koalisi-merah-putih-pasangan-sakit-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/01/14/1/75047/pilgub-jabar-koalisi-merah-putih-pasangan-sakit-hati"/><item><title>Pilgub Jabar, Koalisi Merah Putih Pasangan &quot;Sakit Hati&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/14/1/75047/pilgub-jabar-koalisi-merah-putih-pasangan-sakit-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/01/14/1/75047/pilgub-jabar-koalisi-merah-putih-pasangan-sakit-hati</guid><pubDate>Senin 14 Januari 2008 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>TB Ardi Januar</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG-Menjelang pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, sejumlah pasangan sudah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebut saja pasangan Danny-Iwan dan Agum-Nu'man. Namun, di tengah sosialisasi berlangsung, muncul nama Ahmad-Dedi yang memploklamirkan diri dengan sebutan koalisi Merah Putih.Nama koalisi Merah Putih tersebut berasal dari PDIP dan PKS. Di mana Ahmad Heryawan merupakan kader PKS dan Dedi Supardi merupakan salah satu kader terbaik PDIP sekaligus Bupati Cirebon.Namun, sejumlah pihak menilai bahwa koalisi Merah Putih tersebut merupakan barisan sakit hati. Pasalnya, Ahmad Heryawan merupakan salah seorang calon yang gagal mendapatkan tempat di hati Danny Setiawan yang lebih memilih Iwan Sulanjana dalam melenggang ke Pilgub nanti. Selain itu juga, nama Dedi Supardi muncul setelah PDIP gagal merayu Agum Gumelar yang lebih memilih disandingkan dengan Nu'man Abdul Hakim dibanding Ketua PDIP Jabar, Rudi Harsa Tanaya. Lalu bagaimana mereka menyikapi penilaian tersebut?&amp;quot;Koalisi merah putih bukan pasangan sakit hati. Bagi saya dalam dunia politik itu tidak ada istilah sakit hati, yang ada hanya kepentingan.&amp;quot; ujar Dedi Supardi kepada wartawan di kediamannya, di Perumahan Batununggal, Bandung (14/1/2008).Terlebih Bupati Cirebon tersebut menambahkan, bahwa keputusan PKS dan PDIP yang mewacanakan koalisi merah putih dinilai cerdas, karena dapat melibatkan masyarakat wilayah pantura yang selama ini dinilai Dedi kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.&amp;quot;Kami hanyalah bintang kecil yang ingin menandingi para bintang besar. Kalau ada yang menganggap koalisi merah putih merupakan barisan sakit hati silakan saja. Biasanya yang didzalimi itu yang akan menang pada akhirnya.&amp;quot; tukas Dedi, optimis.   </description><content:encoded>BANDUNG-Menjelang pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, sejumlah pasangan sudah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebut saja pasangan Danny-Iwan dan Agum-Nu'man. Namun, di tengah sosialisasi berlangsung, muncul nama Ahmad-Dedi yang memploklamirkan diri dengan sebutan koalisi Merah Putih.Nama koalisi Merah Putih tersebut berasal dari PDIP dan PKS. Di mana Ahmad Heryawan merupakan kader PKS dan Dedi Supardi merupakan salah satu kader terbaik PDIP sekaligus Bupati Cirebon.Namun, sejumlah pihak menilai bahwa koalisi Merah Putih tersebut merupakan barisan sakit hati. Pasalnya, Ahmad Heryawan merupakan salah seorang calon yang gagal mendapatkan tempat di hati Danny Setiawan yang lebih memilih Iwan Sulanjana dalam melenggang ke Pilgub nanti. Selain itu juga, nama Dedi Supardi muncul setelah PDIP gagal merayu Agum Gumelar yang lebih memilih disandingkan dengan Nu'man Abdul Hakim dibanding Ketua PDIP Jabar, Rudi Harsa Tanaya. Lalu bagaimana mereka menyikapi penilaian tersebut?&amp;quot;Koalisi merah putih bukan pasangan sakit hati. Bagi saya dalam dunia politik itu tidak ada istilah sakit hati, yang ada hanya kepentingan.&amp;quot; ujar Dedi Supardi kepada wartawan di kediamannya, di Perumahan Batununggal, Bandung (14/1/2008).Terlebih Bupati Cirebon tersebut menambahkan, bahwa keputusan PKS dan PDIP yang mewacanakan koalisi merah putih dinilai cerdas, karena dapat melibatkan masyarakat wilayah pantura yang selama ini dinilai Dedi kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat.&amp;quot;Kami hanyalah bintang kecil yang ingin menandingi para bintang besar. Kalau ada yang menganggap koalisi merah putih merupakan barisan sakit hati silakan saja. Biasanya yang didzalimi itu yang akan menang pada akhirnya.&amp;quot; tukas Dedi, optimis.   </content:encoded></item></channel></rss>
