<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Penumpang Lion Air &amp; Wings Air Mengamuk</title><description>Ratusan penumpang maskapai penerbangan Lion Air &amp;amp; Wings Air dari Makassar dan Jakarta tujuan Kendari mengamuk di Bandara Wolter Monginsidi, Kendari, Minggu (19/4/2009).  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211877/ratusan-penumpang-lion-air-wings-air-mengamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211877/ratusan-penumpang-lion-air-wings-air-mengamuk"/><item><title>Ratusan Penumpang Lion Air &amp; Wings Air Mengamuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211877/ratusan-penumpang-lion-air-wings-air-mengamuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211877/ratusan-penumpang-lion-air-wings-air-mengamuk</guid><pubDate>Minggu 19 April 2009 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Nizar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/04/19/1/211877/4kjwu1w1Zb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lion Air (Foto:Yudistiro Pranoto/sindo).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/04/19/1/211877/4kjwu1w1Zb.jpg</image><title>Lion Air (Foto:Yudistiro Pranoto/sindo).</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    KENDARI - Ratusan penumpang maskapai penerbangan Lion Air &amp;amp; Wings Air dari Makassar dan Jakarta tujuan Kendari mengamuk di Bandara Wolter Monginsidi, Kendari, Minggu (19/4/2009).  Mereka mengamuk karena mengalami keterlambatan penerbangan atau delay selama 12 jam dari tempat pemberangkatan mereka masing-masing. Karenanya mereka meminta pertanggungjawaban kedua maskapai tersebut.  Yang disesalkan, pihak maskapai tidak memberitahukan keterlambatan penerbangan tersebut. Penumpang awalnya hanyaa diminta menunggu 1-2 jam saja. Namun, ternyata penantian mencapai 12 jam. Mereka pun kebingungan antara kembali ataupun bertahan menunggu.  Tampak beberapa penumpang memarahi distrik manajer Lion Air Kendari di bandara tersebut. Mereka mencak-mencak dan minta pertanggungjawaban pihak maskapai atas biaya yang mereka keluarkan selama menunggu keberangkatan.  Hingga saat ini, para penumpang masih menunggu di ruang lobi bandara dan tetap menuntut pertanggungjawaban pihak maskapai. Mereka juga meminta pihak maskapai meminta maaf di media cetak dan elektronik atas kejadian ini.  Pihak maskapai hingga saat ini juga belum memutuskan apakah akan melakukan pergantian atau tidak. Hingga kini situasi menegangkan masih terjadi di lobi bandara.    </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    KENDARI - Ratusan penumpang maskapai penerbangan Lion Air &amp;amp; Wings Air dari Makassar dan Jakarta tujuan Kendari mengamuk di Bandara Wolter Monginsidi, Kendari, Minggu (19/4/2009).  Mereka mengamuk karena mengalami keterlambatan penerbangan atau delay selama 12 jam dari tempat pemberangkatan mereka masing-masing. Karenanya mereka meminta pertanggungjawaban kedua maskapai tersebut.  Yang disesalkan, pihak maskapai tidak memberitahukan keterlambatan penerbangan tersebut. Penumpang awalnya hanyaa diminta menunggu 1-2 jam saja. Namun, ternyata penantian mencapai 12 jam. Mereka pun kebingungan antara kembali ataupun bertahan menunggu.  Tampak beberapa penumpang memarahi distrik manajer Lion Air Kendari di bandara tersebut. Mereka mencak-mencak dan minta pertanggungjawaban pihak maskapai atas biaya yang mereka keluarkan selama menunggu keberangkatan.  Hingga saat ini, para penumpang masih menunggu di ruang lobi bandara dan tetap menuntut pertanggungjawaban pihak maskapai. Mereka juga meminta pihak maskapai meminta maaf di media cetak dan elektronik atas kejadian ini.  Pihak maskapai hingga saat ini juga belum memutuskan apakah akan melakukan pergantian atau tidak. Hingga kini situasi menegangkan masih terjadi di lobi bandara.    </content:encoded></item></channel></rss>
