<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Masih Investigasi Bentrok Atambua</title><description>Aparat kepolisian di Atambua masih terus melakukan penyelidikan kasus bentrokan massa yang mengakibat seorang warga eks-Timor Timur tewas. Bentrokan juga mengakibatkan puluhan rumah hancur dan terbakar. </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/03/24/1/93988/polisi-masih-investigasi-bentrok-atambua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/03/24/1/93988/polisi-masih-investigasi-bentrok-atambua"/><item><title>Polisi Masih Investigasi Bentrok Atambua</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/03/24/1/93988/polisi-masih-investigasi-bentrok-atambua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/03/24/1/93988/polisi-masih-investigasi-bentrok-atambua</guid><pubDate>Senin 24 Maret 2008 00:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>KUPANG - Aparat kepolisian di Atambua masih terus melakukan penyelidikan kasus bentrokan massa yang mengakibat seorang warga eks-Timor Timur tewas. Bentrokan juga mengakibatkan puluhan rumah hancur dan terbakar. &amp;quot;Pasukan juga terus berjaga dan berpatroli,&amp;quot; ujar Kapolres Belu AKBP Mulyadi Kaharni, Minggu (23/3/2008). Sementara itu mengenai penyebab bentrokan antara warga eks-Timor Timur dan warga Atambua Kabupaten Belu itu, menurut Mulyadi, dipicu kasus perselisihan yang terjadi dua hari sebelumnya. &amp;quot;Berawal dari adanya rasa solidaritas antara kedua kelompok bertikai, karena dua hari sebelumnya terjadi bentrokan kecil antar beberapa orang. Tadi puncak konfliknya dan terjadi saling serang,&amp;quot; jelas Mulyadi.Â   </description><content:encoded>KUPANG - Aparat kepolisian di Atambua masih terus melakukan penyelidikan kasus bentrokan massa yang mengakibat seorang warga eks-Timor Timur tewas. Bentrokan juga mengakibatkan puluhan rumah hancur dan terbakar. &amp;quot;Pasukan juga terus berjaga dan berpatroli,&amp;quot; ujar Kapolres Belu AKBP Mulyadi Kaharni, Minggu (23/3/2008). Sementara itu mengenai penyebab bentrokan antara warga eks-Timor Timur dan warga Atambua Kabupaten Belu itu, menurut Mulyadi, dipicu kasus perselisihan yang terjadi dua hari sebelumnya. &amp;quot;Berawal dari adanya rasa solidaritas antara kedua kelompok bertikai, karena dua hari sebelumnya terjadi bentrokan kecil antar beberapa orang. Tadi puncak konfliknya dan terjadi saling serang,&amp;quot; jelas Mulyadi.Â   </content:encoded></item></channel></rss>
