<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dendeng Mengandung Babi Juga Ditemukan di Depok</title><description>Tim gabungan dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Jawa Barat, juga menemukan dendeng yang positif mengandung daging babi dan dijual di pasar-pasar di wilayah Depok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/17/1/211518/dendeng-mengandung-babi-juga-ditemukan-di-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/17/1/211518/dendeng-mengandung-babi-juga-ditemukan-di-depok"/><item><title>Dendeng Mengandung Babi Juga Ditemukan di Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/17/1/211518/dendeng-mengandung-babi-juga-ditemukan-di-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/17/1/211518/dendeng-mengandung-babi-juga-ditemukan-di-depok</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2009 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Tim gabungan dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Jawa Barat, juga menemukan dendeng yang positif mengandung daging babi dan dijual di pasar-pasar di wilayah Depok.  Dari hasil uji laboratorium yang dilakukan pada 27 Maret lalu, tim gabungan ini menyatakan, beberapa sampel yang diambil dari beberapa pasar dikirim ke laboratorium di Lembang, Bandung, untuk diuji kandungan serat daging babinya.  &amp;quot;Hasilnya baru keluar Rabu 15 Maret kemarin,&amp;quot; kata Sekretaris Dinas Pertanian Depok, Widiati Riyandani, saat ditemui wartawan di Depok, Jumat (17/4/2009).  Lima pasar yang disidak oleh tim gabungan adalah, Pasar Cisalak Cimanggis, Pasar Kemiri Muka, Pasar Agung Depok II, dan Pasar Depok Jaya Depok I. Merek yang ditemukan ada dua, yakni Dendeng Bronggolo dan Dendeng cap Kitiran.  Disebutkan, tidak satu pun merek daging yang ditemukan merupakan olahan pangan industri rumah tangga Depok. Menurut tim gabungan, sebagian besar merupakan produk dari luar kota seperti Malang, Jawa Timur.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Utuh Popanesa mengatakan, dendeng itu diminati oleh konsumen. &amp;quot;Dendeng itu penjualannya lumayan bagus karena murah. Harganya Rp6.000 hingga Rp8.000 per bungkus,&amp;quot; jelasnya.  Alasannya, daging yang mengandung babi lebih basah dan lebih lembab dibanding sapi.  &amp;quot;Dalam waktu dekat akan ada tim gabungaan yang turun ke lapangan. Kalau terbukti masih menjual, maka akan kita sita,&amp;quot; pungkas Utuh.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    DEPOK - Tim gabungan dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Jawa Barat, juga menemukan dendeng yang positif mengandung daging babi dan dijual di pasar-pasar di wilayah Depok.  Dari hasil uji laboratorium yang dilakukan pada 27 Maret lalu, tim gabungan ini menyatakan, beberapa sampel yang diambil dari beberapa pasar dikirim ke laboratorium di Lembang, Bandung, untuk diuji kandungan serat daging babinya.  &amp;quot;Hasilnya baru keluar Rabu 15 Maret kemarin,&amp;quot; kata Sekretaris Dinas Pertanian Depok, Widiati Riyandani, saat ditemui wartawan di Depok, Jumat (17/4/2009).  Lima pasar yang disidak oleh tim gabungan adalah, Pasar Cisalak Cimanggis, Pasar Kemiri Muka, Pasar Agung Depok II, dan Pasar Depok Jaya Depok I. Merek yang ditemukan ada dua, yakni Dendeng Bronggolo dan Dendeng cap Kitiran.  Disebutkan, tidak satu pun merek daging yang ditemukan merupakan olahan pangan industri rumah tangga Depok. Menurut tim gabungan, sebagian besar merupakan produk dari luar kota seperti Malang, Jawa Timur.  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Utuh Popanesa mengatakan, dendeng itu diminati oleh konsumen. &amp;quot;Dendeng itu penjualannya lumayan bagus karena murah. Harganya Rp6.000 hingga Rp8.000 per bungkus,&amp;quot; jelasnya.  Alasannya, daging yang mengandung babi lebih basah dan lebih lembab dibanding sapi.  &amp;quot;Dalam waktu dekat akan ada tim gabungaan yang turun ke lapangan. Kalau terbukti masih menjual, maka akan kita sita,&amp;quot; pungkas Utuh.    </content:encoded></item></channel></rss>
