<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kak Seto: Selamatkan Siswi SMP yang Jadi PSK</title><description>Dunia prostitusi sudah merangsek kepada anak sekolah tingkat pelajar. Di Jakarta, terdapat sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) setingkat SMA, bahkan ada pula yang masih berstatus siswi SMP.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/22/1/185389/kak-seto-selamatkan-siswi-smp-yang-jadi-psk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/01/22/1/185389/kak-seto-selamatkan-siswi-smp-yang-jadi-psk"/><item><title>Kak Seto: Selamatkan Siswi SMP yang Jadi PSK</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/01/22/1/185389/kak-seto-selamatkan-siswi-smp-yang-jadi-psk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/01/22/1/185389/kak-seto-selamatkan-siswi-smp-yang-jadi-psk</guid><pubDate>Kamis 22 Januari 2009 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Pratama</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Dunia prostitusi sudah merangsek kepada anak sekolah tingkat pelajar. Di Jakarta, terdapat sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) setingkat SMA, bahkan ada pula yang masih berstatus siswi SMP.  &amp;quot;Anak-anak yang terjun menjadi PSK jangan dicemooh, tetapi harus diselamatkan,&amp;quot; ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi saat seminar di Gedung Wahana Pos, Bandung, Kamis (22/1/2009).  Menurutnya, pihak sekolah seharusnya tidak memecat siswi yang kedapatan nyambi menjadi PSK. Sebab, kata dia, siswi tersebut hanya menjadi korban dunia prostitusi dan bukan pelaku utama.  &amp;quot;Jangan biarkan anak-anak diberikan akses sedikit pun kepada dunia prostitusi. Nanti, anak tersebut akan benar-benar menjadi PSK ekslusif jika terus diberikan akses,&amp;quot; ujar pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut.  Dia berharap, pemerintah setempat harus menyediakan sekolah khusus para siswi yang sudah terlanjur terjun di dunia esek-esek. Dengan demikian, pihak sekolah bisa memberikan kontrol lebih dan dapat menghilangkan dampak miring tentang perilaku siswa tersebut.  &amp;quot;Para mucikari yang tertangkap, saya minta untuk diberikan hukum yang setimpal sesuai pasal 72 tentang kekerasan terhadap anak. Karena, ini tidak bisa dibiarkan,&amp;quot; pungkasnya.Beberapa waktu lalu, okezone pernah mengungkap pengakuan siswi SMP 159 Tambora yang memiliki profesi ganda sebagai PSK. Hal ini dilakukan korban karena himpitan ekonomi.  </description><content:encoded>  JAKARTA - Dunia prostitusi sudah merangsek kepada anak sekolah tingkat pelajar. Di Jakarta, terdapat sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) setingkat SMA, bahkan ada pula yang masih berstatus siswi SMP.  &amp;quot;Anak-anak yang terjun menjadi PSK jangan dicemooh, tetapi harus diselamatkan,&amp;quot; ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi saat seminar di Gedung Wahana Pos, Bandung, Kamis (22/1/2009).  Menurutnya, pihak sekolah seharusnya tidak memecat siswi yang kedapatan nyambi menjadi PSK. Sebab, kata dia, siswi tersebut hanya menjadi korban dunia prostitusi dan bukan pelaku utama.  &amp;quot;Jangan biarkan anak-anak diberikan akses sedikit pun kepada dunia prostitusi. Nanti, anak tersebut akan benar-benar menjadi PSK ekslusif jika terus diberikan akses,&amp;quot; ujar pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut.  Dia berharap, pemerintah setempat harus menyediakan sekolah khusus para siswi yang sudah terlanjur terjun di dunia esek-esek. Dengan demikian, pihak sekolah bisa memberikan kontrol lebih dan dapat menghilangkan dampak miring tentang perilaku siswa tersebut.  &amp;quot;Para mucikari yang tertangkap, saya minta untuk diberikan hukum yang setimpal sesuai pasal 72 tentang kekerasan terhadap anak. Karena, ini tidak bisa dibiarkan,&amp;quot; pungkasnya.Beberapa waktu lalu, okezone pernah mengungkap pengakuan siswi SMP 159 Tambora yang memiliki profesi ganda sebagai PSK. Hal ini dilakukan korban karena himpitan ekonomi.  </content:encoded></item></channel></rss>
