<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabiro Hukum Pemprov DKI Tersangka Korupsi</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berinisial JES sebagai tersangka. JES diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembuatan iklan filler televisi.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/22/1/231726/kabiro-hukum-pemprov-dki-tersangka-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/06/22/1/231726/kabiro-hukum-pemprov-dki-tersangka-korupsi"/><item><title>Kabiro Hukum Pemprov DKI Tersangka Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/22/1/231726/kabiro-hukum-pemprov-dki-tersangka-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/06/22/1/231726/kabiro-hukum-pemprov-dki-tersangka-korupsi</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2009 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berinisial JES sebagai tersangka. JES diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembuatan iklan filler televisi.  &amp;quot;JES kita kenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi nomor 31/1999 jo 20/2001,&amp;quot; kata Pelaksana Harian Ketua KPK Bibit Samad Rianto saat jumpa pers di kantornya, Senin (22/6/2009).Bibit menambahkan, iklan tersebut didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2006-2007.  Modus tindak pidana korupsi ini, kata Bibit, adalah dengan menyisihkan sepuluh persen yakni Rp3,9 miliar ke Biro Hukum DKI dari total anggaran sebesar Rp5,6 miliar.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berinisial JES sebagai tersangka. JES diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembuatan iklan filler televisi.  &amp;quot;JES kita kenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi nomor 31/1999 jo 20/2001,&amp;quot; kata Pelaksana Harian Ketua KPK Bibit Samad Rianto saat jumpa pers di kantornya, Senin (22/6/2009).Bibit menambahkan, iklan tersebut didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2006-2007.  Modus tindak pidana korupsi ini, kata Bibit, adalah dengan menyisihkan sepuluh persen yakni Rp3,9 miliar ke Biro Hukum DKI dari total anggaran sebesar Rp5,6 miliar.    </content:encoded></item></channel></rss>
