<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pastikan Jenis Kelamin, Nia Pernah Dibawa ke RS (4)</title><description>Sehari setelah mengaku memiliki kelamin lelaki, gadis ABG bernama Nia Audiana (14) dibawa bibinya Sukarsih (39) ke Puskesmas Cipondoh untuk memastikan jenis kelaminnya.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/10/1/144660/pastikan-jenis-kelamin-nia-pernah-dibawa-ke-rs-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/09/10/1/144660/pastikan-jenis-kelamin-nia-pernah-dibawa-ke-rs-4"/><item><title>Pastikan Jenis Kelamin, Nia Pernah Dibawa ke RS (4)</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/10/1/144660/pastikan-jenis-kelamin-nia-pernah-dibawa-ke-rs-4</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/09/10/1/144660/pastikan-jenis-kelamin-nia-pernah-dibawa-ke-rs-4</guid><pubDate>Rabu 10 September 2008 13:55 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    TANGERANG - Sehari setelah mengaku memiliki kelamin lelaki, gadis ABG bernama Nia Audiana (14) dibawa bibinya Sukarsih (39) ke Puskesmas Cipondoh untuk memastikan jenis kelaminnya.  &amp;quot;Di Puskesmas secara fisik Nia dinyatakan berkelamin laki-laki,&amp;quot; kata Sukarsih saat ditemui di rumahnya, Cipondoh, Tangerang, Rabu (10/9/2008).Namun, untuk lebih memastikan lagi, Sukarsih meminta dirujuk ke Rumah Sakit Umum Tangerang. Di RSU tersebut, Nia lagi-lagi dinyatakan berkelamin laki-laki.  Untuk lebih meyakinkan dirinya lagi, dokter di RSU Tangerang meminta agar Nia menjalani pemeriksaan kromosom, LH, dan USG di Rumah Sakit Cipto Mangumkusumo (RSCM).   Saat diperiksa fisik, dokter di RSCM juga menyatakan Nia berkelamin laki-laki. Akhirnya pemeriksaan kromosom, LH, dan USG pun urung dilakukan, pasalnya biayanya cukup mahal. &amp;quot;Mudah-mudahan usai Lebaran pemeriksaan bisa dilakukan,&amp;quot; katanya.Setelah menjalani pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, barulah Sukarsih menceritakan pengakuan Nia kepada kedua orang Nia, Guntur Gunawan (48) dan Neneng Rohayatin (45). Keduanya hanya bisa pasrah menerimanya.Selain itu, Sukarsih menceritakan saat keponakannya lahir di Cirebon 4 Juni 1994 lalu memang keluarga melihat ada keganjilan di kelamin perempuan Nia Audiana.Kelainan tersebut tampak setelah kelamin perempuan Nia disunat di tengahnya terdapat daging kecil, yang saat ini tumbuh menjadi penis.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    TANGERANG - Sehari setelah mengaku memiliki kelamin lelaki, gadis ABG bernama Nia Audiana (14) dibawa bibinya Sukarsih (39) ke Puskesmas Cipondoh untuk memastikan jenis kelaminnya.  &amp;quot;Di Puskesmas secara fisik Nia dinyatakan berkelamin laki-laki,&amp;quot; kata Sukarsih saat ditemui di rumahnya, Cipondoh, Tangerang, Rabu (10/9/2008).Namun, untuk lebih memastikan lagi, Sukarsih meminta dirujuk ke Rumah Sakit Umum Tangerang. Di RSU tersebut, Nia lagi-lagi dinyatakan berkelamin laki-laki.  Untuk lebih meyakinkan dirinya lagi, dokter di RSU Tangerang meminta agar Nia menjalani pemeriksaan kromosom, LH, dan USG di Rumah Sakit Cipto Mangumkusumo (RSCM).   Saat diperiksa fisik, dokter di RSCM juga menyatakan Nia berkelamin laki-laki. Akhirnya pemeriksaan kromosom, LH, dan USG pun urung dilakukan, pasalnya biayanya cukup mahal. &amp;quot;Mudah-mudahan usai Lebaran pemeriksaan bisa dilakukan,&amp;quot; katanya.Setelah menjalani pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, barulah Sukarsih menceritakan pengakuan Nia kepada kedua orang Nia, Guntur Gunawan (48) dan Neneng Rohayatin (45). Keduanya hanya bisa pasrah menerimanya.Selain itu, Sukarsih menceritakan saat keponakannya lahir di Cirebon 4 Juni 1994 lalu memang keluarga melihat ada keganjilan di kelamin perempuan Nia Audiana.Kelainan tersebut tampak setelah kelamin perempuan Nia disunat di tengahnya terdapat daging kecil, yang saat ini tumbuh menjadi penis.    </content:encoded></item></channel></rss>
