<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pildalung di Kampung Pemulung</title><description>&amp;quot;Buang sampah sembarangan gimana ngak jadi lautan sampah, tapi kalau nggak ada sampah nggak bisa pulang kampung deh,&amp;quot; ujar Siti Kurniasih (8) petikan tausiyahnya yang disampaikan dalam program audisi penerima beasiswa SAI yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah bekerjasama dengan MAI Foundation di kampung pemulung yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/03/230/142333/pildalung-di-kampung-pemulung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/09/03/230/142333/pildalung-di-kampung-pemulung"/><item><title>Pildalung di Kampung Pemulung</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/03/230/142333/pildalung-di-kampung-pemulung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/09/03/230/142333/pildalung-di-kampung-pemulung</guid><pubDate>Rabu 03 September 2008 10:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>&amp;quot;Buang sampah sembarangan gimana ngak jadi lautan sampah, tapi kalau nggak ada sampah nggak bisa pulang kampung deh,&amp;quot; ujar Siti Kurniasih (8) petikan tausiyahnya yang disampaikan dalam program audisi penerima beasiswa SAI yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah bekerjasama dengan MAI Foundation di kampung pemulung yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan.Penampilan dan antusias para peserta dalam mengikuti acara ini sangat tinggi. Beragam peserta unjuk kebolehan dalam menyampaikan pidatonya dengan beragam gaya dan retorika dalam ajang Pildalung (Pemilihan Pidato Antar Anak Pemulung).Acara yang dimulai pada pukul 09.30 WIB, dimulai dengan pembukaan serta sambutan dari beberapa tokoh masyarakat. &amp;quot;Kegiatan seperti ini mampu menanamkan percaya diri, menumbuhkan semangat dan menambah keterampilan anak,&amp;quot; ujar Aslih yang rutin mengisi kajian salah satu radio di Jakarta.Hal ini terlihat, meski waktu yang diberikan 5 (lima) menit tak sedikit peserta yang merasa kurang bahkan warga di sekitar pemulung juga ikut memadati Mushola Nurul Hidayah tempat diselenggarakannya acara ini. Nyaris, musala berdinding potongan triplek tak muat menampung warga yang ingin ikut menyaksikan.Peserta yang mengikuti Pildalung ini terdiri dari 24 anak-anak yang mayoritas masih ditingkat sekolah dasar bahkan beberapa anak mengaku sudah putus sekolah. Meski beigitu, semua peserta nampak bersemangat dalam membawakan materi ceramahnya dihadapan dewan juri dan warga yang menyaksikan acara tersebut. Para pemenang lomba terdiri dari 6 (enam) orang, selain mendapatkan bingkisan juga mendapatkan fasilitas beasiswa.Tak kalah seru, di sela lomba Pildalung. Masyarakat di Kampung Pemulung juga menyelenggarakan lomba pengecatan dan mengghias gerobak sampah yang selama ini dipakai untuk mencari nafkah. Acara yang diikuti oleh 7 (tujuh) kelompok ini juga dalam rangka memeriahkan datangnya bulan suci Ramadan.Pukul 03.00 WIB menjadi detik yang menegangkan, saat para dibacakan oleh dewan juri. Untuk lomba Pildalung juara pertama diraih oleh Ilham (9) dengan tema &amp;quot;3 (tiga) Wasiat Lukman&amp;quot;, juara 2 (dua) di susul oleh Kurniasih dengan tema &amp;quot;Cinta Lingkungan&amp;quot; dalam sesi ini juga diberikan 3 (tiga) bingkisan untuk tiga kelompok pemenang menghias dan mengecat gerobak.&amp;quot;Wah terima kasih pak atas hadiahnya, kita semua diingatkan Ramadan sudah dekat,&amp;quot; ujar Pak Abidin (32). Moga kesadaran makin tertanam, kreativitas terbangun dan jiwa makin siap menyambut Ramadan.Acara tersebut diliput diantaranya oleh Trans TV, Radio Dakta, Bens Radio, Majalah Alia.Telah hadir Pesantren Pemulung di 3 wilayah di Indonesia, dengan ragam kegiatan diantaranya : Berbuka Ceria, Parcel Ramadan, Hikmah dan Nasihat, Fasilitas Pemberdayaan Pemulung, Training dan Pelatihan.Office :Jl. Inspeksi Saluran No. 19 Kalimalang JaktimTelp. 