<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Foto Jenazah Amrozi Cs Diserahkan pada Keluarga</title><description>Pemasangan foto jenazah terpidana mati Amrozi cs usai eksekusi dalam Islam merupakan hal yang diperbolehkan. Namun lain halnya jika pihak keluarga mempermasalahkan hal ini.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/11/20/1/166131/soal-foto-jenazah-amrozi-cs-diserahkan-pada-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/11/20/1/166131/soal-foto-jenazah-amrozi-cs-diserahkan-pada-keluarga"/><item><title>Soal Foto Jenazah Amrozi Cs Diserahkan pada Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/11/20/1/166131/soal-foto-jenazah-amrozi-cs-diserahkan-pada-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/11/20/1/166131/soal-foto-jenazah-amrozi-cs-diserahkan-pada-keluarga</guid><pubDate>Kamis 20 November 2008 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemasangan foto jenazah terpidana mati Amrozi cs usai eksekusi dalam Islam merupakan hal yang diperbolehkan. Namun lain halnya jika pihak keluarga mempermasalahkan hal ini.  &amp;quot;Kalau kita melihat dari pandangan Islam itu boleh saja. Tapi ketika pihak dari keluarga mempermasalahkan, ya kita menyerahkan semuanya pada keluarga,&amp;quot; ujar juru bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Febrianti usai acara Pascaeksekusi Amrozi, Terorisme Akan Berhenti di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2008).  Diketahui, kakak Amrozi, Ustaz Choizin menolak foto jenazah adik dan rekan-rekannya ditampilkan di media. Hal ini berbeda dengan istri-istri terpidana yang justru mempersilakan foto tersebut ditampilkan di media.  &amp;quot;Intinya kita memberi dukungan secara moril kepada keluarga dan mengajak keluarga untuk tetap terus berjuang melakukan jihad. Jangan berhenti dengan meninggalnya Amrozi,&amp;quot; tandasnya.  Menurutnya, jika keluarga merasa eksploitasi maka harus menempuh jalan yang tepat.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemasangan foto jenazah terpidana mati Amrozi cs usai eksekusi dalam Islam merupakan hal yang diperbolehkan. Namun lain halnya jika pihak keluarga mempermasalahkan hal ini.  &amp;quot;Kalau kita melihat dari pandangan Islam itu boleh saja. Tapi ketika pihak dari keluarga mempermasalahkan, ya kita menyerahkan semuanya pada keluarga,&amp;quot; ujar juru bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Febrianti usai acara Pascaeksekusi Amrozi, Terorisme Akan Berhenti di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2008).  Diketahui, kakak Amrozi, Ustaz Choizin menolak foto jenazah adik dan rekan-rekannya ditampilkan di media. Hal ini berbeda dengan istri-istri terpidana yang justru mempersilakan foto tersebut ditampilkan di media.  &amp;quot;Intinya kita memberi dukungan secara moril kepada keluarga dan mengajak keluarga untuk tetap terus berjuang melakukan jihad. Jangan berhenti dengan meninggalnya Amrozi,&amp;quot; tandasnya.  Menurutnya, jika keluarga merasa eksploitasi maka harus menempuh jalan yang tepat.  </content:encoded></item></channel></rss>
