<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setjen DPR &amp; BURT Silang Pendapat Soal Website</title><description>Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR silang pendapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) soal proyek pengadaan website seniali Rp 600 juta. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Saleh mengaku proyek tersebut sesuai prosedur. </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/06/16/1/118927/setjen-dpr-burt-silang-pendapat-soal-website</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/06/16/1/118927/setjen-dpr-burt-silang-pendapat-soal-website"/><item><title>Setjen DPR &amp; BURT Silang Pendapat Soal Website</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/06/16/1/118927/setjen-dpr-burt-silang-pendapat-soal-website</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/06/16/1/118927/setjen-dpr-burt-silang-pendapat-soal-website</guid><pubDate>Senin 16 Juni 2008 02:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Baidowi</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR silang pendapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) soal proyek pengadaan website seniali Rp 600 juta.   Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Saleh mengaku proyek tersebut sesuai prosedur. Menurut dia,  tender proyek tersebut dilakukan secara terbuka pada 19 November 2007, dengan mengikutsertakan tujuh perusahaan.  &amp;quot;Ke luar sebagai pemenang, CV Insani Sarana Mandiri dengan harga terendah Rp567,6 juta. Sedang pengoperasian webesite itu  dimulai 3 Januari 2008,â€? ujarnya.Namun anggota BURT  Syafrin Romas menyatakan, pernyataan Sekjen hanya menyebutkan sebatas peserta tender dan pemenang  tender. Tapi soal kapan dan di mana tender itu diumumkan, belum  disebutkan. Syafrin juga menyatakan keheranannya. Karena ia sendiri belum diperlihatkan bukti oleh Sekjen kalau tender proyek website itu sudah sesuai prosedur.&amp;quot;Saya belum paham masalah ini dengan utuh. Seharusnya kami di BURT semuanya diberi data lengkap. Agar mudah untuk mengawasi dan menjelaskannya ke publik. Tapi ini tidak. Cuma diberitahukan beres  saja,â€? kata anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) ini. Menurut dia, BURT  berfungsi sebagai pengawas semua kegiatan yang dilakukan Setjen DPR.   Karena itu, apabila ada sesuatu yang dinilai tidak beres dan berkembang luas di masyarakat, BURT bisa memaksa sekjen DPR menjelaskan ke publik secara jujur.   Syafrin menambahkan, dalam rapat BURT dengan Setjen DPR, pihaknya sudah menanyakan kepada pimpinan proyek (pimpro) Setjen DPR soal website. Jawabannya hanya beres tidak ada persoalan, semuanya dilakukan sesuai ketentuan.  Tetapi kenyataanya sampai saat ini ia belum diberikan data lengkap, termasuk pengumuman tender itu melalui surat kabar apa dan kapan?   &amp;quot;Tender itu kalau sudah dinyatakan terbuka, harusnya memang ada pengumuman melalui surat kabar nasional. Karena saya belum diberitahu, maka kami tunggu kebenaran masalah ini,â€? ujar Syafrin.     </description><content:encoded>JAKARTA - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR silang pendapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) soal proyek pengadaan website seniali Rp 600 juta.   Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Saleh mengaku proyek tersebut sesuai prosedur. Menurut dia,  tender proyek tersebut dilakukan secara terbuka pada 19 November 2007, dengan mengikutsertakan tujuh perusahaan.  &amp;quot;Ke luar sebagai pemenang, CV Insani Sarana Mandiri dengan harga terendah Rp567,6 juta. Sedang pengoperasian webesite itu  dimulai 3 Januari 2008,â€? ujarnya.Namun anggota BURT  Syafrin Romas menyatakan, pernyataan Sekjen hanya menyebutkan sebatas peserta tender dan pemenang  tender. Tapi soal kapan dan di mana tender itu diumumkan, belum  disebutkan. Syafrin juga menyatakan keheranannya. Karena ia sendiri belum diperlihatkan bukti oleh Sekjen kalau tender proyek website itu sudah sesuai prosedur.&amp;quot;Saya belum paham masalah ini dengan utuh. Seharusnya kami di BURT semuanya diberi data lengkap. Agar mudah untuk mengawasi dan menjelaskannya ke publik. Tapi ini tidak. Cuma diberitahukan beres  saja,â€? kata anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) ini. Menurut dia, BURT  berfungsi sebagai pengawas semua kegiatan yang dilakukan Setjen DPR.   Karena itu, apabila ada sesuatu yang dinilai tidak beres dan berkembang luas di masyarakat, BURT bisa memaksa sekjen DPR menjelaskan ke publik secara jujur.   Syafrin menambahkan, dalam rapat BURT dengan Setjen DPR, pihaknya sudah menanyakan kepada pimpinan proyek (pimpro) Setjen DPR soal website. Jawabannya hanya beres tidak ada persoalan, semuanya dilakukan sesuai ketentuan.  Tetapi kenyataanya sampai saat ini ia belum diberikan data lengkap, termasuk pengumuman tender itu melalui surat kabar apa dan kapan?   &amp;quot;Tender itu kalau sudah dinyatakan terbuka, harusnya memang ada pengumuman melalui surat kabar nasional. Karena saya belum diberitahu, maka kami tunggu kebenaran masalah ini,â€? ujar Syafrin.     </content:encoded></item></channel></rss>
