<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolsek Bunuh Diri, Polisi Periksa Tetangga</title><description>Poltabes Padang masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait aksi bunuh diri yang dilakukan Kapolsek Padang Utara AKP Asril Radjam Jumat 17 April pukul 22.30 WIB lalu.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211952/kapolsek-bunuh-diri-polisi-periksa-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211952/kapolsek-bunuh-diri-polisi-periksa-tetangga"/><item><title>Kapolsek Bunuh Diri, Polisi Periksa Tetangga</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211952/kapolsek-bunuh-diri-polisi-periksa-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/19/1/211952/kapolsek-bunuh-diri-polisi-periksa-tetangga</guid><pubDate>Minggu 19 April 2009 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    PADANG - Poltabes Padang masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait aksi bunuh diri yang dilakukan Kapolsek Padang Utara AKP Asril Radjam Jumat 17 April pukul 22.30 WIB lalu.  Saksi yang diperiksa polisi merupakan tetangga korban di Wisma Indah, Jondul II, Blok QQ, Kelurahan Parupuk Tabing, Padang Utara.  Menurut Kapoltabes Padang, Kombes Pol Boy Rafli Amar hingga sampai hari ini belum ada titik terang mengenai kematian Kapolsek Padang Utara tersebut. &amp;quot;Kemarin kita masih telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 saksi dari tetangga korban untuk mengetahui motif bunuh diri yang dilakukannya,&amp;quot; katanya, Minggu (19/4/2009)  Namun sejauh ini, polisi belum bisa mengetahui penyebab Asril mengambil jalan pintas menembakan senjata revolver ke arah mulut hingga peluru menembus tengkorak kepala dan menggores dinding kamar. AKP Asril Radjam meninggal di dalam kamarnya dengan kondisi mengenaskan.  Kepergian almarhum meninggalkan satu istri Defarius Ernawati (47) dan 3 orang anak masing-masing Angga (21), Cinta (22) dan Farel (12). Dugaan sementara pihak kepolisian, Asril memilih mengakhiri hidup dengan senjata revolver miliknya karena persoalan keluarga.  Hingga berita ini diturunkan belum ada keluarga yang bisa dikonfirmasi dari pihak keluarga korban. Rencananya pemeriksaan besok akan dilanjutkan pemeriksaan terhadap tewasnya perwira menengah itu.   </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    PADANG - Poltabes Padang masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait aksi bunuh diri yang dilakukan Kapolsek Padang Utara AKP Asril Radjam Jumat 17 April pukul 22.30 WIB lalu.  Saksi yang diperiksa polisi merupakan tetangga korban di Wisma Indah, Jondul II, Blok QQ, Kelurahan Parupuk Tabing, Padang Utara.  Menurut Kapoltabes Padang, Kombes Pol Boy Rafli Amar hingga sampai hari ini belum ada titik terang mengenai kematian Kapolsek Padang Utara tersebut. &amp;quot;Kemarin kita masih telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 saksi dari tetangga korban untuk mengetahui motif bunuh diri yang dilakukannya,&amp;quot; katanya, Minggu (19/4/2009)  Namun sejauh ini, polisi belum bisa mengetahui penyebab Asril mengambil jalan pintas menembakan senjata revolver ke arah mulut hingga peluru menembus tengkorak kepala dan menggores dinding kamar. AKP Asril Radjam meninggal di dalam kamarnya dengan kondisi mengenaskan.  Kepergian almarhum meninggalkan satu istri Defarius Ernawati (47) dan 3 orang anak masing-masing Angga (21), Cinta (22) dan Farel (12). Dugaan sementara pihak kepolisian, Asril memilih mengakhiri hidup dengan senjata revolver miliknya karena persoalan keluarga.  Hingga berita ini diturunkan belum ada keluarga yang bisa dikonfirmasi dari pihak keluarga korban. Rencananya pemeriksaan besok akan dilanjutkan pemeriksaan terhadap tewasnya perwira menengah itu.   </content:encoded></item></channel></rss>
