<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Akui Ketahanan Pangan Belum Tercapai</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri belum mencukupi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/25/1/78209/sby-akui-ketahanan-pangan-belum-tercapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/01/25/1/78209/sby-akui-ketahanan-pangan-belum-tercapai"/><item><title>SBY Akui Ketahanan Pangan Belum Tercapai</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/01/25/1/78209/sby-akui-ketahanan-pangan-belum-tercapai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/01/25/1/78209/sby-akui-ketahanan-pangan-belum-tercapai</guid><pubDate>Jum'at 25 Januari 2008 21:53 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Â Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri belum mencukupi.&amp;quot;Utamanya adalah komoditas yang sangat diperlukan oleh rakyat kita, yaitu beras, jagung, kedelai, gula, kemudian yang lain-lain seperti yang kita ketahui sekarang ini,&amp;quot; jelas SBY. di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (25/1/2008).Dia mengatakan, Â pemerintah saat ini sedang mencari solusi untuk keluar dari Â pengaruhÂ  Â inflasi pangan dunia, terutama komoditas beras, kedelai, minyak goreng, dan minyak tanah.  &amp;quot;Kita akan terus meningkatkan produksi dalam negeri, dan mengurangi komponen import menyangkut pangan itu,&amp;quot; tukasnya.  &amp;quot;Memang ekspor dan impor itu wajar terjadi di mana-mana, tapiÂ  kita akan lebih merasa mandiri kalau yang kebutuhanÂ  dasar itu bisa disediakan sendiri. kecuali muncul gangguan iklim, baru kita import,&amp;quot; jelasnya lagi.  SBY berharap di tahun mendatang Indonesia Â dapat menyediakan sendiri sebagian besar sumber pangan, sandang, dan papan, yang nantinya dapat mengimbas pada peningkatan taraf hidup masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, rasa aman, lingkungan dan lainnya.Â Â     </description><content:encoded>  JAKARTA - Â Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri belum mencukupi.&amp;quot;Utamanya adalah komoditas yang sangat diperlukan oleh rakyat kita, yaitu beras, jagung, kedelai, gula, kemudian yang lain-lain seperti yang kita ketahui sekarang ini,&amp;quot; jelas SBY. di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (25/1/2008).Dia mengatakan, Â pemerintah saat ini sedang mencari solusi untuk keluar dari Â pengaruhÂ  Â inflasi pangan dunia, terutama komoditas beras, kedelai, minyak goreng, dan minyak tanah.  &amp;quot;Kita akan terus meningkatkan produksi dalam negeri, dan mengurangi komponen import menyangkut pangan itu,&amp;quot; tukasnya.  &amp;quot;Memang ekspor dan impor itu wajar terjadi di mana-mana, tapiÂ  kita akan lebih merasa mandiri kalau yang kebutuhanÂ  dasar itu bisa disediakan sendiri. kecuali muncul gangguan iklim, baru kita import,&amp;quot; jelasnya lagi.  SBY berharap di tahun mendatang Indonesia Â dapat menyediakan sendiri sebagian besar sumber pangan, sandang, dan papan, yang nantinya dapat mengimbas pada peningkatan taraf hidup masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, rasa aman, lingkungan dan lainnya.Â Â     </content:encoded></item></channel></rss>
