<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Karanganyar Enggan Tanam Kedelai </title><description>Para petani di kabupaten Karanganyar enggan menanam kedelai. Padahal, kini harga hasil bumi tersebut sudah membumbung tinggi.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/02/03/1/80586/petani-karanganyar-enggan-tanam-kedelai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/02/03/1/80586/petani-karanganyar-enggan-tanam-kedelai"/><item><title>Petani Karanganyar Enggan Tanam Kedelai </title><link>https://news.okezone.com/read/2008/02/03/1/80586/petani-karanganyar-enggan-tanam-kedelai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/02/03/1/80586/petani-karanganyar-enggan-tanam-kedelai</guid><pubDate>Minggu 03 Februari 2008 23:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ary Wahyu Wibowo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>KARANGANYAR - Para petani di kabupaten Karanganyar enggan menanam kedelai. Padahal, kini harga hasil bumi tersebut sudah membumbung tinggi. &amp;quot;Kalau pasarnya tidak ada, tentu mereka akan merasa kesulitan karena harus mencari pedagang yang siap membelinya,&amp;quot; alasan Suranto, salah petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kecamatan Jaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2008).Alasannya, mereka mengaku kesulitan untuk menjual hasil tanaman tersebut karena minimnya pedagang yang mengambil kedelai. Dikatakan dia, saat ini harga kedelai sedang bagus-bagusnya yakni berkisar Rp7.500 per kilogram. Hanya saja, ternyata hal itu tetap tidak menarik petani guna beralih ke tanaman kedelai. Maka itu, agar petani bergairah menanam kedelai, dia mengusulkan agar pemerintah menempuh kebijakan dengan melakukan pembelian kedelai secara langsung dari petani dengan harga yang sesuai. &amp;quot;Dengan jaminan itu saya yakin petani akan bersedia beralih pola tanam,&amp;quot; ujarnya.</description><content:encoded>KARANGANYAR - Para petani di kabupaten Karanganyar enggan menanam kedelai. Padahal, kini harga hasil bumi tersebut sudah membumbung tinggi. &amp;quot;Kalau pasarnya tidak ada, tentu mereka akan merasa kesulitan karena harus mencari pedagang yang siap membelinya,&amp;quot; alasan Suranto, salah petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Kecamatan Jaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2008).Alasannya, mereka mengaku kesulitan untuk menjual hasil tanaman tersebut karena minimnya pedagang yang mengambil kedelai. Dikatakan dia, saat ini harga kedelai sedang bagus-bagusnya yakni berkisar Rp7.500 per kilogram. Hanya saja, ternyata hal itu tetap tidak menarik petani guna beralih ke tanaman kedelai. Maka itu, agar petani bergairah menanam kedelai, dia mengusulkan agar pemerintah menempuh kebijakan dengan melakukan pembelian kedelai secara langsung dari petani dengan harga yang sesuai. &amp;quot;Dengan jaminan itu saya yakin petani akan bersedia beralih pola tanam,&amp;quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
