<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telat Bayar Soto, Aktivis Diperiksa Polisi </title><description>Sehari menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Subang, Eep Hidayat-Ojang Sohandi, sejumlah aktivis Subang dipanggil dan diperiksa oleh Polsek Kota Subang. Lucunya mereka diperiksa karena telat membayar soto.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/18/1/174788/telat-bayar-soto-aktivis-diperiksa-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/12/18/1/174788/telat-bayar-soto-aktivis-diperiksa-polisi"/><item><title>Telat Bayar Soto, Aktivis Diperiksa Polisi </title><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/18/1/174788/telat-bayar-soto-aktivis-diperiksa-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/12/18/1/174788/telat-bayar-soto-aktivis-diperiksa-polisi</guid><pubDate>Kamis 18 Desember 2008 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Annas Nasrullah</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  SUBANG - Sehari menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Subang, Eep Hidayat-Ojang Sohandi, sejumlah aktivis Subang dipanggil dan diperiksa oleh Polsek Kota Subang. Lucunya mereka diperiksa karena telat membayar soto.  Menurut Ketua Kaukus Rakyat Subang Bersatu (KRSB) Evi Silviadi aktivis yang sudah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan di Mapolsekta Subang sebanyak empat orang, yaitu Dede, Yon Mutiono, Boby, dan Lesgow.  &amp;quot;Tiga orang sudah diperiksa, dan satu orang Lesgow sekarang masih menjalani pemeriksaan. Lesgow diperiksa tanpa ada surat pemanggilan dan dia langsung dijemput waktu narik becak,&amp;quot; ujar Evi SIlviady, Kamis (18/12/2008).  Evi menegaskan, pemeriksaan terhadap empat orang aktivis yang melakukan aksi penolakan terhadap pelantikan Bupati Subang Eep Hidayat pada Kamis 12 Desember ngawur dan tidak bedasarkan data dan fakta.  Pasalnya menurut dia, dalam surat pemanggilan tersebut sejumlah aktivis KRSB itu dikaitkan dengan KUHP 378 tentang penipuan. Evi memaparkan, pasal yang dikenakan itu terkait keterlambatan sejumlah aktivis membayar soto pada saat aksi pekan kemarin.  &amp;quot;Di mana yang disebut aksi penipuan. Mereka makan soto, dan sudah dibayar pada besok harinya. Ini kan ngawur, pemanggilan itu apalagi pemeriksaan itu harus berdasarkan fakta dan data,&amp;quot; tandasnya.  Kendati begitu, sejauh ini pihaknya belum berencana menempuh jalur hokum. Pihaknya baru melaporkan kasus tersebut ke Polwil Purwakarta untuk diklarifikasi.   &amp;quot;Sementara ini kita baru lapor ke Polwil, kasihan kan mereka tiba-tiba dijemput untuk diperiksa, apalagi Lesgow, dia dijemput paksa waktu narik becak,&amp;quot; tandasnya.   </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}  SUBANG - Sehari menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Subang, Eep Hidayat-Ojang Sohandi, sejumlah aktivis Subang dipanggil dan diperiksa oleh Polsek Kota Subang. Lucunya mereka diperiksa karena telat membayar soto.  Menurut Ketua Kaukus Rakyat Subang Bersatu (KRSB) Evi Silviadi aktivis yang sudah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan di Mapolsekta Subang sebanyak empat orang, yaitu Dede, Yon Mutiono, Boby, dan Lesgow.  &amp;quot;Tiga orang sudah diperiksa, dan satu orang Lesgow sekarang masih menjalani pemeriksaan. Lesgow diperiksa tanpa ada surat pemanggilan dan dia langsung dijemput waktu narik becak,&amp;quot; ujar Evi SIlviady, Kamis (18/12/2008).  Evi menegaskan, pemeriksaan terhadap empat orang aktivis yang melakukan aksi penolakan terhadap pelantikan Bupati Subang Eep Hidayat pada Kamis 12 Desember ngawur dan tidak bedasarkan data dan fakta.  Pasalnya menurut dia, dalam surat pemanggilan tersebut sejumlah aktivis KRSB itu dikaitkan dengan KUHP 378 tentang penipuan. Evi memaparkan, pasal yang dikenakan itu terkait keterlambatan sejumlah aktivis membayar soto pada saat aksi pekan kemarin.  &amp;quot;Di mana yang disebut aksi penipuan. Mereka makan soto, dan sudah dibayar pada besok harinya. Ini kan ngawur, pemanggilan itu apalagi pemeriksaan itu harus berdasarkan fakta dan data,&amp;quot; tandasnya.  Kendati begitu, sejauh ini pihaknya belum berencana menempuh jalur hokum. Pihaknya baru melaporkan kasus tersebut ke Polwil Purwakarta untuk diklarifikasi.   &amp;quot;Sementara ini kita baru lapor ke Polwil, kasihan kan mereka tiba-tiba dijemput untuk diperiksa, apalagi Lesgow, dia dijemput paksa waktu narik becak,&amp;quot; tandasnya.   </content:encoded></item></channel></rss>
