<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Penembakan di Papua Tanggung Jawab Polri</title><description>Pemerintah harus serius mengusut peristiwa penembakan oleh kelompok tak dikenal yang menewaskan seorang anggota Brimob di Kabupaten Tingginambut, Puncak Jaya, Jayapura, Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/25/1/232701/dpr-penembakan-di-papua-tanggung-jawab-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/06/25/1/232701/dpr-penembakan-di-papua-tanggung-jawab-polri"/><item><title>DPR: Penembakan di Papua Tanggung Jawab Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/25/1/232701/dpr-penembakan-di-papua-tanggung-jawab-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/06/25/1/232701/dpr-penembakan-di-papua-tanggung-jawab-polri</guid><pubDate>Kamis 25 Juni 2009 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pemerintah harus serius mengusut peristiwa penembakan oleh kelompok tak dikenal yang menewaskan seorang anggota Brimob di Kabupaten Tingginambut, Puncak Jaya, Jayapura, Papua.  Menurut anggota Komisi I DPR Almuzamil Yusuf, akan berbahaya jika aksi penembakan tersebut didiamkan karena berpotensi berujung pada upaya separatis.  &amp;quot;Itu tanggung jawab polisi,&amp;quot; ungkapnya kepada okezone, Kamis (25/6/2009).  Menurut dia, TNI bisa saja ikut membantu upaya pengusutan penembakan tersebut jika ditengarai melibatkan pihak asing.  &amp;quot;Kalau masih di dalam negeri cukup Brimob lah,&amp;quot; tandasnya.  Seperti diketahui, Bripda Amad L tewas saat terjadi kontak senjata sekira 50 meter dari Pos TNI 754. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 24 Juni, sekira pukul 12.30 WIT.    </description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah harus serius mengusut peristiwa penembakan oleh kelompok tak dikenal yang menewaskan seorang anggota Brimob di Kabupaten Tingginambut, Puncak Jaya, Jayapura, Papua.  Menurut anggota Komisi I DPR Almuzamil Yusuf, akan berbahaya jika aksi penembakan tersebut didiamkan karena berpotensi berujung pada upaya separatis.  &amp;quot;Itu tanggung jawab polisi,&amp;quot; ungkapnya kepada okezone, Kamis (25/6/2009).  Menurut dia, TNI bisa saja ikut membantu upaya pengusutan penembakan tersebut jika ditengarai melibatkan pihak asing.  &amp;quot;Kalau masih di dalam negeri cukup Brimob lah,&amp;quot; tandasnya.  Seperti diketahui, Bripda Amad L tewas saat terjadi kontak senjata sekira 50 meter dari Pos TNI 754. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 24 Juni, sekira pukul 12.30 WIT.    </content:encoded></item></channel></rss>
