<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabut Tebal, Bandara Pekanbaru Terancam Tutup</title><description>Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru menyatakan jarak pandang terus mengalami penurunan. Pagi tadi jarak pandang mencapai 6 kilometer, namun pada siang hari hanya tinggal 3 kilometer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/05/20/1/221629/kabut-tebal-bandara-pekanbaru-terancam-tutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/05/20/1/221629/kabut-tebal-bandara-pekanbaru-terancam-tutup"/><item><title>Kabut Tebal, Bandara Pekanbaru Terancam Tutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/05/20/1/221629/kabut-tebal-bandara-pekanbaru-terancam-tutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/05/20/1/221629/kabut-tebal-bandara-pekanbaru-terancam-tutup</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2009 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  PEKANBARU - Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru menyatakan jarak pandang terus mengalami penurunan. Pagi tadi jarak pandang mencapai 6 kilometer, namun pada siang hari hanya tinggal 3 kilometer.  Hal ini bisa mengakibatkan terganggunya aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK), Pekanbaru, seperti terjadi kemarin.  &amp;quot;Jarak pandang terus mengalami penurunan, ini bisa menggangu aktivitas penerbangan dan pelayaran,&amp;quot; ujar Staf BMG Pekanbaru, Warih Budi, kepada okezone, Rabu (20/5/2009), di kantornya. BMG mencatat, hari ini titik api yang terpantau dari satelit NOA A18 sebanyak 23 titik api yang menyebar di Pulau Sumatera. Riau adalah propinsi yang terbanyak dengan 10 titik api. &amp;quot;Kondisi cuaca di Riau berawan dan diselimuti kabut asap. Ini merata di seluruh kawasan Riau,&amp;quot; tandas Warih.  Sementara itu, pihak Bandara SSK II Pekanbaru membenarkan adanya penurunan jarak pandang. Bahkan jika keadaan cuaca terus memburuk aktivitas bandara akan ditutup. &amp;quot;Jika memang jarak pandang sampai dibawah satu kilometer, bandara harus ditutup karena tidak bisa melakukan penerbangan,&amp;quot; katanya saat dikonfirmasi terpisah.  </description><content:encoded>  PEKANBARU - Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru menyatakan jarak pandang terus mengalami penurunan. Pagi tadi jarak pandang mencapai 6 kilometer, namun pada siang hari hanya tinggal 3 kilometer.  Hal ini bisa mengakibatkan terganggunya aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK), Pekanbaru, seperti terjadi kemarin.  &amp;quot;Jarak pandang terus mengalami penurunan, ini bisa menggangu aktivitas penerbangan dan pelayaran,&amp;quot; ujar Staf BMG Pekanbaru, Warih Budi, kepada okezone, Rabu (20/5/2009), di kantornya. BMG mencatat, hari ini titik api yang terpantau dari satelit NOA A18 sebanyak 23 titik api yang menyebar di Pulau Sumatera. Riau adalah propinsi yang terbanyak dengan 10 titik api. &amp;quot;Kondisi cuaca di Riau berawan dan diselimuti kabut asap. Ini merata di seluruh kawasan Riau,&amp;quot; tandas Warih.  Sementara itu, pihak Bandara SSK II Pekanbaru membenarkan adanya penurunan jarak pandang. Bahkan jika keadaan cuaca terus memburuk aktivitas bandara akan ditutup. &amp;quot;Jika memang jarak pandang sampai dibawah satu kilometer, bandara harus ditutup karena tidak bisa melakukan penerbangan,&amp;quot; katanya saat dikonfirmasi terpisah.  </content:encoded></item></channel></rss>
