<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Suspect Flu Burung di Pekanbaru Meninggal</title><description>Setelah sempat dirawat beberapa hari oleh tim khusus penanganan flu burung RSUD Pekanbaru, Riau akhirnya Sholihin (32) meninggal dunia Kamis,(23/4/2009) pukul 00:30 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/23/1/213353/pasien-suspect-flu-burung-di-pekanbaru-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/23/1/213353/pasien-suspect-flu-burung-di-pekanbaru-meninggal"/><item><title>Pasien Suspect Flu Burung di Pekanbaru Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/23/1/213353/pasien-suspect-flu-burung-di-pekanbaru-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/23/1/213353/pasien-suspect-flu-burung-di-pekanbaru-meninggal</guid><pubDate>Kamis 23 April 2009 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>PEKANBARU - Setelah sempat dirawat beberapa hari oleh tim khusus penanganan flu burung RSUD Pekanbaru, Riau akhirnya Sholihin (32) meninggal dunia Kamis,(23/4/2009) pukul 00.30 WIB.  Hal itu terjadi setelah kondisi Slolihin yangÂ  tadi malam memburuk karena Â pernapasannya tidak normal. Padahal sebelumnya pihak rumah sakit sempat menyatakan Sholihin Â membaik.  &amp;quot;Jadi tadi malam pasien mengalami ganguan pada parunya, sempat dirawat juga, namun akhirnya dia meninggal dunia,&amp;quot; kata Kepala Penanggulangan Flu burung RSUD Pekanbaru Azisman Saad, kepada okezone, Kamis (23/4/2009).  Apakah kematian Sholihin warga Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau karena positif terinveksi virus flu burung, Azizman menyatakan belum mengetahuinya. Mengingat saat ini sampel darah dan usap lendir tenggorokan (swap) yang telah dikirim pihaknya ke Dinas Kesehatan belum keluar.  &amp;quot;Seharusnya hari ini sudah keluarnya hasilnya dia positif atau tidak, Â tapi sampai sekarang saya belum mendapatkanya,&amp;quot; pungkas Azizman. Masih menurutnya saat ini jenajah pasien suspeck flu burung telah dibungkus dengan palstik yang sudah disterilkan dan diserahkan pada pihak keluarga tempat asalnya Pelalawan.&amp;quot;Jenajah sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,&amp;quot; katanya.Sebelumnya RSUD Pekanbaru juga merawat pasien fluburung yakni Wahyu Ibnu Saputra 2,6 tahun , namun malang balita Pekanbaru  ini juga meninggal dan dinyatakan tertular virus flu burung (A5N1).     </description><content:encoded>PEKANBARU - Setelah sempat dirawat beberapa hari oleh tim khusus penanganan flu burung RSUD Pekanbaru, Riau akhirnya Sholihin (32) meninggal dunia Kamis,(23/4/2009) pukul 00.30 WIB.  Hal itu terjadi setelah kondisi Slolihin yangÂ  tadi malam memburuk karena Â pernapasannya tidak normal. Padahal sebelumnya pihak rumah sakit sempat menyatakan Sholihin Â membaik.  &amp;quot;Jadi tadi malam pasien mengalami ganguan pada parunya, sempat dirawat juga, namun akhirnya dia meninggal dunia,&amp;quot; kata Kepala Penanggulangan Flu burung RSUD Pekanbaru Azisman Saad, kepada okezone, Kamis (23/4/2009).  Apakah kematian Sholihin warga Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau karena positif terinveksi virus flu burung, Azizman menyatakan belum mengetahuinya. Mengingat saat ini sampel darah dan usap lendir tenggorokan (swap) yang telah dikirim pihaknya ke Dinas Kesehatan belum keluar.  &amp;quot;Seharusnya hari ini sudah keluarnya hasilnya dia positif atau tidak, Â tapi sampai sekarang saya belum mendapatkanya,&amp;quot; pungkas Azizman. Masih menurutnya saat ini jenajah pasien suspeck flu burung telah dibungkus dengan palstik yang sudah disterilkan dan diserahkan pada pihak keluarga tempat asalnya Pelalawan.&amp;quot;Jenajah sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,&amp;quot; katanya.Sebelumnya RSUD Pekanbaru juga merawat pasien fluburung yakni Wahyu Ibnu Saputra 2,6 tahun , namun malang balita Pekanbaru  ini juga meninggal dan dinyatakan tertular virus flu burung (A5N1).     </content:encoded></item></channel></rss>
