<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wartawan Malaysia Hilang di Bandung</title><description>Seorang wartawan Harian Metro Malaysia, Wan Asrudi Wan Hasan, hilang di Kota Bandung, Sabtu kemarin. Diduga Asrudi menjadi korban hipnotis ketika berbanja di Giant Hypermart. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/02/22/1/195156/wartawan-malaysia-hilang-di-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/02/22/1/195156/wartawan-malaysia-hilang-di-bandung"/><item><title>Wartawan Malaysia Hilang di Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/02/22/1/195156/wartawan-malaysia-hilang-di-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/02/22/1/195156/wartawan-malaysia-hilang-di-bandung</guid><pubDate>Minggu 22 Februari 2009 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Yugi Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Seorang wartawan Harian Metro Malaysia, Wan Asrudi Wan Hasan, hilang di Kota Bandung, Sabtu kemarin. Diduga Asrudi menjadi korban hipnotis ketika berbanja di Giant Hypermart.Salah satu rekan Asrudi, Nanang Setiawan mengatakan awalnya rombongan wartawan asal Malaysia itu datang ke Bandung sekitar 13 orang pada Sabtu pukul 11.00 WIB.&amp;quot;Mereka dari sebuah organisasi persatuan wartawan di Malaysia dan bertujuan untuk menyumbang sejumlah panti asuhan di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung,&amp;quot; ungkapnya, Minggu (22/2/2009).Diceritakannya, Sabtu kemarin itu sekitar 11 orang dari rombongan berjalan-jalan keliling Kota Bandung dan sore harinya mereka mampir ke Giant Hypermart di Jalan Pasteur, Kota Bandung. &amp;quot;Mereka jalan-jalan dengan menggunakan dua unit mobil,&amp;quot; ujarnya.Semula kawan-kawannya menyangka Asrudi pulang dengan menaiki mobil rombongan lainnya. Namun setelah sampai di hotel, keberadaan Asrudi pun tidak diketahui.&amp;quot;Kita berpikiran dia naik mobil yang satu dan orang yang ada dimobil yang lainnya juga berpikiran sama. Tapi begitu sampai Hotel Naripan kami tidak menemukannya di dua mobil itu,&amp;quot; ungkap Nanang.Kontan saja mereka panik dan berusaha mencari rekannya itu keliling Kota Bandung. &amp;quot;Sampai kita cari kedua hotel yang ada di Jalan Pasteur, takut dia menginap di hotel tersebut,&amp;quot; jelasnya.Hingga Minggu petang pun keberadaan Asrudi belum diketahui. Bahkan telepon seluler yang dia bawa pun tidak bisa dihubungi. &amp;quot;Handphonenya mati jadi kami susah menghubunginya,&amp;quot; terangnya.Saat itu Asrudi mengenakan kemeja kuning dan celana jins berwarna krem. &amp;quot;Dia orangnya tinggi kurus dengan kulit kuning langsat,&amp;quot; tuturnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Seorang wartawan Harian Metro Malaysia, Wan Asrudi Wan Hasan, hilang di Kota Bandung, Sabtu kemarin. Diduga Asrudi menjadi korban hipnotis ketika berbanja di Giant Hypermart.Salah satu rekan Asrudi, Nanang Setiawan mengatakan awalnya rombongan wartawan asal Malaysia itu datang ke Bandung sekitar 13 orang pada Sabtu pukul 11.00 WIB.&amp;quot;Mereka dari sebuah organisasi persatuan wartawan di Malaysia dan bertujuan untuk menyumbang sejumlah panti asuhan di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung,&amp;quot; ungkapnya, Minggu (22/2/2009).Diceritakannya, Sabtu kemarin itu sekitar 11 orang dari rombongan berjalan-jalan keliling Kota Bandung dan sore harinya mereka mampir ke Giant Hypermart di Jalan Pasteur, Kota Bandung. &amp;quot;Mereka jalan-jalan dengan menggunakan dua unit mobil,&amp;quot; ujarnya.Semula kawan-kawannya menyangka Asrudi pulang dengan menaiki mobil rombongan lainnya. Namun setelah sampai di hotel, keberadaan Asrudi pun tidak diketahui.&amp;quot;Kita berpikiran dia naik mobil yang satu dan orang yang ada dimobil yang lainnya juga berpikiran sama. Tapi begitu sampai Hotel Naripan kami tidak menemukannya di dua mobil itu,&amp;quot; ungkap Nanang.Kontan saja mereka panik dan berusaha mencari rekannya itu keliling Kota Bandung. &amp;quot;Sampai kita cari kedua hotel yang ada di Jalan Pasteur, takut dia menginap di hotel tersebut,&amp;quot; jelasnya.Hingga Minggu petang pun keberadaan Asrudi belum diketahui. Bahkan telepon seluler yang dia bawa pun tidak bisa dihubungi. &amp;quot;Handphonenya mati jadi kami susah menghubunginya,&amp;quot; terangnya.Saat itu Asrudi mengenakan kemeja kuning dan celana jins berwarna krem. &amp;quot;Dia orangnya tinggi kurus dengan kulit kuning langsat,&amp;quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
