<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karanganyar Jadi Percontohan Penanganan Longsor</title><description>Penanganan pasca bencana alam di Dusun Ledoksari kecamatan Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah diusulkan sebagai model penanganan bencana tanah longsor di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/11/16/1/164600/karanganyar-jadi-percontohan-penanganan-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/11/16/1/164600/karanganyar-jadi-percontohan-penanganan-longsor"/><item><title>Karanganyar Jadi Percontohan Penanganan Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/11/16/1/164600/karanganyar-jadi-percontohan-penanganan-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/11/16/1/164600/karanganyar-jadi-percontohan-penanganan-longsor</guid><pubDate>Minggu 16 November 2008 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ary Wahyu Wibowo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>KARANGANYAR - Penanganan pasca bencana alam di Dusun Ledoksari kecamatan Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah diusulkan sebagai model penanganan bencana tanah longsor di Indonesia. Alasannya di lokasi bencana yang menewaskan puluhan orang akhir tahun 2007 lalu itu, kini telah dipersiapkan sejumlah jalur evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana longsor kembali. Selain itu, di lokasi itu juga telah terpasang empat alat deteksi dini bencana tanah longsor dan satu alat deteksi curah hujan.&amp;quot;Usulan itu akan kami ajukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan organisasi penanganan longsor dunia,&amp;quot; kata Pimpro Tim Pemasangan Alat Deteksi Dini Bencana Tanah Longsor dari Fakultas Geologi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Dwikorita Karnawati, Minggu (16/11/2008). Selain telah disiapkan sejumlah jalur evakuasi dan alat deteksi, pihaknya juga telah melakukan beberapa kegiatan simulasi penanganan bencana longsor. Dengan demikian, masyarakat setempat diharapkan mampu melakukan antisipasi jika bencana longsor muncul kembali, termasuk bagaimana upaya melakukan penyelamatan. Setelah dilakukan serangkaian ujicoba dan simulasi, penggunaan perangkat itu rencananya akan diresmikan Desember mendatang. &amp;quot;Kami akan menyerahkan perangkat tersebut kepada masyarakat setempat,&amp;quot; ujarnya.</description><content:encoded>KARANGANYAR - Penanganan pasca bencana alam di Dusun Ledoksari kecamatan Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah diusulkan sebagai model penanganan bencana tanah longsor di Indonesia. Alasannya di lokasi bencana yang menewaskan puluhan orang akhir tahun 2007 lalu itu, kini telah dipersiapkan sejumlah jalur evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana longsor kembali. Selain itu, di lokasi itu juga telah terpasang empat alat deteksi dini bencana tanah longsor dan satu alat deteksi curah hujan.&amp;quot;Usulan itu akan kami ajukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan organisasi penanganan longsor dunia,&amp;quot; kata Pimpro Tim Pemasangan Alat Deteksi Dini Bencana Tanah Longsor dari Fakultas Geologi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Dwikorita Karnawati, Minggu (16/11/2008). Selain telah disiapkan sejumlah jalur evakuasi dan alat deteksi, pihaknya juga telah melakukan beberapa kegiatan simulasi penanganan bencana longsor. Dengan demikian, masyarakat setempat diharapkan mampu melakukan antisipasi jika bencana longsor muncul kembali, termasuk bagaimana upaya melakukan penyelamatan. Setelah dilakukan serangkaian ujicoba dan simulasi, penggunaan perangkat itu rencananya akan diresmikan Desember mendatang. &amp;quot;Kami akan menyerahkan perangkat tersebut kepada masyarakat setempat,&amp;quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
