<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI-Malaysia Berunding Soal Ambalat Juli Mendatang</title><description>Sengketa perbatasan maritim di blok Ambalat terus menuai reaksi. Guna menurunkan tensi ketegangan, Indonesia dan Malaysia akan melakukan pertemuan bilateral. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/19/1/230975/ri-malaysia-berunding-soal-ambalat-juli-mendatang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/06/19/1/230975/ri-malaysia-berunding-soal-ambalat-juli-mendatang"/><item><title>RI-Malaysia Berunding Soal Ambalat Juli Mendatang</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/19/1/230975/ri-malaysia-berunding-soal-ambalat-juli-mendatang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/06/19/1/230975/ri-malaysia-berunding-soal-ambalat-juli-mendatang</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2009 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sengketa perbatasan maritim di blok Ambalat terus menuai reaksi. Guna menurunkan tensi ketegangan, Indonesia dan Malaysia akan melakukan pertemuan bilateral.&amp;quot;Kita sudah mengirim nota untuk menyatakan kesediaan untuk berunding Juli mendatang,&amp;quot; kata Jurubicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah, dalam acara Media Briefing, di kantornya Jalan Pejambon, Jumat (19/6/2009).Faizasyah menambahkan, terkait tempat dan waktunya, Indonesia menyerahkan sepenuhnya kepada Malaysia untuk menentukan. &amp;quot;Tapi kita sudah menyampaikan Juli minggu kedua sekitar tanggal 13-14 Juli kita siap berangkat,&amp;quot; papar Faizasyah.Selain persoalan Ambalat, pertemuan itu juga akan membahas polemik perbatasan RI-Malaysia di lautan dan daratan.Sekadar diketahui sengketa blok Ambalat mulai memanas ketika kapal patroli Malaysia menerobos masuk ke wilayah Indonesia. Mereka mengklaim wilayah Indonesia yang dimasukinya masih dalam teritorial Malaysia.</description><content:encoded>JAKARTA - Sengketa perbatasan maritim di blok Ambalat terus menuai reaksi. Guna menurunkan tensi ketegangan, Indonesia dan Malaysia akan melakukan pertemuan bilateral.&amp;quot;Kita sudah mengirim nota untuk menyatakan kesediaan untuk berunding Juli mendatang,&amp;quot; kata Jurubicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah, dalam acara Media Briefing, di kantornya Jalan Pejambon, Jumat (19/6/2009).Faizasyah menambahkan, terkait tempat dan waktunya, Indonesia menyerahkan sepenuhnya kepada Malaysia untuk menentukan. &amp;quot;Tapi kita sudah menyampaikan Juli minggu kedua sekitar tanggal 13-14 Juli kita siap berangkat,&amp;quot; papar Faizasyah.Selain persoalan Ambalat, pertemuan itu juga akan membahas polemik perbatasan RI-Malaysia di lautan dan daratan.Sekadar diketahui sengketa blok Ambalat mulai memanas ketika kapal patroli Malaysia menerobos masuk ke wilayah Indonesia. Mereka mengklaim wilayah Indonesia yang dimasukinya masih dalam teritorial Malaysia.</content:encoded></item></channel></rss>
