<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Berinisal SH Diduga Adalah Sigid Haryo</title><description>Bos media berinisial SH (45) yang ditangkap Polda Metro Jaya dibantu Bareskrim Senin 27 April kemarin, diduga adalah Sigid Haryo Wibisono. Dia adalah Direktur Utama Koran Merdeka.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/30/1/215406/pengusaha-berinisal-sh-diduga-adalah-sigid-haryo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/04/30/1/215406/pengusaha-berinisal-sh-diduga-adalah-sigid-haryo"/><item><title>Pengusaha Berinisal SH Diduga Adalah Sigid Haryo</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/04/30/1/215406/pengusaha-berinisal-sh-diduga-adalah-sigid-haryo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/04/30/1/215406/pengusaha-berinisal-sh-diduga-adalah-sigid-haryo</guid><pubDate>Kamis 30 April 2009 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Novi Muharrami</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}  JAKARTA - Bos media berinisial SH (45) yang ditangkap Polda Metro Jaya dibantu Bareskrim Senin 27 April kemarin, diduga adalah Sigid Haryo Wibisono. Dia adalah Direktur Utama Koran Merdeka.Diketahui Sigid adalah Komisaris Utama dari PT Pers Indonesia Merdeka yang menerbitkan Koran Merdeka. Dia juga pernah duduk di anggota dewan syuro DPP PKB. Namun, pihak kepolisian belum mau mengungkapkan identitas SH tersebut. &amp;quot;&amp;quot;Pokoknya nama sudah ada, nanti diumumkan dalam waktu dekat, paling tidak dua hari ini,&amp;quot; kata BHD di Istana Negara.Saat okezone mencoba menghubungi Sigid Haryo Wibisono lewat ponselnya, ternyata ponselnya tidak aktif.Wapemred Koran Merdeka Amir Husin Daulay saat dihubungi okezone mengaku tidak tahu perihal penangkapan Sigid Haryo. Dia malah bertanya, kapan penangkapan itu terjadi. Dia sendiri mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan Sigid Haryo.Diketahui Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen tewas ditembak usai bermain golf di Modern Land beberapa waktu lalu. Kabar terbaru, polisi menangkap 9 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Salah satunya adalah pengusaha media berinisial SH (45).      </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}  JAKARTA - Bos media berinisial SH (45) yang ditangkap Polda Metro Jaya dibantu Bareskrim Senin 27 April kemarin, diduga adalah Sigid Haryo Wibisono. Dia adalah Direktur Utama Koran Merdeka.Diketahui Sigid adalah Komisaris Utama dari PT Pers Indonesia Merdeka yang menerbitkan Koran Merdeka. Dia juga pernah duduk di anggota dewan syuro DPP PKB. Namun, pihak kepolisian belum mau mengungkapkan identitas SH tersebut. &amp;quot;&amp;quot;Pokoknya nama sudah ada, nanti diumumkan dalam waktu dekat, paling tidak dua hari ini,&amp;quot; kata BHD di Istana Negara.Saat okezone mencoba menghubungi Sigid Haryo Wibisono lewat ponselnya, ternyata ponselnya tidak aktif.Wapemred Koran Merdeka Amir Husin Daulay saat dihubungi okezone mengaku tidak tahu perihal penangkapan Sigid Haryo. Dia malah bertanya, kapan penangkapan itu terjadi. Dia sendiri mengaku sudah lama tidak berkomunikasi dengan Sigid Haryo.Diketahui Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen tewas ditembak usai bermain golf di Modern Land beberapa waktu lalu. Kabar terbaru, polisi menangkap 9 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Salah satunya adalah pengusaha media berinisial SH (45).      </content:encoded></item></channel></rss>