021-3341 8337, 850 3166, Fax. 850 3166, 857 4406www.bmh.or.id, email : cs.jakarta@bmh.or.idNama Marwan MujahidinAlamat Jl. Inspeksi Saluran No. 19 Kalimalang Kota Jakarta TimurTelp 0815 928 51 38Jakarta, 30 September 2008</description><content:encoded>&amp;quot;Buang sampah sembarangan gimana ngak jadi lautan sampah, tapi kalau nggak ada sampah nggak bisa pulang kampung deh,&amp;quot; ujar Siti Kurniasih (8) petikan tausiyahnya yang disampaikan dalam program audisi penerima beasiswa SAI yang diselenggarakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah bekerjasama dengan MAI Foundation di kampung pemulung yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan.Penampilan dan antusias para peserta dalam mengikuti acara ini sangat tinggi. Beragam peserta unjuk kebolehan dalam menyampaikan pidatonya dengan beragam gaya dan retorika dalam ajang Pildalung (Pemilihan Pidato Antar Anak Pemulung).Acara yang dimulai pada pukul 09.30 WIB, dimulai dengan pembukaan serta sambutan dari beberapa tokoh masyarakat. &amp;quot;Kegiatan seperti ini mampu menanamkan percaya diri, menumbuhkan semangat dan menambah keterampilan anak,&amp;quot; ujar Aslih yang rutin mengisi kajian salah satu radio di Jakarta.Hal ini terlihat, meski waktu yang diberikan 5 (lima) menit tak sedikit peserta yang merasa kurang bahkan warga di sekitar pemulung juga ikut memadati Mushola Nurul Hidayah tempat diselenggarakannya acara ini. Nyaris, musala berdinding potongan triplek tak muat menampung warga yang ingin ikut menyaksikan.Peserta yang mengikuti Pildalung ini terdiri dari 24 anak-anak yang mayoritas masih ditingkat sekolah dasar bahkan beberapa anak mengaku sudah putus sekolah. Meski beigitu, semua peserta nampak bersemangat dalam membawakan materi ceramahnya dihadapan dewan juri dan warga yang menyaksikan acara tersebut. Para pemenang lomba terdiri dari 6 (enam) orang, selain mendapatkan bingkisan juga mendapatkan fasilitas beasiswa.Tak kalah seru, di sela lomba Pildalung. Masyarakat di Kampung Pemulung juga menyelenggarakan lomba pengecatan dan mengghias gerobak sampah yang selama ini dipakai untuk mencari nafkah. Acara yang diikuti oleh 7 (tujuh) kelompok ini juga dalam rangka memeriahkan datangnya bulan suci Ramadan.Pukul 03.00 WIB menjadi detik yang menegangkan, saat para dibacakan oleh dewan juri. Untuk lomba Pildalung juara pertama diraih oleh Ilham (9) dengan tema &amp;quot;3 (tiga) Wasiat Lukman&amp;quot;, juara 2 (dua) di susul oleh Kurniasih dengan tema &amp;quot;Cinta Lingkungan&amp;quot; dalam sesi ini juga diberikan 3 (tiga) bingkisan untuk tiga kelompok pemenang menghias dan mengecat gerobak.&amp;quot;Wah terima kasih pak atas hadiahnya, kita semua diingatkan Ramadan sudah dekat,&amp;quot; ujar Pak Abidin (32). Moga kesadaran makin tertanam, kreativitas terbangun dan jiwa makin siap menyambut Ramadan.Acara tersebut diliput diantaranya oleh Trans TV, Radio Dakta, Bens Radio, Majalah Alia.Telah hadir Pesantren Pemulung di 3 wilayah di Indonesia, dengan ragam kegiatan diantaranya : Berbuka Ceria, Parcel Ramadan, Hikmah dan Nasihat, Fasilitas Pemberdayaan Pemulung, Training dan Pelatihan.Office :Jl. Inspeksi Saluran No. 19 Kalimalang JaktimTelp. 021-3341 8337, 850 3166, Fax. 850 3166, 857 4406www.bmh.or.id, email : cs.jakarta@bmh.or.idNama Marwan MujahidinAlamat Jl. Inspeksi Saluran No. 19 Kalimalang Kota Jakarta TimurTelp 0815 928 51 38Jakarta, 30 September 2008</content:encoded></item></channel></rss>
