<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Dapat Kursi, Penumpang Tewas di Atas KA</title><description>Seorang pria tewas di atas Kereta Api Gayabaru Malam jurusan Surabaya - Jakarta, kemarin sore (28/07/2009). Diduga, pria yang diketahui bernama Wahid Mulyadi (57) itu tewas lantaran serangan jantung serta kondisi kereta yang sesak dengan penumpang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/29/1/233685/tak-dapat-kursi-penumpang-tewas-di-atas-ka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/06/29/1/233685/tak-dapat-kursi-penumpang-tewas-di-atas-ka"/><item><title>Tak Dapat Kursi, Penumpang Tewas di Atas KA</title><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/29/1/233685/tak-dapat-kursi-penumpang-tewas-di-atas-ka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/06/29/1/233685/tak-dapat-kursi-penumpang-tewas-di-atas-ka</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2009 03:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tritus Julan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/29/1/233685/1fheezQ0d6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Para penumpang saat berebut naik KA pada musim lebaran/ Matanews.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/29/1/233685/1fheezQ0d6.jpg</image><title>Foto: Para penumpang saat berebut naik KA pada musim lebaran/ Matanews.com</title></images><description>  MOJOKERTO - Seorang pria tewas di atas Kereta Api Gayabaru Malam jurusan Surabaya - Jakarta, kemarin sore (28/07/2009). Diduga, pria yang diketahui bernama Wahid Mulyadi (57) itu tewas lantaran serangan jantung serta kondisi kereta yang sesak dengan penumpang.     Pria asal Jalan Lawu, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo itu tewas saat perjalanan kereta dari stasiun Krian menuju Mojokerto, sekira pukul 15.00. Saat itu, korban bersama 10 temannya kesulitan mendapatan tempat duduk lantaran kondisi kereta yang penuh penumpang. &amp;quot;Dari Surabaya, korban memang tak mendapat tempat duduk,&amp;quot; terang Suwadi, salah satu teman korban di Mojokerto, Jawa Timur.     Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban terlihat berkali-kali mengelus dadanya dan mengungkapkan rasa sakit kepada rombongan teman-temannya yang hendak mengambil mobil baru dari Jakarta untuk dibawa ke Probolinggo. &amp;quot;Belum sempat duduk, tiba-tiba korban terjatuh dan seketika itu meninggal dunia. Beberapa teman yang lain tetap melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Sementara saya tetap tinggal dan ikut mengurus jenazah korban,&amp;quot; ungkap Suwadi yang terlihat masih syok.    Dia menduga, kematian korban karena penyakit yang diderita. Karena seminggu sebelumnya, korban memang sudah dalam kondisi tak sehat. Apalagi kata dia, saat berada di atas kereta, kondisi penumpang sesak dan korban sulit bernapas. &amp;quot;Nyaris tak ada ruang kosong di gerbong yang kami tumpangi,&amp;quot; tukasnya.    Jenazah korban diturunkan sementara di Stasiun Mojokerto dan beberapa saat kemudian dikirim ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk menjalani visum. Kematian korban sempat menggegerkan seisi stasiun. Sementara anggota polisi dari Polsek Prajurit Kulon dan Polresta Mojokerto melakukan identifikasi terhadap jenazah korban di salah satu ruangan stasiun.  </description><content:encoded>  MOJOKERTO - Seorang pria tewas di atas Kereta Api Gayabaru Malam jurusan Surabaya - Jakarta, kemarin sore (28/07/2009). Diduga, pria yang diketahui bernama Wahid Mulyadi (57) itu tewas lantaran serangan jantung serta kondisi kereta yang sesak dengan penumpang.     Pria asal Jalan Lawu, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo itu tewas saat perjalanan kereta dari stasiun Krian menuju Mojokerto, sekira pukul 15.00. Saat itu, korban bersama 10 temannya kesulitan mendapatan tempat duduk lantaran kondisi kereta yang penuh penumpang. &amp;quot;Dari Surabaya, korban memang tak mendapat tempat duduk,&amp;quot; terang Suwadi, salah satu teman korban di Mojokerto, Jawa Timur.     Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban terlihat berkali-kali mengelus dadanya dan mengungkapkan rasa sakit kepada rombongan teman-temannya yang hendak mengambil mobil baru dari Jakarta untuk dibawa ke Probolinggo. &amp;quot;Belum sempat duduk, tiba-tiba korban terjatuh dan seketika itu meninggal dunia. Beberapa teman yang lain tetap melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Sementara saya tetap tinggal dan ikut mengurus jenazah korban,&amp;quot; ungkap Suwadi yang terlihat masih syok.    Dia menduga, kematian korban karena penyakit yang diderita. Karena seminggu sebelumnya, korban memang sudah dalam kondisi tak sehat. Apalagi kata dia, saat berada di atas kereta, kondisi penumpang sesak dan korban sulit bernapas. &amp;quot;Nyaris tak ada ruang kosong di gerbong yang kami tumpangi,&amp;quot; tukasnya.    Jenazah korban diturunkan sementara di Stasiun Mojokerto dan beberapa saat kemudian dikirim ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk menjalani visum. Kematian korban sempat menggegerkan seisi stasiun. Sementara anggota polisi dari Polsek Prajurit Kulon dan Polresta Mojokerto melakukan identifikasi terhadap jenazah korban di salah satu ruangan stasiun.  </content:encoded></item></channel></rss>
