<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fatwa Merokok Ciptakan Banyak Pengangguran</title><description>Wacana fatwa larangan merokok yang digulirkan Majelis Ulama Indonesia menuai pro dan kontra. Mantan Ketua PBNU KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menilai keluarnya fatwa tersebut dapat memicu jumlah pengangguran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/08/23/1/139293/fatwa-merokok-ciptakan-banyak-pengangguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/08/23/1/139293/fatwa-merokok-ciptakan-banyak-pengangguran"/><item><title>Fatwa Merokok Ciptakan Banyak Pengangguran</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/08/23/1/139293/fatwa-merokok-ciptakan-banyak-pengangguran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/08/23/1/139293/fatwa-merokok-ciptakan-banyak-pengangguran</guid><pubDate>Sabtu 23 Agustus 2008 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Andrew Maradona Konserio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/08/23/1/139293/DMiJHSI47l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/08/23/1/139293/DMiJHSI47l.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>JAKARTA - Wacana fatwa larangan merokok yang digulirkan Majelis Ulama Indonesia menuai pro dan kontra. Mantan Ketua PBNU KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menilai keluarnya fatwa tersebut dapat memicu jumlah pengangguran.&amp;quot;Dengan adanya fatwa tersebut dapat membuat penggangguran semakin bertambah,&amp;quot; kata Gus Dur dalam acara &amp;quot;Kongkow bareng Gus Dur&amp;quot; di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (23/8/2008).Dia menambahkan, larangan haram yang akan digunakan sebagai dasar MUI untuk mengeluarkan fatwa dianggap tidak sesuai.&amp;quot;Karena MUI tidak melihat secara luas. Merokok itu tidak haram, melainkan sunah,&amp;quot; tegasnya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Wacana fatwa larangan merokok yang digulirkan Majelis Ulama Indonesia menuai pro dan kontra. Mantan Ketua PBNU KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menilai keluarnya fatwa tersebut dapat memicu jumlah pengangguran.&amp;quot;Dengan adanya fatwa tersebut dapat membuat penggangguran semakin bertambah,&amp;quot; kata Gus Dur dalam acara &amp;quot;Kongkow bareng Gus Dur&amp;quot; di Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (23/8/2008).Dia menambahkan, larangan haram yang akan digunakan sebagai dasar MUI untuk mengeluarkan fatwa dianggap tidak sesuai.&amp;quot;Karena MUI tidak melihat secara luas. Merokok itu tidak haram, melainkan sunah,&amp;quot; tegasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
