<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakak Beradik di Garut Suspect Flu Burung</title><description>Dua kakak beradik, Ikah (35), dan Aning (30), keduanya warga Kampung Pabrik RT 01/12 Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diduga terinfeski (suspect) virus Avian Influenza (AI) atau  flu burung dirawat intensif di kamar khusus di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Garut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/03/25/1/204729/kakak-beradik-di-garut-suspect-flu-burung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/03/25/1/204729/kakak-beradik-di-garut-suspect-flu-burung"/><item><title>Kakak Beradik di Garut Suspect Flu Burung</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/03/25/1/204729/kakak-beradik-di-garut-suspect-flu-burung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/03/25/1/204729/kakak-beradik-di-garut-suspect-flu-burung</guid><pubDate>Rabu 25 Maret 2009 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Ibin Muhibbin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/03/25/1/204729/gQJnAW9kb7.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/03/25/1/204729/gQJnAW9kb7.jpg</image><title></title></images><description>  GARUT - Dua kakak beradik, Ikah (35), dan Aning (30), keduanya warga Kampung Pabrik RT 01/12 Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diduga terinfeski (suspect) virus Avian Influenza (AI) atau  flu burung dirawat intensif di kamar khusus di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Garut.   Berdasarakan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga pasien, Ikah dan Aning dilarikan ke RSU dr Slamet pada Senin 23 Maret pagi sekira pukul 10.00. Karena, kondisi keduanya sudah parah, seperti terinfeksi flu burung yaitu beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan sudah kejang-kejang hingga sulit digerakkan disertai flu berat, sesak nafas, dan demam tinggi bahkan sudah tak bisa bisa bicara.   Kini keduanya terbaring di ruang isolasi khusus RSU dr Slamet Garut untuk menjalani perawatan secara intensif.  Menurut Majid (34), Ikah dan Aning di bawa ke rumah sakit sekira pukul 02.00 pagi, karena kondisi keduanya sudah terlihat parah dan lemas.   &amp;quot;Sebelum di bawa ke rumah sakit, Ikah dan Aning sempat dibawa untuk diperiksa ke dr umum Jonas di Kecamatan Bayongbong Garut sekitar pukul 04.00. Namun menurut dokter Jonas, penyakit yang diderita Ikah dan Aning harus segera ditangani dokter spesialis, karena menurutnya penyakit itu diduga sebagai flu burung dan harus segera ditangani secepatnya,&amp;quot; ujar Majid saat ditemui Koran SI di RSUD Slamet Garut.    Majid menjelaskan, sebelum kakak dan adiknya terkena Susfect flu burung, kurang lebih sepekan sebelumya, beberapa ekor ayam di kampung milik tetangga yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, ada yang mati mendadak. Selang beberapa hari setelah kematian ayam, tetangganya tiba-tiba menderita penyakit flu yang mirip di derita Ikah dan Aning yaitu flu yang disertai demam tinggi serta sesak nafas.   &amp;quot;Awalnya mereka menduga sakit biasa, makanya mereka tidak sempat memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter terdekat,&amp;quot; kata Majid.  Setelah itu, lanjut Majid, beberapa waktu kemudian tiba-tiba kakak ipar Majid, Ikah mengalami gejala yang sama yaitu flu dan demam tinggi yang disertai sesak nafas. Lalu beberapa saat kemudian, Aning, adiknya, ikut pula terjangkit, hingga kedunya terlihat parah dan langsung dilarikan ke RSUD Slamet Garut.   Berdasarkan pemeriksaan rumah sakit hasilnya ditemukan unsur-unsur yang mengarah kepada infeksi AI. Yang akhirnya dokter di RSU dr Slamet Garut memutuskan keduanya untuk langsung dimasukkan ke ruang isolasi khusus.   Kepala BP RSU dr Slamet Garut, dr Widjajanti Utojo membenarkan saat ini dua pasien suspect AI tengah menjalani perawatan di ruang isolasi flu burung RSU dr Slamet. &amp;quot;Saat ini keduanya sudah mendapat perawatan secara intensif di ruang isolasi sejak hari Senin pagi. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,&amp;quot; ujarnya.     </description><content:encoded>  GARUT - Dua kakak beradik, Ikah (35), dan Aning (30), keduanya warga Kampung Pabrik RT 01/12 Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diduga terinfeski (suspect) virus Avian Influenza (AI) atau  flu burung dirawat intensif di kamar khusus di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Garut.   Berdasarakan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga pasien, Ikah dan Aning dilarikan ke RSU dr Slamet pada Senin 23 Maret pagi sekira pukul 10.00. Karena, kondisi keduanya sudah parah, seperti terinfeksi flu burung yaitu beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan sudah kejang-kejang hingga sulit digerakkan disertai flu berat, sesak nafas, dan demam tinggi bahkan sudah tak bisa bisa bicara.   Kini keduanya terbaring di ruang isolasi khusus RSU dr Slamet Garut untuk menjalani perawatan secara intensif.  Menurut Majid (34), Ikah dan Aning di bawa ke rumah sakit sekira pukul 02.00 pagi, karena kondisi keduanya sudah terlihat parah dan lemas.   &amp;quot;Sebelum di bawa ke rumah sakit, Ikah dan Aning sempat dibawa untuk diperiksa ke dr umum Jonas di Kecamatan Bayongbong Garut sekitar pukul 04.00. Namun menurut dokter Jonas, penyakit yang diderita Ikah dan Aning harus segera ditangani dokter spesialis, karena menurutnya penyakit itu diduga sebagai flu burung dan harus segera ditangani secepatnya,&amp;quot; ujar Majid saat ditemui Koran SI di RSUD Slamet Garut.    Majid menjelaskan, sebelum kakak dan adiknya terkena Susfect flu burung, kurang lebih sepekan sebelumya, beberapa ekor ayam di kampung milik tetangga yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, ada yang mati mendadak. Selang beberapa hari setelah kematian ayam, tetangganya tiba-tiba menderita penyakit flu yang mirip di derita Ikah dan Aning yaitu flu yang disertai demam tinggi serta sesak nafas.   &amp;quot;Awalnya mereka menduga sakit biasa, makanya mereka tidak sempat memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter terdekat,&amp;quot; kata Majid.  Setelah itu, lanjut Majid, beberapa waktu kemudian tiba-tiba kakak ipar Majid, Ikah mengalami gejala yang sama yaitu flu dan demam tinggi yang disertai sesak nafas. Lalu beberapa saat kemudian, Aning, adiknya, ikut pula terjangkit, hingga kedunya terlihat parah dan langsung dilarikan ke RSUD Slamet Garut.   Berdasarkan pemeriksaan rumah sakit hasilnya ditemukan unsur-unsur yang mengarah kepada infeksi AI. Yang akhirnya dokter di RSU dr Slamet Garut memutuskan keduanya untuk langsung dimasukkan ke ruang isolasi khusus.   Kepala BP RSU dr Slamet Garut, dr Widjajanti Utojo membenarkan saat ini dua pasien suspect AI tengah menjalani perawatan di ruang isolasi flu burung RSU dr Slamet. &amp;quot;Saat ini keduanya sudah mendapat perawatan secara intensif di ruang isolasi sejak hari Senin pagi. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,&amp;quot; ujarnya.     </content:encoded></item></channel></rss>
