<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Pemotongan Gaji Pejabat Tidak Masuk Akal</title><description>Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan wacana pemotongan gaji pejabat sebesar 10 persen tidak masuk akal. Alasannya, gaji para pejabat di Indonesia masih tergolong kecil. </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/06/13/1/118345/wapres-pemotongan-gaji-pejabat-tidak-masuk-akal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/06/13/1/118345/wapres-pemotongan-gaji-pejabat-tidak-masuk-akal"/><item><title>Wapres: Pemotongan Gaji Pejabat Tidak Masuk Akal</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/06/13/1/118345/wapres-pemotongan-gaji-pejabat-tidak-masuk-akal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/06/13/1/118345/wapres-pemotongan-gaji-pejabat-tidak-masuk-akal</guid><pubDate>Jum'at 13 Juni 2008 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan wacana pemotongan gaji pejabat sebesar 10 persen tidak masuk akal. Alasannya, gaji para pejabat di Indonesia masih tergolong kecil.&amp;quot;Untuk solidaritas memang bagus. Tapi faktanya, gajinya tidak setinggi Malaysia, Presiden saja bisa Rp 60 juta. Jadi tidak seperti itu. Di Singapura gaji Presiden Rp1 miliar, wajar kalau dipotong 10%. Dilihat kondisinya lah. Mungkin atau tidak,&amp;quot; ujar Wapres di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/6/2008).Wapres menambahkan, semua pihak ingin memiliki sikap solidaritas dengan masyarakat. Namun, jangan sampai pejabat mencari pendapatan tambahan dari sumber yang ilegal karena gajinya kurang.&amp;quot;Tapi yang perlu kita tahu kondisi sebenarnya apakah gaji pejabat itu tinggi. Eselon 1 itu gajinya Rp 5 juta, mungkin wartawan lebih tinggi. Tentu kurang untuk kebutuhan hidup di Jakarta. Apalagi sekarang tidak bisa macam-macam karena ada KPK,&amp;quot; tandasnya.Â  (ase)</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan wacana pemotongan gaji pejabat sebesar 10 persen tidak masuk akal. Alasannya, gaji para pejabat di Indonesia masih tergolong kecil.&amp;quot;Untuk solidaritas memang bagus. Tapi faktanya, gajinya tidak setinggi Malaysia, Presiden saja bisa Rp 60 juta. Jadi tidak seperti itu. Di Singapura gaji Presiden Rp1 miliar, wajar kalau dipotong 10%. Dilihat kondisinya lah. Mungkin atau tidak,&amp;quot; ujar Wapres di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/6/2008).Wapres menambahkan, semua pihak ingin memiliki sikap solidaritas dengan masyarakat. Namun, jangan sampai pejabat mencari pendapatan tambahan dari sumber yang ilegal karena gajinya kurang.&amp;quot;Tapi yang perlu kita tahu kondisi sebenarnya apakah gaji pejabat itu tinggi. Eselon 1 itu gajinya Rp 5 juta, mungkin wartawan lebih tinggi. Tentu kurang untuk kebutuhan hidup di Jakarta. Apalagi sekarang tidak bisa macam-macam karena ada KPK,&amp;quot; tandasnya.Â  (ase)</content:encoded></item></channel></rss>
