<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakrie Ngotot Tempo Cabut Berita</title><description>Aburizal Bakrie melalui kuasa hukum Denny Kailimang tetap menginginkan Tempo mencabut berita dalam edisi majalah Tempo &amp;quot;Siapa Peduli Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi&amp;quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/19/1/175270/bakrie-ngotot-tempo-cabut-berita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2008/12/19/1/175270/bakrie-ngotot-tempo-cabut-berita"/><item><title>Bakrie Ngotot Tempo Cabut Berita</title><link>https://news.okezone.com/read/2008/12/19/1/175270/bakrie-ngotot-tempo-cabut-berita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2008/12/19/1/175270/bakrie-ngotot-tempo-cabut-berita</guid><pubDate>Jum'at 19 Desember 2008 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/19/1/175270/eB3MscYf5P.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/19/1/175270/eB3MscYf5P.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Aburizal Bakrie melalui kuasa hukum Denny Kailimang tetap menginginkan Tempo mencabut berita dalam edisi majalah Tempo &amp;quot;Siapa Peduli Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi&amp;quot;.  &amp;quot;Tempo mengatakan sudah ada penyelesaian atas somasi yang kami ajukan dan memberi waktu untuk wawancara,&amp;quot; ujarnya usai bertemu Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2008).  Mengenai tuntutan Bakrie terhadap Tempo yang diajukan ke Dewan Pers, Denny mengatakan belum ada penyelesaian soal itu. &amp;quot;Kalau Tempo ingin damai, silakan ajukan ke Dewan Pers. Kami akan pelajari dan melihat apakah sudah mendekati tuntutan kami atau tidak,&amp;quot; tukas dia.  Denny mengatakan batasan waktu pengajuan damai ditunggu hingga Januari 2009. Dia menambahkan, menurut keterangan Dewan Pers, Tempo telah mengakui adanya kekeliruan.  &amp;quot;Itu tugas Dewan Pers yang menjelaskan,&amp;quot; kata Denny.  Ditambahkan, Bakrie tetap berkeinginan damai Tempo diajukan tertulis ke Dewan Pers. Tuntutan kuasa hukum tetap menginginkan Tempo memuat sampul muka (majalah Tempo) bergambar formal Aburizal Bakrie dengan tulisan berita &amp;quot;Siapa Peduli Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi&amp;quot; untuk dicabut dan dianggap tidak pernah ada karena melanggar kode etik.  &amp;quot;Lalu diikuti kalimat, redaksi memohon maaf dan dibuat dalam lingkaran merah mencolok. Harus ada penjelasan satu halaman penuh yang menjelaskan mengapa berita tersebut menyalahi kode etik,&amp;quot; pungkas Denny dengan tegas.(nov)    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Aburizal Bakrie melalui kuasa hukum Denny Kailimang tetap menginginkan Tempo mencabut berita dalam edisi majalah Tempo &amp;quot;Siapa Peduli Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi&amp;quot;.  &amp;quot;Tempo mengatakan sudah ada penyelesaian atas somasi yang kami ajukan dan memberi waktu untuk wawancara,&amp;quot; ujarnya usai bertemu Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2008).  Mengenai tuntutan Bakrie terhadap Tempo yang diajukan ke Dewan Pers, Denny mengatakan belum ada penyelesaian soal itu. &amp;quot;Kalau Tempo ingin damai, silakan ajukan ke Dewan Pers. Kami akan pelajari dan melihat apakah sudah mendekati tuntutan kami atau tidak,&amp;quot; tukas dia.  Denny mengatakan batasan waktu pengajuan damai ditunggu hingga Januari 2009. Dia menambahkan, menurut keterangan Dewan Pers, Tempo telah mengakui adanya kekeliruan.  &amp;quot;Itu tugas Dewan Pers yang menjelaskan,&amp;quot; kata Denny.  Ditambahkan, Bakrie tetap berkeinginan damai Tempo diajukan tertulis ke Dewan Pers. Tuntutan kuasa hukum tetap menginginkan Tempo memuat sampul muka (majalah Tempo) bergambar formal Aburizal Bakrie dengan tulisan berita &amp;quot;Siapa Peduli Bakrie, Panas Digoyang Gempa Bumi&amp;quot; untuk dicabut dan dianggap tidak pernah ada karena melanggar kode etik.  &amp;quot;Lalu diikuti kalimat, redaksi memohon maaf dan dibuat dalam lingkaran merah mencolok. Harus ada penjelasan satu halaman penuh yang menjelaskan mengapa berita tersebut menyalahi kode etik,&amp;quot; pungkas Denny dengan tegas.(nov)    </content:encoded></item></channel></rss>
