<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warung Terbakar, Satu Tewas Terpanggang Hidup-Hidup </title><description>Satu keluarga menjadi korban kebakaran yang meludeskan rumah dan sebuah warung yang menjual bensin eceran dan kelontongan. </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/30/1/234199/warung-terbakar-satu-tewas-terpanggang-hidup-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/06/30/1/234199/warung-terbakar-satu-tewas-terpanggang-hidup-hidup"/><item><title>Warung Terbakar, Satu Tewas Terpanggang Hidup-Hidup </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/06/30/1/234199/warung-terbakar-satu-tewas-terpanggang-hidup-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/06/30/1/234199/warung-terbakar-satu-tewas-terpanggang-hidup-hidup</guid><pubDate>Selasa 30 Juni 2009 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>DEPOK - Satu keluarga menjadi korban kebakaran yang meludeskan rumah dan sebuah warung yang menjual bensin eceran dan kelontongan. Tragis menimpa Siti Rohmah (30) yang tutup usia setelah terpanggang hidup-hidup dalam kebakaran itu. Sementara suaminya Tariso (32) dan anaknya Anti (4) selamat dalam musibah itu meski mengalami luka bakar serius. Kebakaran ini terjadi sekira pukul 05.15 WIB, Selasa (30/6/2009) yang bermula dari warung bensin yang terbakar di Jalan Mandor Pasir RT 1 RW 6 Kelurahan Serua, Sawangan, Depok. Saat kejadian, pemilik rumah, Tariso (32) berada di warungnya berukuran 3x3 meter yang letaknya menyatu dan berada di bagian depan rumah, sedangkanÂ  dalam rumah ada istrinya, Siti Rohmah dan Ati. Menurut Kapolsek Sawangan AKP Icang Suhendar, pemicu kebakaran sampai saat ini belum diketahui, tapi telah menewaskan Siti Rohmah. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk diautopsi.Icang menjelaskan, Tariso dan anaknya juga mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD Sawangan. Berhubung peralatan DI RSUD Sawangan kurang memadai, Anti akhirnya dirujuk ke RSCM. Polsek Sawangan juga mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Petugas menyita sejumlah barang bukti berupa jerigen yang terbakar dan kompor minyak tanah. Polisi belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut.&amp;quot;Habis semua rumahnya, tak tersisa hanya puing puing. Masyarakat tidak sempat menolong,&amp;quot; kata Icang yang menginformasikan pihaknya belum mengetahui perkembangan terakhir dari korban luka bakar karena belum menerima laporan dari rumah sakit. </description><content:encoded>DEPOK - Satu keluarga menjadi korban kebakaran yang meludeskan rumah dan sebuah warung yang menjual bensin eceran dan kelontongan. Tragis menimpa Siti Rohmah (30) yang tutup usia setelah terpanggang hidup-hidup dalam kebakaran itu. Sementara suaminya Tariso (32) dan anaknya Anti (4) selamat dalam musibah itu meski mengalami luka bakar serius. Kebakaran ini terjadi sekira pukul 05.15 WIB, Selasa (30/6/2009) yang bermula dari warung bensin yang terbakar di Jalan Mandor Pasir RT 1 RW 6 Kelurahan Serua, Sawangan, Depok. Saat kejadian, pemilik rumah, Tariso (32) berada di warungnya berukuran 3x3 meter yang letaknya menyatu dan berada di bagian depan rumah, sedangkanÂ  dalam rumah ada istrinya, Siti Rohmah dan Ati. Menurut Kapolsek Sawangan AKP Icang Suhendar, pemicu kebakaran sampai saat ini belum diketahui, tapi telah menewaskan Siti Rohmah. Jenazah korban selanjutnya dikirim ke RSCM untuk diautopsi.Icang menjelaskan, Tariso dan anaknya juga mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD Sawangan. Berhubung peralatan DI RSUD Sawangan kurang memadai, Anti akhirnya dirujuk ke RSCM. Polsek Sawangan juga mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Petugas menyita sejumlah barang bukti berupa jerigen yang terbakar dan kompor minyak tanah. Polisi belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut.&amp;quot;Habis semua rumahnya, tak tersisa hanya puing puing. Masyarakat tidak sempat menolong,&amp;quot; kata Icang yang menginformasikan pihaknya belum mengetahui perkembangan terakhir dari korban luka bakar karena belum menerima laporan dari rumah sakit. </content:encoded></item></channel></rss>
