<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Pejabat Isengi Motor Teman Diamankan Polisi</title><description>Ulah iseng memang sering membuat suasana segar.Namun jika keterlaluan, keisengan bisa membuat seseorang berurusan dengan polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/06/1/180002/anak-pejabat-isengi-motor-teman-diamankan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/01/06/1/180002/anak-pejabat-isengi-motor-teman-diamankan-polisi"/><item><title>Anak Pejabat Isengi Motor Teman Diamankan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/06/1/180002/anak-pejabat-isengi-motor-teman-diamankan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/01/06/1/180002/anak-pejabat-isengi-motor-teman-diamankan-polisi</guid><pubDate>Selasa 06 Januari 2009 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Pratama</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  BANDUNG - Ulah iseng memang sering membuat suasana segar.Namun jika keterlaluan, keisengan bisa membuat seseorang berurusan dengan polisi.  Nasib nahas itu dialami Ragil Adi Nugroho, mahasiswa Semester II Fisip Universitas Pasundan Bandung yang membawa kabur motor temannya, Selasa (6/1/2009).  Kejadian itu berawal saat Ragil melihat kunci motor teman kuliahnya Gema Ramadhi menggantung di motor yang sedang diparkir di halaman kampus.  Entah karena iseng atau berniat mencuri, Ragil kemudian mencoba membawa kabur motor Kawasaki Ninja RR 150 cc itu, namun malang nasib Ragil. Saat baru 20 meter keluar berjalan, sang empunya motor, Gema mengetahui aksi Ragil itu.  Sontak saja Gema meneriaki Ragil, dengan sekejap Ragil dihadang oleh sejumlah mahasiswa yang dan langsung dihakimi.  Beruntung Ragil tak dihakimi massa secara sadis, karena pada saat yang bersamaan polisi patroli dari Polwiltabes Bandung langsung mengamankan tersangka dari amukan massa.  Dari pengakuan tersangka, Ragil yang merupakan anak pejabat Pertamina Balongan Indramayu tersebut, tak tahu jika niat yang tadinya iseng berakhir begini.  Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Hendro pandowo kepada wartawan, mengatakan bahwa aksi yang terbilang nekat tersebut memang berawal dari iseng, namun karena sudah membawa kabur barang milik orang lain maka pelaku tetap diproses.  &amp;quot;Aksi nekat dan iseng ini dilakukan tanpa terencana, polisi kini masih memeriksa intensif tersangka terkait aksinya tersebut, di mana saat di TKP kami mengamankan barang bukti satu kunci motor, satu unit motor serta tas, buku dan KTP milik tersangka yang beralamatkan di Komperta Bumi Patra Jl. Cilacap no 15, Pertamina Balongan,&amp;quot; tegas Hendro.    </description><content:encoded>  BANDUNG - Ulah iseng memang sering membuat suasana segar.Namun jika keterlaluan, keisengan bisa membuat seseorang berurusan dengan polisi.  Nasib nahas itu dialami Ragil Adi Nugroho, mahasiswa Semester II Fisip Universitas Pasundan Bandung yang membawa kabur motor temannya, Selasa (6/1/2009).  Kejadian itu berawal saat Ragil melihat kunci motor teman kuliahnya Gema Ramadhi menggantung di motor yang sedang diparkir di halaman kampus.  Entah karena iseng atau berniat mencuri, Ragil kemudian mencoba membawa kabur motor Kawasaki Ninja RR 150 cc itu, namun malang nasib Ragil. Saat baru 20 meter keluar berjalan, sang empunya motor, Gema mengetahui aksi Ragil itu.  Sontak saja Gema meneriaki Ragil, dengan sekejap Ragil dihadang oleh sejumlah mahasiswa yang dan langsung dihakimi.  Beruntung Ragil tak dihakimi massa secara sadis, karena pada saat yang bersamaan polisi patroli dari Polwiltabes Bandung langsung mengamankan tersangka dari amukan massa.  Dari pengakuan tersangka, Ragil yang merupakan anak pejabat Pertamina Balongan Indramayu tersebut, tak tahu jika niat yang tadinya iseng berakhir begini.  Kasatreskrim Polwiltabes Bandung AKBP Hendro pandowo kepada wartawan, mengatakan bahwa aksi yang terbilang nekat tersebut memang berawal dari iseng, namun karena sudah membawa kabur barang milik orang lain maka pelaku tetap diproses.  &amp;quot;Aksi nekat dan iseng ini dilakukan tanpa terencana, polisi kini masih memeriksa intensif tersangka terkait aksinya tersebut, di mana saat di TKP kami mengamankan barang bukti satu kunci motor, satu unit motor serta tas, buku dan KTP milik tersangka yang beralamatkan di Komperta Bumi Patra Jl. Cilacap no 15, Pertamina Balongan,&amp;quot; tegas Hendro.    </content:encoded></item></channel></rss>
