<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabupaten Garut KLB Kwashiorkor</title><description>Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyatakan Marasmus atau Kwashiorkor yang diderita Ihsan balita di Desa Sukahurip, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, sebagai kejadian luar biasa atau KLB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/02/23/1/86035/kabupaten-garut-klb-kwashiorkor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/02/23/1/86035/kabupaten-garut-klb-kwashiorkor"/><item><title>Kabupaten Garut KLB Kwashiorkor</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/02/23/1/86035/kabupaten-garut-klb-kwashiorkor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/02/23/1/86035/kabupaten-garut-klb-kwashiorkor</guid><pubDate>Sabtu 23 Februari 2008 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Zulmunir</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>GARUT - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyatakan Marasmus atau Kwashiorkor yang diderita Ihsan balita di Desa Sukahurip, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Sementara ini 14 balita lainnya di tempat sama menderita gizi buruk. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Hendi Budiman,Â  Kwarsiokor merupakan penyakit yang diderita khusus pada anak-anak dan dapat menimbulkan kematian karena kurangnya asupan gizi dan protein yang menyebutkan turunnya daya tahan tubuh.&amp;quot;Keadaan ini lebih bahaya dari gizi buruk,&amp;quot; jelasnya. Penderita Kwashiorkor, lanjut Hendi, ditandai dengan berhentinya pertumbuhan, pembengkakan tangan kaki dan wajah karena penumpukan cairan dalam tubuh, warna rambut kemerahan, muka keriput dan dada terlihat gambang.&amp;quot;Oleh karena itu, sekalipun satu orang penderita penyakit Marasmus, namun harus dinyatakan KLB,&amp;quot; jelasnya.Penderita Marasmus rata-rata menimpa keluarga yang sosial ekonominya rendah dan biasanya berada di daerah pinggiran kota. Sementara Ihsan, dan dua balita lainnya, yang menderita gizi buruk, yakni Yusuf (12 bulan) dan Febri ( 6 bulan) masih dirawat di RSU Dokter Slamet Garut.Sedangkan 14 bayi lainnya, di desa Sukahurip dirawat di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan dinas kesehatan Kabupaten Garut, dengan diberi makanan tambahan. Berdasarkan data 2007, pada bulan penimbangan balita, tercatat banyak 2.150 penderita gizi buruk di Kabupaten Garut.</description><content:encoded>GARUT - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyatakan Marasmus atau Kwashiorkor yang diderita Ihsan balita di Desa Sukahurip, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Sementara ini 14 balita lainnya di tempat sama menderita gizi buruk. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Hendi Budiman,Â  Kwarsiokor merupakan penyakit yang diderita khusus pada anak-anak dan dapat menimbulkan kematian karena kurangnya asupan gizi dan protein yang menyebutkan turunnya daya tahan tubuh.&amp;quot;Keadaan ini lebih bahaya dari gizi buruk,&amp;quot; jelasnya. Penderita Kwashiorkor, lanjut Hendi, ditandai dengan berhentinya pertumbuhan, pembengkakan tangan kaki dan wajah karena penumpukan cairan dalam tubuh, warna rambut kemerahan, muka keriput dan dada terlihat gambang.&amp;quot;Oleh karena itu, sekalipun satu orang penderita penyakit Marasmus, namun harus dinyatakan KLB,&amp;quot; jelasnya.Penderita Marasmus rata-rata menimpa keluarga yang sosial ekonominya rendah dan biasanya berada di daerah pinggiran kota. Sementara Ihsan, dan dua balita lainnya, yang menderita gizi buruk, yakni Yusuf (12 bulan) dan Febri ( 6 bulan) masih dirawat di RSU Dokter Slamet Garut.Sedangkan 14 bayi lainnya, di desa Sukahurip dirawat di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan dinas kesehatan Kabupaten Garut, dengan diberi makanan tambahan. Berdasarkan data 2007, pada bulan penimbangan balita, tercatat banyak 2.150 penderita gizi buruk di Kabupaten Garut.</content:encoded></item></channel></rss>
