<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Acin Diminta Sediakan Dana untuk Tamu Polda Riau</title><description> Bandar judi togel Riau Cindra Wijaya alias Acin mengaku dalam usaha bisnis telah menyuap para pejabat tinggi  di Polda Riau. Namun setiap bulan Acin yang telah beropasi bisnis judi sejak tahun 2004 wajib menyiapkan dana Rp 200 juta untuk oknum  Polda Riau per bulanya .</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180822/acin-diminta-sediakan-dana-untuk-tamu-polda-riau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180822/acin-diminta-sediakan-dana-untuk-tamu-polda-riau"/><item><title>Acin Diminta Sediakan Dana untuk Tamu Polda Riau</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180822/acin-diminta-sediakan-dana-untuk-tamu-polda-riau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180822/acin-diminta-sediakan-dana-untuk-tamu-polda-riau</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2009 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  PEKANBARU - Bandar judi togel Riau Cindra Wijaya alias Acin mengaku dalam usaha bisnis telah menyuap para pejabat tinggi Â di Polda Riau. Namun setiap bulan Acin yang telah beropasi bisnis judi sejak tahun 2004 wajib menyiapkan dana Rp 200 juta untuk oknum Â Polda Riau per bulanya. Namun ternyata tidak hanya dana itu saja , Acin juga harus menyediakan uang Â jika sewaktu-waktu pejabat polisi ada kebutuhan mendadak.Jumlah yang harus disediakan untuk perwira petinggi polisi di Polda Riau maupun Poltabes Pekanbaru juga Â cukup besar sampai puluhan juta rupiah. Itu disediakan Acin selama empat tahun yaitu 2004 hingga dirinya ditangkap padaOktober Â 2008.Hal itu terungkap dari petikan BAP Acin oleh penyidik Propam Polda Riau sebagai saksi dalam perkara pelanggaran anggota PolriBerikut petikan antara Acin dan anggota Propam Polda Riau  Penyidik: Adakah pengeluaran lain yang tidak rutin yang saudara berikan untuk para pejabat yang ada, baik berdinas di Polda Riau maupun di Poltabes Pekanbaru?. Jelaskan.  Acin : Dapat saya jelaskan bahwa pengeluaran yang tidak rutin yang masih saya ingat adalah untuk Bapak Kapoltabes Rp 25 juta. Dan Wadir Reskrim Polda Riau Rp 10 juta. Hal itu saya berikanÂ  apabila pejabat meminta bantuan seperti melayani tamu.  Dan untuk jatah rutin yang disediakan Acin oleh oknum pejabat Polri itu sebesar 200 juta perbulan. Uang tersebut disetor seperti di Polda Riau, Kasat I Reskrim menerima Rp10 juta, Dir Intel Polda Riau Rp10 juta., Wadir Reskrim Rp10 juta. Waka Polda Riau, Rp10 juta.  Untuk jajaran Poltabes Pekanbaru semua diberikan mulai dari Kapoltabes sampai Kapolsek. Jatah Kapoltabes Pekanbaru sebanyak Rp25 juta, Waka Poltabes Rp10 juta. Kasat Samapta Rp 2 juta. Â Â Â Â Â   Sementara untuk jatah Kasat Reskrim dan Kasat Intel sebanyak Rp5 juta. Wakasat Samapta Rp1 juta, Kabag Oprasional Rp2 juta, Kanit Yudisila Rp3 juta. AKP Sipahutar Rp1 juta. Sedangkan untuk jatah seluruh Kapolsek di jajaran Poltabes Pekanbaru diberikan Acin sebanyak Rp2 juta. Â Sedangkan jatah masing-masing Kanit Reskrim di Polsek cuma dijatah Â Rp 500 ribu    Pengakuan Acin, pengeluaran dana tersebut dilakukan agar bisnis judinya dapat berjalan dengan lancar. Selain menyuap pejabat Polri, Acin juga menyediakan dana Rp50 juta perbulan untuk oknum TNI, wartawan dan OKP. Acin mengaku semua dana untuk penyuapan itu itu diperolehnya dari sebagaian keuntungan judinya. Bisnis judi acin beromset Rp 3 miliar perhari.    </description><content:encoded>  PEKANBARU - Bandar judi togel Riau Cindra Wijaya alias Acin mengaku dalam usaha bisnis telah menyuap para pejabat tinggi Â di Polda Riau. Namun setiap bulan Acin yang telah beropasi bisnis judi sejak tahun 2004 wajib menyiapkan dana Rp 200 juta untuk oknum Â Polda Riau per bulanya. Namun ternyata tidak hanya dana itu saja , Acin juga harus menyediakan uang Â jika sewaktu-waktu pejabat polisi ada kebutuhan mendadak.Jumlah yang harus disediakan untuk perwira petinggi polisi di Polda Riau maupun Poltabes Pekanbaru juga Â cukup besar sampai puluhan juta rupiah. Itu disediakan Acin selama empat tahun yaitu 2004 hingga dirinya ditangkap padaOktober Â 2008.Hal itu terungkap dari petikan BAP Acin oleh penyidik Propam Polda Riau sebagai saksi dalam perkara pelanggaran anggota PolriBerikut petikan antara Acin dan anggota Propam Polda Riau  Penyidik: Adakah pengeluaran lain yang tidak rutin yang saudara berikan untuk para pejabat yang ada, baik berdinas di Polda Riau maupun di Poltabes Pekanbaru?. Jelaskan.  Acin : Dapat saya jelaskan bahwa pengeluaran yang tidak rutin yang masih saya ingat adalah untuk Bapak Kapoltabes Rp 25 juta. Dan Wadir Reskrim Polda Riau Rp 10 juta. Hal itu saya berikanÂ  apabila pejabat meminta bantuan seperti melayani tamu.  Dan untuk jatah rutin yang disediakan Acin oleh oknum pejabat Polri itu sebesar 200 juta perbulan. Uang tersebut disetor seperti di Polda Riau, Kasat I Reskrim menerima Rp10 juta, Dir Intel Polda Riau Rp10 juta., Wadir Reskrim Rp10 juta. Waka Polda Riau, Rp10 juta.  Untuk jajaran Poltabes Pekanbaru semua diberikan mulai dari Kapoltabes sampai Kapolsek. Jatah Kapoltabes Pekanbaru sebanyak Rp25 juta, Waka Poltabes Rp10 juta. Kasat Samapta Rp 2 juta. Â Â Â Â Â   Sementara untuk jatah Kasat Reskrim dan Kasat Intel sebanyak Rp5 juta. Wakasat Samapta Rp1 juta, Kabag Oprasional Rp2 juta, Kanit Yudisila Rp3 juta. AKP Sipahutar Rp1 juta. Sedangkan untuk jatah seluruh Kapolsek di jajaran Poltabes Pekanbaru diberikan Acin sebanyak Rp2 juta. Â Sedangkan jatah masing-masing Kanit Reskrim di Polsek cuma dijatah Â Rp 500 ribu    Pengakuan Acin, pengeluaran dana tersebut dilakukan agar bisnis judinya dapat berjalan dengan lancar. Selain menyuap pejabat Polri, Acin juga menyediakan dana Rp50 juta perbulan untuk oknum TNI, wartawan dan OKP. Acin mengaku semua dana untuk penyuapan itu itu diperolehnya dari sebagaian keuntungan judinya. Bisnis judi acin beromset Rp 3 miliar perhari.    </content:encoded></item></channel></rss>
