<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembantaian Surabaya Dilakukan Kepala Keluarga?</title><description>Pembantaian keluarga yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya Selatan 82 Surabaya, diduga dilakukan oleh kepala keluarga yang juga ikut tewas, Yanuar Stephanus (37).</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/25/1/149234/pembantaian-surabaya-dilakukan-kepala-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/09/25/1/149234/pembantaian-surabaya-dilakukan-kepala-keluarga"/><item><title>Pembantaian Surabaya Dilakukan Kepala Keluarga?</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/09/25/1/149234/pembantaian-surabaya-dilakukan-kepala-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/09/25/1/149234/pembantaian-surabaya-dilakukan-kepala-keluarga</guid><pubDate>Kamis 25 September 2008 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  SURABAYA - Pembantaian keluarga yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya Selatan 82 Surabaya, diduga dilakukan oleh kepala keluarga yang juga ikut tewas, Yanuar Stephanus (37).Yanuar (37) ditemukan tewas dengan luka di sayatan di tangan dan luka tusukan di perut. Sedangkan istrinya Peniwati (36) dan kedua anaknya Yonathan (5) dan Christopher (3) ditemukan terbujur kaku dengan luka sayat di leher.&amp;quot;Berdasarkan analisa sementara, semua korban tewas di tangan Yanuar, Setelah membunuh keluarganya, dia langsung bunuh diri,&amp;quot; ujar Kapolwiltabes Surabaya Kombes Bambang Suparno saat mengunjungi tempat kejadian perkara, Kamis (25/9/2008).  Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih terus mengusut motif pembunuhan yang dilakukan oleh Yanuar. Di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan ada surat wasiat yang menerangkan alasan mengapa Yanuar membantai anggota keluarganya.   &amp;quot;Besar kemungkinan Yanuar membunuh anggota keluarganya karena mengalami depresi berat akibat masalah bisnis. Di tembok kamar tempat ditemukan para mayat, ditemukan tulisan tangan dengan menggunakan darah yang bertuliskan â€~Ma, saya sering diakali orang',&amp;quot; tandasnya.  Dia menduga, peristiwa ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB pagi tadi. Pasalnya, pada pukul 00.00 para pegawainya masih menyaksikan Yanuar keluar kamar. Selain tinggal dengan istri dan dua anak, Yanuar juga tinggal dengan pembantu, baby sitter dan beberapa para pegawai roti.     </description><content:encoded>  SURABAYA - Pembantaian keluarga yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya Selatan 82 Surabaya, diduga dilakukan oleh kepala keluarga yang juga ikut tewas, Yanuar Stephanus (37).Yanuar (37) ditemukan tewas dengan luka di sayatan di tangan dan luka tusukan di perut. Sedangkan istrinya Peniwati (36) dan kedua anaknya Yonathan (5) dan Christopher (3) ditemukan terbujur kaku dengan luka sayat di leher.&amp;quot;Berdasarkan analisa sementara, semua korban tewas di tangan Yanuar, Setelah membunuh keluarganya, dia langsung bunuh diri,&amp;quot; ujar Kapolwiltabes Surabaya Kombes Bambang Suparno saat mengunjungi tempat kejadian perkara, Kamis (25/9/2008).  Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih terus mengusut motif pembunuhan yang dilakukan oleh Yanuar. Di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan ada surat wasiat yang menerangkan alasan mengapa Yanuar membantai anggota keluarganya.   &amp;quot;Besar kemungkinan Yanuar membunuh anggota keluarganya karena mengalami depresi berat akibat masalah bisnis. Di tembok kamar tempat ditemukan para mayat, ditemukan tulisan tangan dengan menggunakan darah yang bertuliskan â€~Ma, saya sering diakali orang',&amp;quot; tandasnya.  Dia menduga, peristiwa ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB pagi tadi. Pasalnya, pada pukul 00.00 para pegawainya masih menyaksikan Yanuar keluar kamar. Selain tinggal dengan istri dan dua anak, Yanuar juga tinggal dengan pembantu, baby sitter dan beberapa para pegawai roti.     </content:encoded></item></channel></rss>
