<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petugas KPPS Tewas Kelelahan </title><description>Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, Kelurahan Blabak, Pesantren, Kota Kediri, meninggal dunia usai menjalankan tugas perhitungan surat suara pemilihan umum legislatif 2009.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/13/1/210207/petugas-kpps-tewas-kelelahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/13/1/210207/petugas-kpps-tewas-kelelahan"/><item><title>Petugas KPPS Tewas Kelelahan </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/13/1/210207/petugas-kpps-tewas-kelelahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/13/1/210207/petugas-kpps-tewas-kelelahan</guid><pubDate>Senin 13 April 2009 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>KEDIRI - Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, Kelurahan Blabak, Pesantren, Kota Kediri, meninggal dunia usai menjalankan tugas perhitungan surat suara pemilihan umum legislatif 2009.  Purwoko Yuwono (48) yang juga guru Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 3 Kediri, tiba-tiba jatuh pingsan saat mengajar murid-muridnya. Sebelumnya, Purwoko habis menghitung surat suara, hingga pukul 01.30 WIB dini hari.   Dalam perawatan di RSU Bhayangkara Kediri, Purwoko menghembuskan nafas terakhirnya. Yatra Nisa (20), anak korban mengatakan, jika ayahnya memiliki riwayat penyakit darah tinggi (hipertensi) Â dan juga diabetes. Namun, korban tetap nekat melakukan pekerjaan diluar batas.   &amp;quot;Sekira pukul 10.00 WIB, bapak dilarikan ke rumah sakit. Namun tetap tidak tertolong. Menurut keterangan dokter, penyebab kematian bapak berkaitan dengan penyakit yang di deritanya,&amp;quot; tuturnyaÂ  kepada wartawan dengan nada sedih.  Anggota KPUD Kota Kediri Umamul Khoir membenarkan adanya kabar itu. Namun Umam mengaku tidak tahu Â kapan sakitnya korban. &amp;quot;Yang saya dengar, PPK Pesantren mengabarkan jika ada petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan usai menjalankan tugas,&amp;quot; ujarnya.  Disinggung mengenai Â asuransi untuk keluarga korban, Umam mengatakan, pihaknya Â (KPUD) akan memberikan santunan kematianÂ  kepada keluarga korban yang ditinggalkan. &amp;quot;Kalau sekedar santunan kita akan berikan. Namun kalau asuransi resmi, kita tidak ada,&amp;quot; paparnya.Â   Ketua KPPS Kelurahan Blabak Suprapto mengakui jika Â sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluh sakit akibat kecapekan kerja. &amp;quot;Memang korban sempat mengeluh capek. Karena dalam tugas ini kita memang sering pulang sampai dini hari,&amp;quot; ungkapnya.   </description><content:encoded>KEDIRI - Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, Kelurahan Blabak, Pesantren, Kota Kediri, meninggal dunia usai menjalankan tugas perhitungan surat suara pemilihan umum legislatif 2009.  Purwoko Yuwono (48) yang juga guru Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 3 Kediri, tiba-tiba jatuh pingsan saat mengajar murid-muridnya. Sebelumnya, Purwoko habis menghitung surat suara, hingga pukul 01.30 WIB dini hari.   Dalam perawatan di RSU Bhayangkara Kediri, Purwoko menghembuskan nafas terakhirnya. Yatra Nisa (20), anak korban mengatakan, jika ayahnya memiliki riwayat penyakit darah tinggi (hipertensi) Â dan juga diabetes. Namun, korban tetap nekat melakukan pekerjaan diluar batas.   &amp;quot;Sekira pukul 10.00 WIB, bapak dilarikan ke rumah sakit. Namun tetap tidak tertolong. Menurut keterangan dokter, penyebab kematian bapak berkaitan dengan penyakit yang di deritanya,&amp;quot; tuturnyaÂ  kepada wartawan dengan nada sedih.  Anggota KPUD Kota Kediri Umamul Khoir membenarkan adanya kabar itu. Namun Umam mengaku tidak tahu Â kapan sakitnya korban. &amp;quot;Yang saya dengar, PPK Pesantren mengabarkan jika ada petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan usai menjalankan tugas,&amp;quot; ujarnya.  Disinggung mengenai Â asuransi untuk keluarga korban, Umam mengatakan, pihaknya Â (KPUD) akan memberikan santunan kematianÂ  kepada keluarga korban yang ditinggalkan. &amp;quot;Kalau sekedar santunan kita akan berikan. Namun kalau asuransi resmi, kita tidak ada,&amp;quot; paparnya.Â   Ketua KPPS Kelurahan Blabak Suprapto mengakui jika Â sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluh sakit akibat kecapekan kerja. &amp;quot;Memang korban sempat mengeluh capek. Karena dalam tugas ini kita memang sering pulang sampai dini hari,&amp;quot; ungkapnya.   </content:encoded></item></channel></rss>
