<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Bisa Ikut UN, Ada Ujian Susulan 28 April </title><description>Memasuki hari kedua ujian nasional, bagi siswa yang tidak mengikuti ujian nasional diperbolehkan mengikuti ujian susulan yang akan digelar Senin 28 April.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/23/1/103078/tak-bisa-ikut-un-ada-ujian-susulan-28-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/04/23/1/103078/tak-bisa-ikut-un-ada-ujian-susulan-28-april"/><item><title>Tak Bisa Ikut UN, Ada Ujian Susulan 28 April </title><link>https://news.okezone.com/read/2008/04/23/1/103078/tak-bisa-ikut-un-ada-ujian-susulan-28-april</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/04/23/1/103078/tak-bisa-ikut-un-ada-ujian-susulan-28-april</guid><pubDate>Rabu 23 April 2008 08:37 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Memasuki hari kedua ujian nasional, bagi siswa yang tidak mengikuti ujian nasional diperbolehkan mengikuti ujian susulan yang akan digelar Senin 28 April. &amp;quot;Yang penting mereka segera lapor ke sekolah masing-masing dan rayon,&amp;quot; jelas Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi DKI Jakarta, Margani M Mustar kepada okezone di Jakarta, rabu (23/4/2008). Margani mengatakan, setiap siswa yang tidak hadir pasti memiliki alasan apakah sakit, dan lain-lain.&amp;quot;Apapun alasannya, kita akan kasih kesempatan ikut ujian susulan di rayon,&amp;quot; jelasnya.    Rencananya ujian susulan tidak digelar di sekolah, seperti yang terjadi saat ini. Ujian susulan dilakukan di rayon.Margani mengungkapkan, secara keseluruhan hari pertama ujian untuk Sekolah Menangah Atas (SMA) dari 57.109 siswa yang mengikuti ujian, sebanyak 165 siswa yang tidak hadir atau sekitar 0.29%. Sedangkan untuk Madrasah Aliyah (MA) dari 4012 siswa yang mengikuti ujian, hanya 14 siswa yang tidak mengikuti ujian atau sekitar 99.65%. Sedangkan Sekolah Menengah kejuruan (SMK) dari 57759 siswa, sebanyak 478 siswa yang tidak mengikuti ujian atau sekitar 99.17%.        </description><content:encoded>JAKARTA - Memasuki hari kedua ujian nasional, bagi siswa yang tidak mengikuti ujian nasional diperbolehkan mengikuti ujian susulan yang akan digelar Senin 28 April. &amp;quot;Yang penting mereka segera lapor ke sekolah masing-masing dan rayon,&amp;quot; jelas Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi DKI Jakarta, Margani M Mustar kepada okezone di Jakarta, rabu (23/4/2008). Margani mengatakan, setiap siswa yang tidak hadir pasti memiliki alasan apakah sakit, dan lain-lain.&amp;quot;Apapun alasannya, kita akan kasih kesempatan ikut ujian susulan di rayon,&amp;quot; jelasnya.    Rencananya ujian susulan tidak digelar di sekolah, seperti yang terjadi saat ini. Ujian susulan dilakukan di rayon.Margani mengungkapkan, secara keseluruhan hari pertama ujian untuk Sekolah Menangah Atas (SMA) dari 57.109 siswa yang mengikuti ujian, sebanyak 165 siswa yang tidak hadir atau sekitar 0.29%. Sedangkan untuk Madrasah Aliyah (MA) dari 4012 siswa yang mengikuti ujian, hanya 14 siswa yang tidak mengikuti ujian atau sekitar 99.65%. Sedangkan Sekolah Menengah kejuruan (SMK) dari 57759 siswa, sebanyak 478 siswa yang tidak mengikuti ujian atau sekitar 99.17%.        </content:encoded></item></channel></rss>
