<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Tol Cisumdawu, Pemda Jabar Butuh Dana Rp3 T</title><description>Pemerintah Daerah Jawa Barat membutuhkan dana sekira Rp3,8 triliun untuk pembangunan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/03/10/1/200048/bangun-tol-cisumdawu-pemda-jabar-butuh-dana-rp3-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/03/10/1/200048/bangun-tol-cisumdawu-pemda-jabar-butuh-dana-rp3-t"/><item><title>Bangun Tol Cisumdawu, Pemda Jabar Butuh Dana Rp3 T</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/03/10/1/200048/bangun-tol-cisumdawu-pemda-jabar-butuh-dana-rp3-t</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/03/10/1/200048/bangun-tol-cisumdawu-pemda-jabar-butuh-dana-rp3-t</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2009 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemerintah Daerah Jawa Barat membutuhkan dana sekira Rp3,8 triliun untuk pembangunan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).  Dari dana Rp3,8 triliun, sebanyak Rp540 miliar digunakan untuk pembebasan lahan.&amp;quot;Pemerintah pusat bersedia memberikan 50 persen dari Rp540 miliar untuk pembebasan lahan. Sedangkan 50 persen sisanya, ditanggung pemerintah daerah,&amp;quot; ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (10/3/2009).  Menurut dia, 30 persen oleh pemerintah provinsi, 20 persen oleh pemerintah kabupaten yang dilalui jalan tol itu.  Saat ini, lanjut dia,Â  Pemda Jawa Barat sudah melakukan dua kali lelang untuk menentukan operator pelaksana jalan tol. Namun hingga sekarang belum ada swasta yang mengajukan.  Apabila tidak ada swasta yang berminat menjadi operator pelaksana maka pemerintah akan mengambil alih. &amp;quot;Pemerintah melalui Jasa Marga. Semoga Jasa Marga bersedia untuk segera mengambil alih,&amp;quot; harapnya.  Pemda Jawa Barat berharap tahun ini ada kejelasan nasib mengenai pendanaan Tol Cisumdawu. &amp;quot;Apabila pendanaan turun tahun ini, ditargetkan tol akan selesai dalam dua hingga empat tahun mendatang,&amp;quot; pungkasnya.Jika sudah beroperasi, jalur ini tidak hanya mempermudah jalur Bandung-Cirebon, tapi juga terintegrasi dengan jalur Trans Jawa dan dari Cikampek ke Palimanan. </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Pemerintah Daerah Jawa Barat membutuhkan dana sekira Rp3,8 triliun untuk pembangunan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).  Dari dana Rp3,8 triliun, sebanyak Rp540 miliar digunakan untuk pembebasan lahan.&amp;quot;Pemerintah pusat bersedia memberikan 50 persen dari Rp540 miliar untuk pembebasan lahan. Sedangkan 50 persen sisanya, ditanggung pemerintah daerah,&amp;quot; ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (10/3/2009).  Menurut dia, 30 persen oleh pemerintah provinsi, 20 persen oleh pemerintah kabupaten yang dilalui jalan tol itu.  Saat ini, lanjut dia,Â  Pemda Jawa Barat sudah melakukan dua kali lelang untuk menentukan operator pelaksana jalan tol. Namun hingga sekarang belum ada swasta yang mengajukan.  Apabila tidak ada swasta yang berminat menjadi operator pelaksana maka pemerintah akan mengambil alih. &amp;quot;Pemerintah melalui Jasa Marga. Semoga Jasa Marga bersedia untuk segera mengambil alih,&amp;quot; harapnya.  Pemda Jawa Barat berharap tahun ini ada kejelasan nasib mengenai pendanaan Tol Cisumdawu. &amp;quot;Apabila pendanaan turun tahun ini, ditargetkan tol akan selesai dalam dua hingga empat tahun mendatang,&amp;quot; pungkasnya.Jika sudah beroperasi, jalur ini tidak hanya mempermudah jalur Bandung-Cirebon, tapi juga terintegrasi dengan jalur Trans Jawa dan dari Cikampek ke Palimanan. </content:encoded></item></channel></rss>
