<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asosiasi Mal: Larangan Pakai Sandal Karet Sudah Lama</title><description>Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan (APPBI) mengakui kasus terjepitnya kaki bocah berusia 3 tahun di eskalator Mal Pacific Place salah satunya disebabkan karena pemakaian sandal karet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213649/asosiasi-mal-larangan-pakai-sandal-karet-sudah-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213649/asosiasi-mal-larangan-pakai-sandal-karet-sudah-lama"/><item><title>Asosiasi Mal: Larangan Pakai Sandal Karet Sudah Lama</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213649/asosiasi-mal-larangan-pakai-sandal-karet-sudah-lama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213649/asosiasi-mal-larangan-pakai-sandal-karet-sudah-lama</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2009 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan (APPBI) mengakui kasus terjepitnya kaki bocah berusia 3 tahun di eskalator Mal Pacific Place salah satunya disebabkan karena pemakaian sandal karet.    Namun kecelakaan itu bukan kesalahan pihak pengelola mal karena sudah ada larangan memakai sandal karet di eskalator. &amp;quot;Hampir di semua mal sudah ada tanda larangan itu. Pemasangannya sudah sejak setahun lalu,&amp;quot; ujar Ketua APPBI Andreas Kartawinata kepada okezone di Jakarta, Jumat (24/4/2009).    Andreas mengaku dalam setiap pertemuan dengan para pengelola mal, pihaknya senantiasa mengingatkan untuk memasang tanda larangan memakai sandal karet di eskalator. Pasalnya, sudah ada beberapa kecelakaan serupa. &amp;quot;Tapi jumlahnya tidak banyak dan semakin menurun sejak larangan itu diterapkan,&amp;quot; ungkapnya.    Karena itu, adanya insiden kaki bocah terjepit di eskalator adalah murni kecelakaan semata. &amp;quot;Asalkan tidak terlalu mepet ke tepi, kasus kaki terjepit eskalator tak akan terjadi,&amp;quot; ungkapnya.  </description><content:encoded>  JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan (APPBI) mengakui kasus terjepitnya kaki bocah berusia 3 tahun di eskalator Mal Pacific Place salah satunya disebabkan karena pemakaian sandal karet.    Namun kecelakaan itu bukan kesalahan pihak pengelola mal karena sudah ada larangan memakai sandal karet di eskalator. &amp;quot;Hampir di semua mal sudah ada tanda larangan itu. Pemasangannya sudah sejak setahun lalu,&amp;quot; ujar Ketua APPBI Andreas Kartawinata kepada okezone di Jakarta, Jumat (24/4/2009).    Andreas mengaku dalam setiap pertemuan dengan para pengelola mal, pihaknya senantiasa mengingatkan untuk memasang tanda larangan memakai sandal karet di eskalator. Pasalnya, sudah ada beberapa kecelakaan serupa. &amp;quot;Tapi jumlahnya tidak banyak dan semakin menurun sejak larangan itu diterapkan,&amp;quot; ungkapnya.    Karena itu, adanya insiden kaki bocah terjepit di eskalator adalah murni kecelakaan semata. &amp;quot;Asalkan tidak terlalu mepet ke tepi, kasus kaki terjepit eskalator tak akan terjadi,&amp;quot; ungkapnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
