<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung KPK, Pendemo Ramai-Ramai Cap Jempol Darah </title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi tengah diterjang berbagai isu yang bisa melemahkan tajinya, namun masyarakat tampaknya masih memberi dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi oleh komisi tersebut.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/02/1/235041/dukung-kpk-pendemo-ramai-ramai-cap-jempol-darah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2009/07/02/1/235041/dukung-kpk-pendemo-ramai-ramai-cap-jempol-darah"/><item><title>Dukung KPK, Pendemo Ramai-Ramai Cap Jempol Darah </title><link>https://news.okezone.com/read/2009/07/02/1/235041/dukung-kpk-pendemo-ramai-ramai-cap-jempol-darah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2009/07/02/1/235041/dukung-kpk-pendemo-ramai-ramai-cap-jempol-darah</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2009 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/07/02/1/235041/IyDPc8c7pv.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/07/02/1/235041/IyDPc8c7pv.jpg</image><title></title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tengah diterjang berbagai isu yang bisa melemahkan tajinya, namun masyarakat tampaknya masih memberi dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi oleh komisi tersebut.  Siang ini, giliran Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia mendatangi Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2009). Mereka sengaja datang untuk memberi dukungan terhadap Komisi Antikorupsi itu yang hingga kini tetap bekerja.&amp;quot;Kami tetap mendukung KPK,&amp;quot; kata Koordinator Suranto Wahyu kepada wartawan.Tak hanya berorasi, belasan mahasiswa juga melakukan aksi cap jempol darah dengan terlebih dahulu melukai jempol mereka menggunakan jarum pentul. Darah tersebut sebagai bukti kalauÂ  mereka terus mendukung eksistensi lembaga penegak hukum yang satu ini. Cap jempol darah itu kemudian ditorehkan di sebuah kain putih berjudul &amp;quot;Jangan Bunuh KPK&amp;quot;. Mahasiswa juga menyayangkan sikap legislator yang terkesan mengulur proses pembahasan Rancangan Undang-undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. &amp;quot;Proses peradilan perkara korupsi nasibnya kian tidak jelas,&amp;quot; sambungnya.Menanggapi aksi tersebut, Kabiro Humas KPK, Johan Budi menyambut baik dukungan dari kaum intelektual itu. &amp;quot;Apapun yang terjadi, pemberantasan korupsi jalan terus,&amp;quot;Â  tegas Johan Budi.</description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tengah diterjang berbagai isu yang bisa melemahkan tajinya, namun masyarakat tampaknya masih memberi dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi oleh komisi tersebut.  Siang ini, giliran Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia mendatangi Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2009). Mereka sengaja datang untuk memberi dukungan terhadap Komisi Antikorupsi itu yang hingga kini tetap bekerja.&amp;quot;Kami tetap mendukung KPK,&amp;quot; kata Koordinator Suranto Wahyu kepada wartawan.Tak hanya berorasi, belasan mahasiswa juga melakukan aksi cap jempol darah dengan terlebih dahulu melukai jempol mereka menggunakan jarum pentul. Darah tersebut sebagai bukti kalauÂ  mereka terus mendukung eksistensi lembaga penegak hukum yang satu ini. Cap jempol darah itu kemudian ditorehkan di sebuah kain putih berjudul &amp;quot;Jangan Bunuh KPK&amp;quot;. Mahasiswa juga menyayangkan sikap legislator yang terkesan mengulur proses pembahasan Rancangan Undang-undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. &amp;quot;Proses peradilan perkara korupsi nasibnya kian tidak jelas,&amp;quot; sambungnya.Menanggapi aksi tersebut, Kabiro Humas KPK, Johan Budi menyambut baik dukungan dari kaum intelektual itu. &amp;quot;Apapun yang terjadi, pemberantasan korupsi jalan terus,&amp;quot;Â  tegas Johan Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
