<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anwar Ibrahim: Krisis Global Hantam Sistem Ekonomi</title><description>Dalam tanya jawab usai memberikan kuliah umum, mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, badai krisis tahun 2008 lebih dahsyat dari krisis ekonomi tahun 1997 lalu karena menyerang sistem ekonomi dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/05/1/170951/anwar-ibrahim-krisis-global-hantam-sistem-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/12/05/1/170951/anwar-ibrahim-krisis-global-hantam-sistem-ekonomi"/><item><title>Anwar Ibrahim: Krisis Global Hantam Sistem Ekonomi</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/05/1/170951/anwar-ibrahim-krisis-global-hantam-sistem-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/12/05/1/170951/anwar-ibrahim-krisis-global-hantam-sistem-ekonomi</guid><pubDate>Jum'at 05 Desember 2008 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Dalam tanya jawab usai memberikan kuliah umum, mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, badai krisis tahun 2008 lebih dahsyat dari krisis ekonomi tahun 1997 lalu karena menyerang sistem ekonomi dunia.  &amp;quot;Serangan krisis global ini terjadi tidak sekaligus. Namun dalam enam bulan sampai setahun mendatang, krisis ini akan berkelanjutan,&amp;quot; ujarnya di ruang Rektorat Universitas Indonesia (UI), Jumat (5/12/2008).  Anwar memberikan tiga solusi agar negara-negara di Asia Tenggara dapat melewati krisis global. Pertama, pemerintah harus mempertimbangkan syarat-syarat penarikan dana asing. Apabila tidak memihak kepada rakyat, hal ini harus diputuskan secara bijaksana.  &amp;quot;Kedua, kita butuh sumber dana asing. Kalau hilang daya saing ekonomi akan terus merosot, karena negara dalam keadaan seperti sekarang ini sangat memerlukan sumber dana asing,&amp;quot; jelasnya.  Ketiga, tambahnya, harus ada fokus training berupa kerakyatan ekonomi atau mikro kredit. Kemudahan kredit jangan hanya diberikan kepada konglomerat besar saja, karena apabila rakyat merasa terabaikan akan timbul kondisi politik yang tidak stabil.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Dalam tanya jawab usai memberikan kuliah umum, mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, badai krisis tahun 2008 lebih dahsyat dari krisis ekonomi tahun 1997 lalu karena menyerang sistem ekonomi dunia.  &amp;quot;Serangan krisis global ini terjadi tidak sekaligus. Namun dalam enam bulan sampai setahun mendatang, krisis ini akan berkelanjutan,&amp;quot; ujarnya di ruang Rektorat Universitas Indonesia (UI), Jumat (5/12/2008).  Anwar memberikan tiga solusi agar negara-negara di Asia Tenggara dapat melewati krisis global. Pertama, pemerintah harus mempertimbangkan syarat-syarat penarikan dana asing. Apabila tidak memihak kepada rakyat, hal ini harus diputuskan secara bijaksana.  &amp;quot;Kedua, kita butuh sumber dana asing. Kalau hilang daya saing ekonomi akan terus merosot, karena negara dalam keadaan seperti sekarang ini sangat memerlukan sumber dana asing,&amp;quot; jelasnya.  Ketiga, tambahnya, harus ada fokus training berupa kerakyatan ekonomi atau mikro kredit. Kemudahan kredit jangan hanya diberikan kepada konglomerat besar saja, karena apabila rakyat merasa terabaikan akan timbul kondisi politik yang tidak stabil.    </content:encoded></item></channel></rss>
