<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepsek &amp; Oknum Guru Pelaku Kekerasan Siap Diperiksa</title><description>Cahya Supriadi, kepala sekolah dan oknum guru pelaku kekerasan terhadap siswa SMK Darul Maarif (Damar), Pamanukan, Subang, menyatakan siap jika dipanggil dan diperiksa terkait aksi kekerasan yang di sekolah itu.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180841/kepsek-oknum-guru-pelaku-kekerasan-siap-diperiksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180841/kepsek-oknum-guru-pelaku-kekerasan-siap-diperiksa"/><item><title>Kepsek &amp; Oknum Guru Pelaku Kekerasan Siap Diperiksa</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180841/kepsek-oknum-guru-pelaku-kekerasan-siap-diperiksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/01/08/1/180841/kepsek-oknum-guru-pelaku-kekerasan-siap-diperiksa</guid><pubDate>Kamis 08 Januari 2009 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Annas Nasrullah</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    SUBANG - Cahya Supriadi, kepala sekolah dan oknum guru pelaku kekerasan terhadap siswa SMK Darul Maarif (Damar), Pamanukan, Subang, menyatakan siap jika dipanggil dan diperiksa terkait aksi kekerasan yang di sekolah itu.  Kepala SMK Damar Dadah Nurhamidah telah mengetahui aksi kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya, Cahya. Menurutnya, aksi guru teknik elektro itu dilakukan sekira empat bulan lalu, terhadap 12 siswanya.  Menurut Dadah, tindakan itu dilakukan untuk mendisplinkan siswa. Dengan begitu, diaÂ  membantah jika aksi Cahya yang terekam dalam video telepon seluler berdurasi 24 detik itu semata-mata bersifat kekerasan.  &amp;quot;Saya siap jika dipanggil. Karena yang dilakukan oleh dia bukan semata-mata untuk kekerasan tapi untuk mengajarkan displin kepada siswa. Dan sebenarnya ini sudah ada islah, antara guru dan murid,&amp;quot; katanya di Subang, Kamis (8/1/2009).  Di sisi lain, Dadah menyesalkan aksi yang dilakukan oleh Cahya. Kendati begitu, dirinya belum berencana memecat Cahya. Sejauh ini dirinya sudah memberi teguran kepada pelaku penamparan belasan siswa itu.  Sementara Cahya menegaskan siap untuk dipanggil dan dimintai keterangan oleh instansi terkait. Cahya memaparkan, kekerasan terpaksa dilakukan karena 12 siswanya membandel pada saat dilakukan pemeriksaan kelengkapan seragam sekolah.  &amp;quot;Saya siap dipanggil dan diproses. Tapi saya melakukan ini untuk menekankan kedisplinan, sebagai guru saya sayang kepada mereka. Dan pada saat itu saya sedang emosi, karena waktu pemeriksaan mereka bandel,&amp;quot; pungkasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    SUBANG - Cahya Supriadi, kepala sekolah dan oknum guru pelaku kekerasan terhadap siswa SMK Darul Maarif (Damar), Pamanukan, Subang, menyatakan siap jika dipanggil dan diperiksa terkait aksi kekerasan yang di sekolah itu.  Kepala SMK Damar Dadah Nurhamidah telah mengetahui aksi kekerasan yang dilakukan oleh anak buahnya, Cahya. Menurutnya, aksi guru teknik elektro itu dilakukan sekira empat bulan lalu, terhadap 12 siswanya.  Menurut Dadah, tindakan itu dilakukan untuk mendisplinkan siswa. Dengan begitu, diaÂ  membantah jika aksi Cahya yang terekam dalam video telepon seluler berdurasi 24 detik itu semata-mata bersifat kekerasan.  &amp;quot;Saya siap jika dipanggil. Karena yang dilakukan oleh dia bukan semata-mata untuk kekerasan tapi untuk mengajarkan displin kepada siswa. Dan sebenarnya ini sudah ada islah, antara guru dan murid,&amp;quot; katanya di Subang, Kamis (8/1/2009).  Di sisi lain, Dadah menyesalkan aksi yang dilakukan oleh Cahya. Kendati begitu, dirinya belum berencana memecat Cahya. Sejauh ini dirinya sudah memberi teguran kepada pelaku penamparan belasan siswa itu.  Sementara Cahya menegaskan siap untuk dipanggil dan dimintai keterangan oleh instansi terkait. Cahya memaparkan, kekerasan terpaksa dilakukan karena 12 siswanya membandel pada saat dilakukan pemeriksaan kelengkapan seragam sekolah.  &amp;quot;Saya siap dipanggil dan diproses. Tapi saya melakukan ini untuk menekankan kedisplinan, sebagai guru saya sayang kepada mereka. Dan pada saat itu saya sedang emosi, karena waktu pemeriksaan mereka bandel,&amp;quot; pungkasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
