<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adu Silat Dua Perguruan, Polisi Amankan 7 Pemuda</title><description>Tawuran antar pemuda dari dua perguruan silat terjadi di Desa Ngapluk Kec Purwosari, Bojonegoro. Polisi yang turun ke lokasi kejadian akhirnya mengamankan 24 sepeda motor, dan memeriksa 7 pemuda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/11/1/99766/adu-silat-dua-perguruan-polisi-amankan-7-pemuda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/04/11/1/99766/adu-silat-dua-perguruan-polisi-amankan-7-pemuda"/><item><title>Adu Silat Dua Perguruan, Polisi Amankan 7 Pemuda</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/11/1/99766/adu-silat-dua-perguruan-polisi-amankan-7-pemuda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/04/11/1/99766/adu-silat-dua-perguruan-polisi-amankan-7-pemuda</guid><pubDate>Jum'at 11 April 2008 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Nanang Fahrudin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BOJONEGORO - Tawuran antar pemuda dari dua perguruan silat terjadi di Desa Ngapluk Kec Purwosari, Bojonegoro. Polisi yang turun ke lokasi kejadian akhirnya mengamankan 24 sepeda motor, dan memeriksa 7 pemuda. Belum diketahui secara pasti, penyebab bentrokan para pendekar silat tersebut.Tujuh pemuda yang dimintai keterangan di Mapolres Bojonegoro di antaranya Nr (40), Nrs (38), Mns (22), Syt (20), Bb (22), dan An (23) yang semuanya warga Desa Ngapluk, Kec Porwosari. Sedang satu pemuda lain warga Desa Mojodelik Kec Ngasem berinisial Yn (20), juga dimintai keterangan.&amp;quot;Kita masih dalami kasus itu, dan kita belum bisa memberikan keterangan lengkap,&amp;quot; kata AKP Suprapto, Plt Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, Jumat (11/4/2008).Informasi yang dihimpun, kejadian tawuran antar pendekar silat itu terjadi saat beberapa pendekar dari Pagar Nusa (PN) melakukan latihan di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Purwosari. Tiba-tiba mereka didatangi belasan pemuda yang diketahui sebagai anggota Setia Hati (SH) terate. Mereka mengendarai motor dan berjalan berputar-putar mengelilingi ponpes.Merasa tersinggung, salh seorang pendekar PN mendatangi belasan pemuda itu hingga terjadi cekcok dan berakhir bentrokan fisik antara dua kelompok tersebut. Lantaran jumlah pendekar SH kalah banyak, mereka lari tunggang langgang. Bukannya suasana reda, melainkan mereka kembali lagi bersama para pendekar SH lainnya.Puluhan anggota SH Terate yang sedang menjalani latihan di Kec Tambakrejopun turut bergabung dan mendatangi Desa Gapluk untuk membalas pengeroyokan yang diadukan oleh rekannya.Akibatnya, tawuran antar mereka pun tak terelakkan. Warga setempat yang tersulut emosinya ikut membangu PN untuk mengusir serbuan dari SH Terate tersebut.Polisi yang mendengar adanya keributan itu langsung menuju ke lokasi dengan membawa 100 anggota Dalmas (Pengendali Massa) Polres Bojonegoro yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKP Agus S Hidayat. Melihat kedatangan polisi, para pemuda yang bertikai pun semburat melarikan diri.&amp;quot;Kita masih selidiki motif keduanya bentrok,&amp;quot; kata Kapolsek Purwosari AKP Yasimbang.Dia mengatakan untuk menjaga suasa kondusif di lokasi bentrok, pihaknya menerjunkan dua kompi dari Polres dan satu kompi dari polsek jajaran yang berjumlah sekitar 180 personel. Polisi juga masih menyita 24 motor yang ditinggalkan pelaku saat bentrokan terjadi.Sebelumnya, bentrokan antar perguruan silat kerap terjadi di wilayah hukum Bojonegoro. Dan rata-rata bentrokan itu dipicu saling ejek antar perguruan silat. Terakhir, bentrokan terjadi di Kec Kepohbaru.  </description><content:encoded>BOJONEGORO - Tawuran antar pemuda dari dua perguruan silat terjadi di Desa Ngapluk Kec Purwosari, Bojonegoro. Polisi yang turun ke lokasi kejadian akhirnya mengamankan 24 sepeda motor, dan memeriksa 7 pemuda. Belum diketahui secara pasti, penyebab bentrokan para pendekar silat tersebut.Tujuh pemuda yang dimintai keterangan di Mapolres Bojonegoro di antaranya Nr (40), Nrs (38), Mns (22), Syt (20), Bb (22), dan An (23) yang semuanya warga Desa Ngapluk, Kec Porwosari. Sedang satu pemuda lain warga Desa Mojodelik Kec Ngasem berinisial Yn (20), juga dimintai keterangan.&amp;quot;Kita masih dalami kasus itu, dan kita belum bisa memberikan keterangan lengkap,&amp;quot; kata AKP Suprapto, Plt Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, Jumat (11/4/2008).Informasi yang dihimpun, kejadian tawuran antar pendekar silat itu terjadi saat beberapa pendekar dari Pagar Nusa (PN) melakukan latihan di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Purwosari. Tiba-tiba mereka didatangi belasan pemuda yang diketahui sebagai anggota Setia Hati (SH) terate. Mereka mengendarai motor dan berjalan berputar-putar mengelilingi ponpes.Merasa tersinggung, salh seorang pendekar PN mendatangi belasan pemuda itu hingga terjadi cekcok dan berakhir bentrokan fisik antara dua kelompok tersebut. Lantaran jumlah pendekar SH kalah banyak, mereka lari tunggang langgang. Bukannya suasana reda, melainkan mereka kembali lagi bersama para pendekar SH lainnya.Puluhan anggota SH Terate yang sedang menjalani latihan di Kec Tambakrejopun turut bergabung dan mendatangi Desa Gapluk untuk membalas pengeroyokan yang diadukan oleh rekannya.Akibatnya, tawuran antar mereka pun tak terelakkan. Warga setempat yang tersulut emosinya ikut membangu PN untuk mengusir serbuan dari SH Terate tersebut.Polisi yang mendengar adanya keributan itu langsung menuju ke lokasi dengan membawa 100 anggota Dalmas (Pengendali Massa) Polres Bojonegoro yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKP Agus S Hidayat. Melihat kedatangan polisi, para pemuda yang bertikai pun semburat melarikan diri.&amp;quot;Kita masih selidiki motif keduanya bentrok,&amp;quot; kata Kapolsek Purwosari AKP Yasimbang.Dia mengatakan untuk menjaga suasa kondusif di lokasi bentrok, pihaknya menerjunkan dua kompi dari Polres dan satu kompi dari polsek jajaran yang berjumlah sekitar 180 personel. Polisi juga masih menyita 24 motor yang ditinggalkan pelaku saat bentrokan terjadi.Sebelumnya, bentrokan antar perguruan silat kerap terjadi di wilayah hukum Bojonegoro. Dan rata-rata bentrokan itu dipicu saling ejek antar perguruan silat. Terakhir, bentrokan terjadi di Kec Kepohbaru.  </content:encoded></item></channel></rss>
