<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insiden Sandal Karet Pacific Place Berakhir Damai</title><description>Insiden balita yang terjepit eskalator gara-gara memakai sandal karet tidak berlanjut di kepolisian. Pengelola mal dan keluarga korban menyelesaikannya secara damai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213686/insiden-sandal-karet-pacific-place-berakhir-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213686/insiden-sandal-karet-pacific-place-berakhir-damai"/><item><title>Insiden Sandal Karet Pacific Place Berakhir Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213686/insiden-sandal-karet-pacific-place-berakhir-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/24/1/213686/insiden-sandal-karet-pacific-place-berakhir-damai</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2009 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Indri Amin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Insiden balita yang terjepit eskalator gara-gara memakai sandal karet tidak berlanjut di kepolisian. Pengelola mal dan keluarga korban menyelesaikannya secara damai.Public Relations Management Office Mall Pacific Place, Monica Cindi JN mengatakan, keluarga korban tidak memperpanjang kasus tersebut dengan pengaduan ke pihak berwajib.&amp;quot;Dari pihak pengelola mal sudah melakukan upaya damai seperti pada saat kejadian langsung membawa korban ke rumah sakit. Saat ini anak tersebut sudah dalam kondisi baik dan dalam pemulihan intensif,&amp;quot; paparnya di Jakarta, Jumat (24/4/2009).Bahkan, pihak mal sudah menawarkan bantuan, tapi sampai sejauh ini keluarga korban menyatakan masih bisa menanganinya. &amp;quot;Namun bila ada ganti rugi, kami bersedia membayar,&amp;quot; ucap Monica.Menurutnya, saat kejadian tidak ada pihak kepolisian yang turun tangan. &amp;quot;Pihak keluarga sangat terbuka dan tidak ada rencana mempekarakannya kepolisi,&amp;quot; ujarnya.Dia menjelaskan, kecelakaan di eskalator Pacific Place bukan kali ini saja, tapi sebelumnya juga sempat terjadi. Namun Monica tidak merinci sudah berapa kali hal itu terjadi. &amp;quot;Kejadian ini bukan yang pertama kalinya, dulu juga sudah pernah dan saya kira ini kejadian umum di setiap mal,&amp;quot; paparnya.Lebih lanjut Monica mengatakan, kronologi peristiwa itu berawal ketika seorang anak kecil berumur tiga tahun hendak turun lewat eskalator dari lantai lima ke lantai empat. Tiba-tiba kaki sebelah kanannya terjepit, padahal semua eskalator di Pacific Place memakai standar internasional.Eskalator tersebut sempat berhenti beroperasi hampir satu jam dan sekarang sudah normal seperti semula. Akibat kecelakaan ini, kaki anak itu terluka, tapi tidak sampai patah, dan sempat menjalani operasi tadi malam di RS Brawijaya.Monica menuturkan, insiden bocah terjepit eskalator akan menjadi perhatian bagi pengelola mal. &amp;quot;Tentunya, kami akan lebih memperhatikan lagi tentang semua fasiltas yang ada di mal,&amp;quot; ujarnya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Insiden balita yang terjepit eskalator gara-gara memakai sandal karet tidak berlanjut di kepolisian. Pengelola mal dan keluarga korban menyelesaikannya secara damai.Public Relations Management Office Mall Pacific Place, Monica Cindi JN mengatakan, keluarga korban tidak memperpanjang kasus tersebut dengan pengaduan ke pihak berwajib.&amp;quot;Dari pihak pengelola mal sudah melakukan upaya damai seperti pada saat kejadian langsung membawa korban ke rumah sakit. Saat ini anak tersebut sudah dalam kondisi baik dan dalam pemulihan intensif,&amp;quot; paparnya di Jakarta, Jumat (24/4/2009).Bahkan, pihak mal sudah menawarkan bantuan, tapi sampai sejauh ini keluarga korban menyatakan masih bisa menanganinya. &amp;quot;Namun bila ada ganti rugi, kami bersedia membayar,&amp;quot; ucap Monica.Menurutnya, saat kejadian tidak ada pihak kepolisian yang turun tangan. &amp;quot;Pihak keluarga sangat terbuka dan tidak ada rencana mempekarakannya kepolisi,&amp;quot; ujarnya.Dia menjelaskan, kecelakaan di eskalator Pacific Place bukan kali ini saja, tapi sebelumnya juga sempat terjadi. Namun Monica tidak merinci sudah berapa kali hal itu terjadi. &amp;quot;Kejadian ini bukan yang pertama kalinya, dulu juga sudah pernah dan saya kira ini kejadian umum di setiap mal,&amp;quot; paparnya.Lebih lanjut Monica mengatakan, kronologi peristiwa itu berawal ketika seorang anak kecil berumur tiga tahun hendak turun lewat eskalator dari lantai lima ke lantai empat. Tiba-tiba kaki sebelah kanannya terjepit, padahal semua eskalator di Pacific Place memakai standar internasional.Eskalator tersebut sempat berhenti beroperasi hampir satu jam dan sekarang sudah normal seperti semula. Akibat kecelakaan ini, kaki anak itu terluka, tapi tidak sampai patah, dan sempat menjalani operasi tadi malam di RS Brawijaya.Monica menuturkan, insiden bocah terjepit eskalator akan menjadi perhatian bagi pengelola mal. &amp;quot;Tentunya, kami akan lebih memperhatikan lagi tentang semua fasiltas yang ada di mal,&amp;quot; ujarnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
