<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4.582 Warga Bantul Buta Aksara</title><description>Sebanyak 4.582 warga di Kabupaten Bantul hingga saat ini masih buta aksara. Pada tahun 2008 yang lalu jumlah warga yang masihÂ  buta aksara mencapai 8.228 warga dan menurun pada akhir tahun 2008 sebanyak 3.646 warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180476/4-582-warga-bantul-buta-aksara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180476/4-582-warga-bantul-buta-aksara"/><item><title>4.582 Warga Bantul Buta Aksara</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180476/4-582-warga-bantul-buta-aksara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180476/4-582-warga-bantul-buta-aksara</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2009 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Daru Waskita</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANTUL - Sebanyak 4.582 warga di Kabupaten Bantul hingga saat ini masih buta aksara. Pada tahun 2008 yang lalu jumlah warga yang masihÂ  buta aksara mencapai 8.228 warga dan menurun pada akhir tahun 2008 sebanyak 3.646 warga.&amp;quot;Diharapkan 4.582 warga yang masih buta aksara pada tahun 2009 ini akan terbebas dari buta aksara,&amp;quot; terang Totok Sudarto KasubdinÂ  Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Bantul,Rabu (7/1/2009).Menurutnya, untuk menanggulangi warga yang masih buta aksara tersebut, pemerintah telah mempersiapkan program keaksaraan, mulai dari tingkat satu hingga tingkat empat. Setiap tingkatan nantinya akan diisi oleh sepuluh warga yang mengalami buta aksara dengan satu pembimbing.&amp;quot;Untuk menyelesaikan setiap tingkat baik keaksaraan tingkat satu hingga tingkat empat dibutuhkan waktu enam bulan. Pemda memberikan bantuan uang sebesar Rp3,7 juta untuk setiap tingkatan,&amp;quot; katanya.Totok menjelaskan setiap warga yang menyelesaikan keaksaraan tingkat satu hingga empat nantinya akan mendapatkan sertifikat atau surat keterangan lulus melek asara yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan kejar Paket A. &amp;quot;Setelah mereka selaesai paket A mereka bisa melanjutkan ke kejar paket B dan seterusnya,&amp;quot; tuturnya.Totok menyatakan dari segi usia warga di Bantul yang masih buta aksaraÂ  mulai dari usia 15 tahun hingga 45 tahun. &amp;quot;Mereka tersebar di seluruh daerah yang ada di Kabupaten Bantul, terutama daerah pedalaman yang dahulu masih kesulitan akses pendidikan dan berasal dari keluarga yang tidak mampu,&amp;quot; pungkasnya</description><content:encoded>BANTUL - Sebanyak 4.582 warga di Kabupaten Bantul hingga saat ini masih buta aksara. Pada tahun 2008 yang lalu jumlah warga yang masihÂ  buta aksara mencapai 8.228 warga dan menurun pada akhir tahun 2008 sebanyak 3.646 warga.&amp;quot;Diharapkan 4.582 warga yang masih buta aksara pada tahun 2009 ini akan terbebas dari buta aksara,&amp;quot; terang Totok Sudarto KasubdinÂ  Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Bantul,Rabu (7/1/2009).Menurutnya, untuk menanggulangi warga yang masih buta aksara tersebut, pemerintah telah mempersiapkan program keaksaraan, mulai dari tingkat satu hingga tingkat empat. Setiap tingkatan nantinya akan diisi oleh sepuluh warga yang mengalami buta aksara dengan satu pembimbing.&amp;quot;Untuk menyelesaikan setiap tingkat baik keaksaraan tingkat satu hingga tingkat empat dibutuhkan waktu enam bulan. Pemda memberikan bantuan uang sebesar Rp3,7 juta untuk setiap tingkatan,&amp;quot; katanya.Totok menjelaskan setiap warga yang menyelesaikan keaksaraan tingkat satu hingga empat nantinya akan mendapatkan sertifikat atau surat keterangan lulus melek asara yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan kejar Paket A. &amp;quot;Setelah mereka selaesai paket A mereka bisa melanjutkan ke kejar paket B dan seterusnya,&amp;quot; tuturnya.Totok menyatakan dari segi usia warga di Bantul yang masih buta aksaraÂ  mulai dari usia 15 tahun hingga 45 tahun. &amp;quot;Mereka tersebar di seluruh daerah yang ada di Kabupaten Bantul, terutama daerah pedalaman yang dahulu masih kesulitan akses pendidikan dan berasal dari keluarga yang tidak mampu,&amp;quot; pungkasnya</content:encoded></item></channel></rss>
