<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balon Gubernur Bali Deklarasi Siap Kalah &amp; Menang</title><description>Tiga calon gubernur Bali menyatakan komitmen siap kalah dan siap menang dalam perhelatan Pilgub Bali yang akan digelar Juli mendatang.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/05/19/1/110676/balon-gubernur-bali-deklarasi-siap-kalah-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/05/19/1/110676/balon-gubernur-bali-deklarasi-siap-kalah-menang"/><item><title>Balon Gubernur Bali Deklarasi Siap Kalah &amp; Menang</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/05/19/1/110676/balon-gubernur-bali-deklarasi-siap-kalah-menang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/05/19/1/110676/balon-gubernur-bali-deklarasi-siap-kalah-menang</guid><pubDate>Senin 19 Mei 2008 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>DENPASAR - Tiga calon gubernur Bali menyatakan komitmen siap kalah dan siap menang dalam perhelatan Pilgub Bali yang akan digelar Juli mendatang.Kandidat yang kalah akan senantiasa mendukung program kerja gubernur Bali terpilih. Sebaliknya, jika menang kandidat terpilih berjanji akan melaksanakan tugas memimpin Bali sebaik mungkin.&amp;quot;Kami berkomitmen siap kalah-menang dalam perhelatan Pilgub,&amp;quot; ungkap Cok Budi Surayawan, Mangku Pastika, dan I Gde Winasa secara bergantian dalam acara Gelar Visi-Misi dan Dialog Program Calon Gubernur Bali 2008-2013 di aula Universitas Udayana, Denpasar, Senin (19/5/2008).Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara menyambut Hari Kebangkitan Nasional ke-100 sekaligus persiapan pemilihan Kepala Daerah Bali. Empat akademisi Universitas Udayana dihadirkan sebagai panelis. Mereka adalah Wayan P Windia, Prof Made Mertha, Prof Muninjaya, dan Nyoman Norken.Kesiapan untuk menang dan kalah diungkapkan secara gamblang oleh Mangku Pastika dan Cok Budi Suryawan. Bahkan I Gde Winasa, selain menyatakan siap menang-kalah, juga mengaku siap mundur apabila tidak berhasil menuntaskan kontrak politiknya.Denny Indrayana, ahli hukum tata negara Universitas Gadjah Mada Yogyakarta selaku moderator acara mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkesan dengan janji para calon pemimpin daerah. Masyarakat semestinya memperhatikan jejak rekam mereka sebelum mencalonkan diri.&amp;quot;Sebab dengan cara itu sifat personal dan jiwa kepemimpinan para kandidat dapat dideteksi,&amp;quot; tukasnya.  </description><content:encoded>DENPASAR - Tiga calon gubernur Bali menyatakan komitmen siap kalah dan siap menang dalam perhelatan Pilgub Bali yang akan digelar Juli mendatang.Kandidat yang kalah akan senantiasa mendukung program kerja gubernur Bali terpilih. Sebaliknya, jika menang kandidat terpilih berjanji akan melaksanakan tugas memimpin Bali sebaik mungkin.&amp;quot;Kami berkomitmen siap kalah-menang dalam perhelatan Pilgub,&amp;quot; ungkap Cok Budi Surayawan, Mangku Pastika, dan I Gde Winasa secara bergantian dalam acara Gelar Visi-Misi dan Dialog Program Calon Gubernur Bali 2008-2013 di aula Universitas Udayana, Denpasar, Senin (19/5/2008).Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara menyambut Hari Kebangkitan Nasional ke-100 sekaligus persiapan pemilihan Kepala Daerah Bali. Empat akademisi Universitas Udayana dihadirkan sebagai panelis. Mereka adalah Wayan P Windia, Prof Made Mertha, Prof Muninjaya, dan Nyoman Norken.Kesiapan untuk menang dan kalah diungkapkan secara gamblang oleh Mangku Pastika dan Cok Budi Suryawan. Bahkan I Gde Winasa, selain menyatakan siap menang-kalah, juga mengaku siap mundur apabila tidak berhasil menuntaskan kontrak politiknya.Denny Indrayana, ahli hukum tata negara Universitas Gadjah Mada Yogyakarta selaku moderator acara mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkesan dengan janji para calon pemimpin daerah. Masyarakat semestinya memperhatikan jejak rekam mereka sebelum mencalonkan diri.&amp;quot;Sebab dengan cara itu sifat personal dan jiwa kepemimpinan para kandidat dapat dideteksi,&amp;quot; tukasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
