<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Mutilasi, Tukang Nasgor Ngaku Bankir</title><description>Pelaku pembunuhan Atikah Septiyani (23), yang tewas tanpa kepala akhirnya tertangkap Polda Metro Jaya pukul 03.00 WIB kemarin. Zaki Asrizal (25), ditangkap di rumahnya Jalan Kota Bambu, Jakarta Barat. </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/23/1/77387/pelaku-mutilasi-tukang-nasgor-ngaku-bankir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/01/23/1/77387/pelaku-mutilasi-tukang-nasgor-ngaku-bankir"/><item><title>Pelaku Mutilasi, Tukang Nasgor Ngaku Bankir</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/23/1/77387/pelaku-mutilasi-tukang-nasgor-ngaku-bankir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/01/23/1/77387/pelaku-mutilasi-tukang-nasgor-ngaku-bankir</guid><pubDate>Rabu 23 Januari 2008 08:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pelaku pembunuhan Atikah Septiyani (23), yang tewas tanpa kepala di Hotel Bulan Mas kamar 17 AB, Jalan Berdikari 8A, Koja, Jakarta Utara, Kamis (17/1) malam, akhirnya tertangkap Polda Metro Jaya pukul 03.00 WIB kemarin. Zaki Asrizal (25), ditangkap di rumahnya Jalan Kota Bambu, Jakarta Barat.Kini tersangka telah diamankan di Polres Jakarta Utara. &amp;quot;Kita sudah serahkan kasus ini ke petugas Polres Jakarta Utara karena TKPnya di sana,&amp;quot; kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Fadil Imran, kemarin. Sementara itu, Zaki menyatakan bahwa korban dibunuh karena dirinya kalap. Pasalnya, korban menuntut pertanggungjawaban atas kehamilannya yang sudah berusia empat bulan. Bahkan, korban meminta uang Rp3â€&quot;6 juta untuk menggugurkannya.&amp;quot;Permintaannya saya tolak karena tidak punya uang,&amp;quot; terangnya. Menurut Zaki, dirinya sudah menjalin hubungan dengan pelaku selama setahun lebih. Saat berkenalan dengan korban, dirinya mengaku lulusan dari Universitas Trisakti Jakarta dan bekerja di salah satu bank di Jakarta Utara. Saat berkenalan, korban mempunyai seorang putra bernama Rizki Maulana (5). Namun, hubungan mulai tidak harmonis setelah korban mengetahui bahwa dirinya hanya penjual nasi goreng (nasgor).&amp;quot;Kami sering terlibat pertengkaran dengan korban, dan puncaknya terjadi di hotel tersebut,&amp;quot; tandasnya. Pelaku mengaku, sebelum menggorok leher korban dengan pisau, dirinya terlebih dahulu mencekik leher korban hingga tidak berdaya. Setelah itu, kepala korban dibuang ke kali dan ditemukan pada Minggu (20/1) di Kali Kresek, Koja, Jakarta Utara. Sementara itu, di rumah korban Jalan Cemara Gang IV, Tugu Utara, Koja, para anggota keluarga terlihat histeris saat jenazah yang tertutup peti mati tiba pukul 13.00 WIB.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku pembunuhan Atikah Septiyani (23), yang tewas tanpa kepala di Hotel Bulan Mas kamar 17 AB, Jalan Berdikari 8A, Koja, Jakarta Utara, Kamis (17/1) malam, akhirnya tertangkap Polda Metro Jaya pukul 03.00 WIB kemarin. Zaki Asrizal (25), ditangkap di rumahnya Jalan Kota Bambu, Jakarta Barat.Kini tersangka telah diamankan di Polres Jakarta Utara. &amp;quot;Kita sudah serahkan kasus ini ke petugas Polres Jakarta Utara karena TKPnya di sana,&amp;quot; kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Fadil Imran, kemarin. Sementara itu, Zaki menyatakan bahwa korban dibunuh karena dirinya kalap. Pasalnya, korban menuntut pertanggungjawaban atas kehamilannya yang sudah berusia empat bulan. Bahkan, korban meminta uang Rp3â€&quot;6 juta untuk menggugurkannya.&amp;quot;Permintaannya saya tolak karena tidak punya uang,&amp;quot; terangnya. Menurut Zaki, dirinya sudah menjalin hubungan dengan pelaku selama setahun lebih. Saat berkenalan dengan korban, dirinya mengaku lulusan dari Universitas Trisakti Jakarta dan bekerja di salah satu bank di Jakarta Utara. Saat berkenalan, korban mempunyai seorang putra bernama Rizki Maulana (5). Namun, hubungan mulai tidak harmonis setelah korban mengetahui bahwa dirinya hanya penjual nasi goreng (nasgor).&amp;quot;Kami sering terlibat pertengkaran dengan korban, dan puncaknya terjadi di hotel tersebut,&amp;quot; tandasnya. Pelaku mengaku, sebelum menggorok leher korban dengan pisau, dirinya terlebih dahulu mencekik leher korban hingga tidak berdaya. Setelah itu, kepala korban dibuang ke kali dan ditemukan pada Minggu (20/1) di Kali Kresek, Koja, Jakarta Utara. Sementara itu, di rumah korban Jalan Cemara Gang IV, Tugu Utara, Koja, para anggota keluarga terlihat histeris saat jenazah yang tertutup peti mati tiba pukul 13.00 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
