<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produsen Ngotot Bread Talk 100% Halal</title><description>Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan kembali kehalalan roti Bread Talk. Pemegang master franchise BreadTalk di Indonesia pun langsung menepis kekhawatiran itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/08/1/98551/produsen-ngotot-bread-talk-100-halal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/04/08/1/98551/produsen-ngotot-bread-talk-100-halal"/><item><title>Produsen Ngotot Bread Talk 100% Halal</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/08/1/98551/produsen-ngotot-bread-talk-100-halal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/04/08/1/98551/produsen-ngotot-bread-talk-100-halal</guid><pubDate>Selasa 08 April 2008 10:22 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan kembali kehalalan roti Bread Talk. Pemegang master franchise BreadTalk di Indonesia pun langsung menepis kekhawatiran itu. &amp;quot;Dari awal, komitmen kualitas produk kita tidak berubah. Sudah pasti dong 100 persen halal,&amp;quot; ujar Tina Andrean, istri pemilik Bread Talk, saat berbincang dengan okezone, Selasa (8/4/2008). Tina menegaskan, sejak lima tahun membuka gerai Bread Talk di Indonesia, manajemennya tidak pernah melanggar aturan kehalalan MUI. &amp;quot;Yang sedang dipermasalahkan MUI ini hanya soal legal kertas, tapi secara komitmen kami jamin kehalalannya,&amp;quot; imbuhnya. Sementara itu mengenai tudingan MUI bahwa manajemennya tidak merespons surat peringatan MUI, Tina memiliki argumen tersendiri. &amp;quot;Manajemen merasa ini (legalitas MUI) perlu atau tidak. Karena kan sudah dicek beberapa kali, cukup merepotkan ya. Lagipula kalau dilihat Bread Talk kan juga ada di Arab Saudi dan tidak masalah,&amp;quot; urainya.Â   </description><content:encoded>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan kembali kehalalan roti Bread Talk. Pemegang master franchise BreadTalk di Indonesia pun langsung menepis kekhawatiran itu. &amp;quot;Dari awal, komitmen kualitas produk kita tidak berubah. Sudah pasti dong 100 persen halal,&amp;quot; ujar Tina Andrean, istri pemilik Bread Talk, saat berbincang dengan okezone, Selasa (8/4/2008). Tina menegaskan, sejak lima tahun membuka gerai Bread Talk di Indonesia, manajemennya tidak pernah melanggar aturan kehalalan MUI. &amp;quot;Yang sedang dipermasalahkan MUI ini hanya soal legal kertas, tapi secara komitmen kami jamin kehalalannya,&amp;quot; imbuhnya. Sementara itu mengenai tudingan MUI bahwa manajemennya tidak merespons surat peringatan MUI, Tina memiliki argumen tersendiri. &amp;quot;Manajemen merasa ini (legalitas MUI) perlu atau tidak. Karena kan sudah dicek beberapa kali, cukup merepotkan ya. Lagipula kalau dilihat Bread Talk kan juga ada di Arab Saudi dan tidak masalah,&amp;quot; urainya.Â   </content:encoded></item></channel></rss>
